MarketNews.id- Produksi beras dalam negeri untuk konsumsi masyarakat sepanjang Januari hingga Agustus 2026 diprediksi mencapai 25,28 juta ton. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), proyeksi ini meningkat 0,01 juta ton atau 0,05 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan ini sejalan dengan bertambahnya luas panen dan produksi padi nasional. Hal …
Read More »Produksi Beras Diprediksi Tembus 25,28 Juta Ton Di Agustus 2026
MarketNews.id- Produksi beras dalam negeri untuk konsumsi masyarakat sepanjang Januari hingga Agustu…
BPS : Inflasi Terkendali, Hingga Juni 2026 Capai 3,34 Persen
MarketNews.id- Badan Pusat Statistik (BPS), mencatat inflasi tahunan Indonesia mencapai 3,34 persen …
BRIS Optimistik Penuhi Target Free Float 15 Persen Di 2027
MarketNews, id-Ketentuan batas minimum kepemilikan saham publik (free float) yang di tetapkan BEI se…
BPS : Neraca Perdagangan RI Alami Defisit Pada Mei 2026, Defisit Pertama Sejak 2020
MarketNews.id-Badan Pusat Statistik (BPS), menyampaikan neraca perdagangan Indonesia alami defisit p…
Dedikasi Mantri Perempuan BRI, Jaga Akses Keuangan Di Wilayah Kepulauan Sulawesi Tengah
MarketNews.id-Akses antarwilayah di wilayah kepulauan Indonesia bergantung pada transportasi laut de…
Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Akan Bagikan Dividen 2025 Sebesar Rp290 Per Saham
MarketNews.id-Sepanjang tahun 2025 lalu, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) berhasil meraih laba b…
Qodari : Tingkat Kepuasan Publik Tinggi. Pemerintah Tidak Bepuas Diri
MarketNews.id– Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) Muhammad Qodari, mengapresiasi hasil se…
BRI Peduli Beri Pelatihan Kewirausahaan Bagi Purna Pekerja Migran Indonesia Di Cirebon
MarketNews.id- BRI melalui aktivitas Corporate Social Responsibility (CSR) BRI Peduli kembali melaks…
Magang Nasional Buka Jalan Lulusan Baru Hingga Disabilitas Masuk Dunia Kerja
MarketNews.id– Program Magang Nasional tak hanya menjadi jembatan bagi lulusan baru untuk memasuki d…
Presiden Turunkan Harga Gas Industri Demi Daya Saing Industri Dan Tekan Biaya Produksi
MarketNews.id- Pemerintah memutuskan menurunkan harga gas alam cair (LNG) untuk sektor industri menj…
Berita Terbaru
BPS : Inflasi Terkendali, Hingga Juni 2026 Capai 3,34 Persen
MarketNews.id- Badan Pusat Statistik (BPS), mencatat inflasi tahunan Indonesia mencapai 3,34 persen pada Juni 2026. Dengan demikian, inflasi Indonesia masih tetap terkendali hingga paruh pertama 2026 karena berada dalam kisaran sasaran inflasi sebesar 1,5 hingga 3,5 persen. “Pada Juni 2026, terjadi inflasi sebesar 3,34 persen atau terjadi kenaikan Indeks Harga …
Read More »BRIS Optimistik Penuhi Target Free Float 15 Persen Di 2027
MarketNews, id-Ketentuan batas minimum kepemilikan saham publik (free float) yang di tetapkan BEI sebesar 15 persen pada tahun 2027 mendatang, dapat di penuhi oleh PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS). Keyakinan ini diungkap oleh manajemen BRIS, meskipun keputusan final ada di tangan pemegang saham yakni Pemerintah lewat Danantara. Seperti diketahui, …
Read More »BPS : Neraca Perdagangan RI Alami Defisit Pada Mei 2026, Defisit Pertama Sejak 2020
MarketNews.id-Badan Pusat Statistik (BPS), menyampaikan neraca perdagangan Indonesia alami defisit pada Mei 2026 lalu. Peristiwa ini jadi defisit bulanan pertama sejak 2020. Sementara RHB memperkirakan surplus perdagangan yang beruntun dalam 70 bulan terakhir akan mengalami penyempitan, pada paruh kedua 2026. Penyebabnya, akibat pelemahan harga komoditas, perlambatan permintaan global dan kenaikan …
Read More »Dedikasi Mantri Perempuan BRI, Jaga Akses Keuangan Di Wilayah Kepulauan Sulawesi Tengah
MarketNews.id-Akses antarwilayah di wilayah kepulauan Indonesia bergantung pada transportasi laut dengan kondisi yang kerap berubah. Hal tersebut telah menjadi bagian dari keseharian Eka Fitriyani Wulandari, Mantri BRI Unit Salakan, BRI Branch Office Luwuk, dalam melayani masyarakat di Pulau Bungin, Bakalan, dan Bulungkobit, Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah. Secara rutin, perempuan …
Read More »Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Akan Bagikan Dividen 2025 Sebesar Rp290 Per Saham
MarketNews.id-Sepanjang tahun 2025 lalu, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) berhasil meraih laba bersih sebesar Rp 10,68 Triliun. Dimana sebesar Rp2,55 Triliun dikeluarkan untuk pembayaran dividen atau buat pemegang saham sebesar Rp 290 per saham. Pemegang saham yang berhak menerima dividen adalah yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada …
Read More »Qodari : Tingkat Kepuasan Publik Tinggi. Pemerintah Tidak Bepuas Diri
MarketNews.id– Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) Muhammad Qodari, mengapresiasi hasil sejumlah survei yang menunjukkan tingginya tingkat kepuasan dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ia mengatakan hasil survei tersebut mencerminkan efektivitas berbagai program yang telah dijalankan pemerintah selama hampir dua tahun masa kepemimpinan Prabowo. Kendati demikian, ia menegaskan …
Read More »BRI Peduli Beri Pelatihan Kewirausahaan Bagi Purna Pekerja Migran Indonesia Di Cirebon
MarketNews.id- BRI melalui aktivitas Corporate Social Responsibility (CSR) BRI Peduli kembali melaksanakan Program Pemberdayaan Purna Pekerja Migran Indonesia (PMI), yang ditujukan khusus bagi para pekerja migran Indonesia yang telah menyelesaikan masa kontrak kerjanya di luar negeri dan kembali ke tanah air. Kali ini, Program Pemberdayaan Purna PMI menyasar 60 (enam …
Read More »Magang Nasional Buka Jalan Lulusan Baru Hingga Disabilitas Masuk Dunia Kerja
MarketNews.id– Program Magang Nasional tak hanya menjadi jembatan bagi lulusan baru untuk memasuki dunia kerja. Lebih dari itu, program ini mulai membuka peluang yang lebih inklusif dengan memberikan kesempatan kepada penyandang disabilitas untuk membuktikan kemampuan mereka hingga akhirnya berhasil diterima bekerja. Kisah Rizky menjadi salah satu gambaran nyata dari hadirnya …
Read More »Presiden Turunkan Harga Gas Industri Demi Daya Saing Industri Dan Tekan Biaya Produksi
MarketNews.id- Pemerintah memutuskan menurunkan harga gas alam cair (LNG) untuk sektor industri menjadi USD 13 per MMBTU dari sebelumnya mencapai USD 20 hingga USD 23 per MMBTU. Kebijakan itu diambil atas arahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk menjaga daya saing industri sekaligus menekan biaya produksi. Menteri Energi dan Sumber Daya …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal