MarketNews.id- Bank Indonesia (BI) menyatakan, cadangan devisa Indonesia masih lebih dari cukup untuk melakukan intervensi di pasar valuta asing guna menstabilkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, BI telah meningkatkan intensitas intervensi di pasar valuta asing, baik melalui pasar spot, lindung nilai, maupun forward. Namun …
Read More »BI : Cadangan Devisa Lebih Dari Cukup Untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah
MarketNews.id- Bank Indonesia (BI) menyatakan, cadangan devisa Indonesia masih lebih dari cukup untu…
Menkue Dan Gubernur BI Optimistik Rupiah Bakal Menguat Lagi Di Juli 2026
MarketNews.id- Nilai tukar rupiah yang belakangan tertekan terhadap dolar Amerika Serikat, dinilai m…
RUPS HMSP Putuskan Keluarkan Dividen 2025 Rp6,55 Triliun Atau Rp56,3 Per Saham
MarketNews.id-Rapat Umum Pemegang Saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) yang berlangsung hari ini Senin 1…
Enam Pesawat Tempur Rafale Indonesia Tiba. Pertahanan Kunci Stabilitas Negara
MarketNews-Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan, pentingnya penguatan pertahanan …
Indonesia Raih Peringkat Pertama Transparansi Pelaporan Belanja Perpajakan Terbaik Dunia
MarketNews.id— Indonesia menempati peringkat pertama dunia dalam transparansi pelaporan belanja perp…
Usai Rebalancing MSCI, OJK Dan SRO Fokus Perkuat Reformasi Dan Transparansi Pasar
MarketNews.id- PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Ku…
Dalam Tiga Hari Perdagangan Saham, Indeks Anjlok 3,53 Persen Ke Level 6.723
MarketNews.id-Perdagangan saham singkat dalam pekan ini dilalui dalam tiga hari perdagangan. Seluruh…
Astra Women Network 2026 : Dari Pemberdayaan Menuju Dampak Nyata
MarketNews.id- Astra terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang berag…
Presiden Imbau Masyarakat Tetap Tenang Soal Ekonomi RI, Ditengah Gejolak Ekonomi Global
MarketNews.id- Presiden Prabowo Subianto meminta masyarakat tetap tenang di tengah gejolak ekonomi g…
Presiden : Tidak Ada Negara Yang Bisa Bertahan Tanpa Produksi Pangan Berkelanjutan
MarketNews.id- Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan ketahanan pangan menjadi faktor utama yang me…
Berita Terbaru
Menkue Dan Gubernur BI Optimistik Rupiah Bakal Menguat Lagi Di Juli 2026
MarketNews.id- Nilai tukar rupiah yang belakangan tertekan terhadap dolar Amerika Serikat, dinilai masih memiliki ruang untuk kembali menguat dalam beberapa bulan ke depan. Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) kompak menilai pelemahan yang terjadi saat ini lebih dipengaruhi sentimen jangka pendek dan faktor musiman, bukan karena persoalan fundamental ekonomi domestik. Menteri …
Read More »RUPS HMSP Putuskan Keluarkan Dividen 2025 Rp6,55 Triliun Atau Rp56,3 Per Saham
MarketNews.id-Rapat Umum Pemegang Saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) yang berlangsung hari ini Senin 18 Mei 2026, memutuskan untuk membagikan keuntungan buat pemegang saham perseroan lewat pembagian dividen tunai total sebesar Rp6,55 triliun. Rinciannya, sebanyak Rp 6,05 triliun buat Philip Morris Sebagai pemegang saham utama. Dan Rp495,15 Miliar buat investor …
Read More »Enam Pesawat Tempur Rafale Indonesia Tiba. Pertahanan Kunci Stabilitas Negara
MarketNews-Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan, pentingnya penguatan pertahanan nasional sebagai kunci menjaga stabilitas dan kedaulatan negara. Apalagi dihadapkan dengan situasi geopolitik global yang penuh ketidakpastian. Hal itu disampaikan Prabowo usai menerima secara resmi penambahan alat utama sistem persenjataan (alutsista) strategis untuk TNI Angkatan Udara di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, …
Read More »Indonesia Raih Peringkat Pertama Transparansi Pelaporan Belanja Perpajakan Terbaik Dunia
MarketNews.id— Indonesia menempati peringkat pertama dunia dalam transparansi pelaporan belanja perpajakan (tax expenditure report/TER), yang mencerminkan tata kelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang transparan dan akuntabel. Capaian tersebut tercermin dalam Global Tax Expenditures Transparency Index (GTETI) yang dirilis pada 11 Mei 2026, di mana Indonesia menempati posisi pertama …
Read More »Usai Rebalancing MSCI, OJK Dan SRO Fokus Perkuat Reformasi Dan Transparansi Pasar
MarketNews.id- PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menyelenggarakan konferensi pers terkait Update Perkembangan Pasar Modal Indonesia Pasca Pengumuman Rebalancing Indeks MSCI di Gedung BEI. Konferensi pers ini dihadiri oleh Kepala Eksekutif Pengawas Pasar …
Read More »Dalam Tiga Hari Perdagangan Saham, Indeks Anjlok 3,53 Persen Ke Level 6.723
MarketNews.id-Perdagangan saham singkat dalam pekan ini dilalui dalam tiga hari perdagangan. Seluruh indikator perdagangan alami penurunan. Rebalancing MSCI jadi salah satu faktor penyebab terjerembab Indeks saham hingga 3,53 persen. Posisi Indeks pekan ini dinilai jadi titik awal kembali bangkitnya saham Indonesia setelah MSCI keluarkan Indeks terbarunya setelah mengeluarkan saham kelompok …
Read More »Astra Women Network 2026 : Dari Pemberdayaan Menuju Dampak Nyata
MarketNews.id- Astra terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang beragam dan inklusif, melalui berbagai inisiatif yang mendukung pengembangan kepemimpinan perempuan di lingkungan Grup Astra. Salah satu inisiatif tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Astra Women Network 2026 bertema “Women Empowered: From Empowerment to Impact” yang berlangsung di Menara Astra, Jakarta, pada Selasa …
Read More »Presiden Imbau Masyarakat Tetap Tenang Soal Ekonomi RI, Ditengah Gejolak Ekonomi Global
MarketNews.id- Presiden Prabowo Subianto meminta masyarakat tetap tenang di tengah gejolak ekonomi global. Prabowo menegaskan, saat negara lain memutar otak untuk bertahan di tengah ancaman krisis global, Indonesia berhasil menjaga pertumbuhan ekonomi di level 5,61 persen pada kuartal I-2026. “Percaya ekonomi kita kuat. Fundamental ekonomi kita kuat. Orang mau ngomong …
Read More »Presiden : Tidak Ada Negara Yang Bisa Bertahan Tanpa Produksi Pangan Berkelanjutan
MarketNews.id- Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan ketahanan pangan menjadi faktor utama yang menentukan keberlangsungan sebuah negara. Menurutnya, tidak ada negara yang mampu bertahan tanpa produksi pangan yang aman dan berkesinambungan. Hal ini disampaikan saat menyampaikan pidato dalam acara Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II dan Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal