Home / Korporasi / Emiten / PT Royalindo Investa Wijaya Tbk Jadi Emiten ke 672 Di BEI

PT Royalindo Investa Wijaya Tbk Jadi Emiten ke 672 Di BEI

Marketnews.id Hingga hari ke 13 awal tahun ini, sudah empat perusahaan atau emiten yang mencatatkan sahamnya di lantai BEI. Seperti diketahui PT Bursa Efek Indonesia (BEI), menargetkan sepanjang tahun ini sekitar 78 perusahaan baru mencatatkan sahamnya di BEI.

PT Royalindo Investa Wijaya Tbk (INDO) resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan harga penawaran saham Rp 110. Saham ini merupakan perusahaan yang tercatat keempat di tahun ini, sekaligus menjadi perusahaan tercatat ke-672.

Pada perdagangan perdana, Senin (13/1), harga saham yang masuk dalam efek syariah ini naik 70% ke level Rp 187 alias auto reject.

Saham INDO ditransaksikan sebanyak tiga kali dengan volume perdagangan 645 lot, sehingga menghasilkan nilai transaksi Rp 12,06 juta.

Perusahaan yang memiliki bisnis penyewaan kamar kost ini melepas sebanyak 861,82 juta saham. Dengan demikian, INDO meraup dana segar sekitar Rp 94,8 miliar.

Sekretaris Perusahaan PT Royalindo Investa Wijaya Tbk Ko Sugiarto mengatakan dana dari IPO ini akan digunakan untuk mengembangkan dua lahan di kawasan Tebet dan Gondangdia.

Masing-masing lahan tersebut akan didirikan kost dengan jumlah 120 kamar. Mereka menawarkan harga sewa kamar sekitar Rp 1,5 juta-Rp 2 juta per bulan.

“Target pasar kami orang kantor. Tetapi bisa juga untuk anak kuliahan, seperti di Cempaka Putih,” ujar Sugiarto, Senin (13/1).

Adapun, saat ini perusahaan telah memiliki dua lokasi penyewaan kamar kost salah satunya di kawasan Cempaka Putih. Dari dua lokasi tersebut, perusahaan telah memiliki 153 kamar dengan tingkat okupansi 95%.

Bersamaan dengan penawaran umum saham perdana, perusahaan juga menerbitkan sejumlah 861,82 juta Waran Seri I atau sejumlah 20% dari total saham yang ditempatkan dan disetor penuh.

Dalam aksi ini, perusahaan menunjuk PT BCA Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek.


Menurut Direktur BEI, I Gede Nyoman Yetna Setia, INDO merupakan emiten ke-4 yang mencatatkan saham perdana di BEI, sehingga saat ini total emiten mecapai 672 perusahaan. “INDO menjadi Perusahaan Tercatat ke-4 di 2020, maka ada 672 Perusahaan Tercatat di BEI,” kata Nyoman di Gedung BEI Jakarta, Senin (13/1).
Nyoman berjanji, BEI akan berupaya membangun jaringan di antara 672 emiten dan men-support Perusahaan Tercatat, sehingga perusahaan akan mampu meningkatkan kinerja bisnis melalui strategi berkolaborasi. “Kami akan membangun networking di antara 672 emiten, sehingga bisa meng-create kolaborasi,” ucapnya.

Check Also

Fitch : Pemulihan Fiskal Global 2022-2023 Melambat. Inflasi dan Kenaikan Harga Buat Dilema Bank Sentral

Marketnews.id Lembaga pemeringkat Fitch Rating memprediksi, pertumbuhan ekonomi global akan mengalami pelambatan lantaran ada konflik …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *