Marketnews.id – Banyak pihak, sudah memprediksi kalau ekonomi dunia akan menurun tahun ini. Beberapa lembaga survey dan ekonom menilai, pertumbuhan ekonomi nasional juga akan mengalami penurunan. Bahkan Dana Moneter Internasional (IMF) memperkirakan perekonomian global pada tahun ini akan terus melambat, dan diperkirakan hanya tumbuh sekitar tiga persen, turun dibandingkan proyeksi …
Read More »Program Tiga Juta Rumah Hidupkan Ekonomi, Libatkan 185 Industri Dan Serap Tenaga Kerja
MarketNews.id— Pemerintah mengatakan, program 3 juta rumah yang digagas Presiden Prabowo Subianto da…
Fundamental Ekonomi Kuat, Indonesia Jadi ‘Cahaya’ Di Mata Investor Global
MarketNews.id– Indonesia kembali mendapat sorotan positif dari investor global di tengah ketidakpast…
Danantara Akan Fokus Investasi Dan Gaet Dana Di Timur Tengah
MarketNews.id- Danantara belakangan ini fokus investasi di Timur Tengah meskipun konflik Iran –…
Konsisten Lanjutkan Transformasi, Bank Jakarta Raih TOP BUMD Awards 2026
MarketNews.id-Bank Jakarta raih sejumlah kategori penghargaan pada ajang TOP BUMD Awards 2026 yang d…
Produksi EBT, Pertamina Dukung Ketahanan Kelistrikan Di Tengah Dinamika Energi Global
MarketNews.id-Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam percepatan transisi energi dan p…
Indonesia SIPF Luncurkan Consultation Paper, Dorong Penguatan Lembaga Perlindungan Investor Ke Tingkat UU
MarketNews.id– PT Penyelenggara Program Perlindungan Investor Efek Indonesia (P3IEI/ Indonesia SIPF)…
Putin : Rusia Terbuka Kerjasama Berbagai Bidang Dari Energi Hingga Militer Dengan Indonesia
MarketNews.id— Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan Rusia sangat terbuka menjalin kerja sama ber…
ADB Proyeksikan Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen Di 2026
MarketNews.id- Asian Development Bank (ADB) memperkirakan ekonomi Indonesia tumbuh stabil 5,2 persen…
Ini Progres Nyata Reformasi Pasar Modal Yang Sudah Dilakukan OJK Dan SRO
MarketNews.id-Otoritas Jasa Keuangan (OJK), terus menjalankan reformasi pasar modal secara konsisten…
Airlangga : Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh Di Tengah Gejolak Global, Jauh Beda Dari Tahun 1998
MarketNews.id-Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, menjelaskan bahwa kond…
Berita Terbaru
BEI Yakin ETF Tembus Rekor Pencatatan Tahun Ini.
Marketnews.id Optimis. Itulah keyakinan Bursa Efek Indonesia (BEI) atas jumlah pencatatan reksa dana saham (ETF) di 2019 akan menembus rekor terbanyak.Dasar nya, pada tahun lalu penerbitan ETF hanya sebanyak sepuluh produk. “Hari ini jumlah ETF yang dicatatkan di BEI sepanjang 2019 sudah mencapai sepuluh produk baru atau total sebanyak 34 …
Read More »PT Steadfast Marine Bantah Pailit.
Market news.id PT Steadfast Marine Tbk (KPAL) membantah dan menolak seluruh permohonan gugatan pailit yang diajukan Cable Source Pte Ltd, perusahaan kabel asal Singapura. Sekretaris Perusahaan KPAL, Mulyadi Chandra menegaskan gugatan pailit yang diajukan oleh Cable Source di PN Niaga Jakarta Pusat tersebut harus ditolak. Karena tidak memenuhi syarat kepailitan …
Read More »Pertumbuhan Kredit Perbankan Tahun Ini Menurun.
Marketnews.id Melemahnya aktifitas bisnis sepanjang tahun ini, membuat Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan kredit perbankan sepanjang 2019 hanya tumbuh 10 hingga 11 persen atau di rentang bawah target Bank Sentral sebesar 10-12 persen. “Sasaran memang masih 10 persen hingga 12 persen, tapi tampaknya akan di bias bawah, karena jika 12 …
Read More »Garuda Indonesia TBK Hidupkan Kembali Merpati
Marketnews.id Saling support antar BUMN, itulah yang terjadi belakangan ini. Mulai dari penyelamatan PT Asuransi Jiwasraya yang secara bersama di topang oleh BUMN lainnya agar terhindar dari kepailitan. Kini giliran PT Merpati Nusantara Airlines yang akan diselamatkan kan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) bersama sembilan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) …
Read More »BEI Suspend Saham Steadfast Marine Tbk.(KPAL)
Marketnews.id- Langkah prepentif, itulah yang dilakukan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham PT Steadfast Marine Tbk (KPAL). Suspensi ini terkait permohonan pailit terhadap perseroan oleh Cable Source Pte Ltd.Menurut Kepala Divisi Penilaian Perusahaan BEI, Goklas Tambunan melalui pengumuman bursa menyatakan, pada Sistem Informasi Penelusuran Perkara …
Read More »Dharma Satya Nusantara Dapat Pinjaman Dari BCA
Marketnews.id Untuk keperluan investasi, PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) telah mendapatkan kucuran dana segar dari PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp624 miliar. Melalui keterbukaan informasi, manajemen mengungkapkan bahwa kedua pihak telah menandatangani Perjanjian Fasilitas Pinjaman dengan BBCA pada pekan pertama Oktober 2019. Adapun DSNG mendapatkan fasilitas kredit …
Read More »Indosat Jual 3100 Menara
Marketnews.id Manuver bisnis, mungkin kata ini tepat buat langkah korporasi yang dilakukan oleh PT Indosat Tbk. (ISAT). Perseroan mengumumkan pemenang lelang 3.100 menaranya. Berikut alasan perseroan menjual menara. President Director & CEO Indosat Ooredoo Ahmad Al Neama mengatakan,setidaknya terdapat tiga alasan yang mendorong perseroan menjual menara. Adapun, dari penjualan 3.100 …
Read More »Pengusaha RI Dikutip 43 Jenis Pajak. Terbanyak Di Asean.
Matketnews.id Berbisnis di negeri ini ternyata banyak juga kutipan pajak yang harus dikeluarkan oleh dunia usaha. Siapa nyana,jumlah pajak yang harus dibayar perusahaan yang beroperasi di Indonesia mencapai 43 jenis. Demikian bunyi hasil riset lembaga riset global Legatum Institute. Hal itu menempatkan Indonesia dengan jenis pajak terbanyak dibandingkan negara lain …
Read More »Blast Furnace Jadi Andalan Kinerja KS Membaik
Marketnews.id Ada secercah harapan buat PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dengan mulai beroperasi nya blast furnace. Bahkan, Menteri BUMN Rini Soemarno meninjau langsung fasilitas blast furnace di pabrik perseroan di Cilegon Banten. Rini yakin, dengan beroperasinya blast furnace keuangan pabrik baja tersebut bakal lebih sehat. Blast furnace, kata Rini, merupakan …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal