MarketNews.id-PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk ( ISAT), lewat anak usahanya bakal masuk bisnis pengembangan teknologi AI di Indonesia. ISAT saat ini sedang mencari pinjaman sekitar USD2 miliar untuk membiayai pembelian chip canggih guna mendukung pengembangan teknologi AI. Citigroup akan bertindak sebagai arranger pinjaman dan sudah melakukan pendekatan kepada beberapa bank …
Read More »Indosat (ISAT) Cari Pinjaman Sekitar USD2 Miliar Buat Beli Chip AI Di Indonesia
MarketNews.id-PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk ( ISAT), lewat anak usahanya bakal masuk bisnis penge…
BPS : IKBM Manufaktur Naik Ke Level 52,31 Di Kuartal II 2026, Bisnis Manufaktur Masih Ekspansif
MarketNews.id-Sepanjang kuartal kedua tahun 2026 ini, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kondisi b…
Ekonom Bank Mandiri ,Perkirakan Inflasi RI Hingga Akhir 2026 Capai 3,53 Persen
MarketNews.id-Bank Mandiri mempertahankan proyeksi inflasi Indonesia hingga akhir 2026 mencapai 3,53…
OJK Terbitkan POJK Nomor 8 Tahun 2026 Perketat Pelaporan Transaksi Pinjol
MarketNews.id-OJK terbitkan aturan terbaru soal pelaporan transaksi Pinjol lewat POJK Nomor 8 Tahun …
OJK Mahfum Bila BEI Revisi Target IPO 2026, Dengan Pertimbangkan Dinamika Pasar
MarketNews.id-Target erusahaan yang akan lakukan IPO tahun ini alami penurunan lantaran dinamika pas…
Indeks Naik 1,37 Persen Ke Level 6.319 Dengan Properti Sebagai Penopang Terbesar
MarketNews.id-Sepanjang perdagangan saham hari ini, seluruh Indeks sektoral alami peningkatan dipimp…
Percepat Strategi Transformasi, TPIA Percepat Proyek CA-EDC Senilai USD800 Juta Jadi Andalan
MarketNews.id-PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), secara konsisten menjalankan tranformasi untuk mem…
AZKO (ACES) Raih Penjualan Rp4,5 Triliun Di Semester I 2026
MarketNews.id-AZCO sepanjang semester pertama 2026 terus memperluas jaringan ritel yang dimilikinya,…
BEI Sempurnakan Notasi Khusus Dan Tampilan Kolom Remarks Dalam JATS, Bagian Dari Transformasi Pasar Modal
MarketNews.id-PT Bursa Efek Indonesia (BEI), terus memperkuat transparansi informasi dan pelindungan…
Survai Reuters : Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal II 2026 Diperkirakan Melambat Jadi 5,10 Persen
MarketNews.id-Penurunan penjualan ritel serta defisit perdagangan pertama dalam enam tahun, mencermi…
Berita Terbaru
BPS : IKBM Manufaktur Naik Ke Level 52,31 Di Kuartal II 2026, Bisnis Manufaktur Masih Ekspansif
MarketNews.id-Sepanjang kuartal kedua tahun 2026 ini, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kondisi bisnis manufaktur menguat ke level 52,31 menandakan bisnis ini masih di zona ekspansif tercermin dari pesanan, produksi dan stok meningkat mencerminkan aktivitas dan permintaan industri terus meningkat. Meskipun demikian, penguatan ini masih hadapi kendala dimana sektor tenaga kerja …
Read More »Ekonom Bank Mandiri ,Perkirakan Inflasi RI Hingga Akhir 2026 Capai 3,53 Persen
MarketNews.id-Bank Mandiri mempertahankan proyeksi inflasi Indonesia hingga akhir 2026 mencapai 3,53 persen (yoy). Inflasi berpotensi meningkat kembali akibat berakhirnya musim panen, risiko El Nino, pelemahan rupiah hingga tingginya harga Minyak Dunia. Pada Juli lalu, terjadi deflasi 0,14 persen berdampak menurunkan inflasi tahunan menjadi 2,88% yoy, didorong turunnya harga pangan dan …
Read More »OJK Terbitkan POJK Nomor 8 Tahun 2026 Perketat Pelaporan Transaksi Pinjol
MarketNews.id-OJK terbitkan aturan terbaru soal pelaporan transaksi Pinjol lewat POJK Nomor 8 Tahun 2026 yang memperketat pelaporan transaksi yang dilakukan perusahaan Pinjol. Penyelenggara wajib melaporkan secara lengkap, akurat dan tepat waktu serta memperkuat tata kelola. Dengan aturan baru ini, data nasabah dilindungi dengan ketat. Dan bila dilanggar oleh penyelenggara akan …
Read More »OJK Mahfum Bila BEI Revisi Target IPO 2026, Dengan Pertimbangkan Dinamika Pasar
MarketNews.id-Target erusahaan yang akan lakukan IPO tahun ini alami penurunan lantaran dinamika pasar baik lokal maupun global.OJK Dan SRO Akan membahas soal ini lewat berbagai forum. OJK Bersama BEI tidak semata hanya fokus pada pencapaian jumlah maupun nilai IPO. Dalam agenda reformasi dan penguatan integritas Pasar modal, regulator justru lebih …
Read More »Indeks Naik 1,37 Persen Ke Level 6.319 Dengan Properti Sebagai Penopang Terbesar
MarketNews.id-Sepanjang perdagangan saham hari ini, seluruh Indeks sektoral alami peningkatan dipimpin IDX BASIC (+2,17 persen) IDX TRANSPORTASI (+1,59 persen). MRPRO Naik 10,4 persen dan NIRO jadi saham yang alami kenaikan tertinggi di sektor properti. Mayoritas indeks sektoral di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat pada perdagangan Selasa (4/8) dipimpin sektor …
Read More »Percepat Strategi Transformasi, TPIA Percepat Proyek CA-EDC Senilai USD800 Juta Jadi Andalan
MarketNews.id-PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), secara konsisten menjalankan tranformasi untuk memperkuat daya saing melalui pengembangan aset inti, percepatan ekspansi regional, integrasi hasil akuisisi hingga inovasi model bisnis. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mempercepat transformasi proyek CA -EDC senilai USD800 juta yang telah mencapai progres 72 persen yang direncanakan …
Read More »AZKO (ACES) Raih Penjualan Rp4,5 Triliun Di Semester I 2026
MarketNews.id-AZCO sepanjang semester pertama 2026 terus memperluas jaringan ritel yang dimilikinya, setidaknya dalam enam bulan pertama tahun ini sudah menambah 10 toko baru masing-masing ada lima toko baru di pulau Jawa dan 10 toko lainnya di luar pulau Jawa. Selain jumlah toko yang bertambah, AZCO terus memperkuat ekosistem ritel terintegrasi …
Read More »BEI Sempurnakan Notasi Khusus Dan Tampilan Kolom Remarks Dalam JATS, Bagian Dari Transformasi Pasar Modal
MarketNews.id-PT Bursa Efek Indonesia (BEI), terus memperkuat transparansi informasi dan pelindungan investor melalui penyempurnaan mekanisme penyampaian informasi Perusahaan Tercatat. Sebagai bagian dari upaya tersebut, pada hari ini BEI telah efektif memberlakukan dua Surat Edaran (SE) perihal Penambahan Tampilan Informasi Notasi Khusus pada Kode Perusahaan Tercatat serta SE perihal Tampilan Informasi …
Read More »Survai Reuters : Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal II 2026 Diperkirakan Melambat Jadi 5,10 Persen
MarketNews.id-Penurunan penjualan ritel serta defisit perdagangan pertama dalam enam tahun, mencerminkan lemahnya permintaan domestik dan meningkatnya beban impor energi. Dampaknya pada turunnya pertumbuhan ekonomi kuartal kedua yang melambat dari 5,61 persen pada kuartal I menjadi 5,10 di kuartal II 2026. Ekonom menilai, meski belanja Pemerintah dan subsidi energi masih menopang …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal