MarketNews.id– Pada Selasa (26/5), PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) menyelenggarakan Strategic Leadership Dialogue bertema “Standar Pengungkapan Keberlanjutan (SPK) dalam Membangun Kepercayaan Pasar Modal Indonesia” di Main Hall BEI.
Forum ini bertujuan membangun pemahaman perusahaan tercatat terkait implementasi SPK yang selaras dengan standar global IFRS S1 dan S2 guna meningkatkan kredibilitas informasi dan daya saing pasar modal Indonesia.
Dalam diskusi, para pemangku kepentingan menekankan pentingnya peran Direksi dalam mengintegrasikan aspek keberlanjutan ke dalam strategi bisnis dan manajemen risiko perusahaan.
Sebagai bentuk dukungan, BEI terus mengembangkan infrastruktur pelaporan melalui sistem SPE-IDXnet dan situs IDX Sustainability guna menyediakan data ESG yang transparan dan berkualitas bagi investor.
Data perdagangan saham di BEI selama periode 25—29 Mei 2026 ditutup pada zona bervariasi. Peningkatan terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian pekan ini, yaitu sebesar 30,37% menjadi Rp28,38 triliun dari Rp21,77 triliun pada pekan sebelumnya.
Kenaikan juga dialami oleh kapitalisasi pasar BEI, yaitu sebesar 0,88% menjadi Rp10.729 triliun dari Rp10.635 triliun pada pekan sebelumnya.
Perubahan terjadi pada pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan sebesar 0,56% sehingga ditutup pada level 6.127,381 dari posisi 6.162,045 pada pekan lalu.
Rata-rata frekuensi transaksi harian pekan ini juga mengalami perubahan, yaitu sebesar 10,87% menjadi 2,11 juta kali transaksi dari 2,37 juta kali transaksi pada pekan lalu.
Rata-rata volume transaksi harian BEI pekan ini mengalami perubahan sebesar 15,60% menjadi 30,95 miliar lembar saham dari 36,67 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.
Adapun investor asing hari ini mencatatkan nilai jual bersih Rp8,519 triliun dan sepanjang tahun 2026, investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp53,971 triliun.
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal