Marketnews.id Lesunya perekonomian tahun lalu, sudah mulai terlihat dampaknya di dunia perbankan. Hampir sebagian perbankan mengalami potensi kredit macet lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya. Seperti diketahui, dalam keterbukaan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (14/2/2020), manajemen Bank Sinarmas menginformasikan pada 15 November 2019 terjadi kesepakatan dengan PT …
Read More »BRI Danareksa Sekutitas : Kenaikan Harga BBM Non Subsidi Hanya Berdampak Terbatas Pada Inflasi
MarketNews.id- Kenaikan harga BBM nonsubsidi diperkirakan hanya menimbulkan tekanan inflasi yang ter…
BEI Implementasikan Liquidity Provider Saham, Hadirkan Kuotasi Perdana Atas Lima Saham
MarketNews.id-PT Bursa Efek Indonesia (BEI), resmi memulai implementasi kuotasi Liquidity Provider s…
BPD Didorong Naik Kelas : Dari Pengelola Dana Menjadi Orkestrator Pertumbuhan Ekonomi Daerah
MarketNews.id-Bank Pembangunan Daerah (BPD) didorong untuk melakukan transformasi peran secara funda…
Sepekan Perdagangan Saham Di BEI Indeks Naik 2,35 Persen Ke Level 7.634
MarketNews.id-Perdagangan saham Di Bursa Efek Indonesia (BEI), dalam sepekan terakhir catatkan kiner…
Dua Kapal Pertamina, Pride Dan Gamsunoro Bersiap Melintas Selat Hormuz
MarketNews.id– PT Pertamina International Shipping (PIS), mengumumkan bahwa dua kapal miliknya yang …
Iran Buka Selat Hormuz, Stabilitas Energi Indonesia Kian Terjamin
MarketNews.id— Pengumuman Pemerintah Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz sebagai rute pelayaran …
BI : Aktivitas Manufaktur Masuk Fase Ekspansif Dengan PMI Di Level 52,03 Persen Di Triwulan I 2026.
MarketNews.id- Aktivitas sektor manufaktur dalam tiga bulan pertama tahun ini masuk dalam fase ekspa…
IFG Apresiasi Kinerja Jamkrindo, Dorong UMKM Naik Kelas Secara Berkelanjutan
MarketNews.id- Indonesia Financial Group (IFG), mengapresiasi kinerja PT Jaminan Kredit Indonesia (J…
Kumpulkan Pelaku Industri Plastik, Pemerintah Komitmen Jaga Stabilitas Pasokan Nasional
MarketNews.id- Pemerintah terus memantau perkembangan dinamika geopolitik global, termasuk situasi d…
Bahlil : Eksekusi Izin Usaha Tambang Nakal Dilanjutkan
MarketNews.id— Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan, telah m…
Berita Terbaru
Waran Terstruktur Segera Hadir Jadi Instrumen Investasi Baru Di BEI
Marketnews.id Pilihan investasi berbasis saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) semakin beragam. Waran terstruktur salah satu varian investasi yang akan mempermudah investor melakukan investasi di pasar modal. Seperti diketahui, selama ini investasi saham di pasar modal Indonesia baru sebatas pada saham yang dikeluarkan oleh emiten. Selain itu, investor juga dapat …
Read More »Emiten Properti Penuhi BEI. PT Diamond Citra Yakin Raih Laba Rp 30 miliar Tahun Ini
Marketnews.id Memasuki bulan kedua tahun ini, sudah 13 emiten baru mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dari jumlah tersebut, setidaknya emiten properti dan konstruksi mendominasi. Diperkirakan bisnis ini sedang naik daun dalam beberapa tahun ke depan. Saat memulai transaksi perdana pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, …
Read More »Penggadaian : Laba Naik Hampir 50%, Siap Terbitkan Obligasi Senilai Rp10 Triliun
Marketnews.id Total football, istilah ini mungkin cocok buat tim PT Penggadaian. Untuk meningkatkan kinerja ciamik di tahun 2019 lalu, hampir semua lini bergerak agar menghasilkan buat perusahaan. Hasilnya pun membanggakan manajemen dan pemegang saham, yakni Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). PT Pegadaian (Persero) tercatat berhasil mendongkrak laba sebesar 48,76 …
Read More »BJB Akan Terbitkan Obligasi Subordinasi I Rp500 miliar
Marketnews.id Bisnis perbankan memang bisnis padat modal. Jadi tidak heran bila perbankan dari waktu ke waktu harus meningkatkan permodalannya. Untuk meningkatkan permodalan, banyak caranya. Menerbitkan obligasi subordinasi merupakan salah satu cara agar bank dapat terus berkembang. Seperti diketahui, Bank bjb Tbk (BJBR) menandatangani perjanjian kerja sama terkait Penawaran Umum Berkelanjutan …
Read More »Impor Baja Sebagai Penyumbang Defisit Terbesar Neraca Perdagangan
Marketnews.id Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyatakan akan menyelesaikan masalah tingginya impor baja yang menjadi pemberat terbesar pada neraca dagang nasional. Kementerian setidaknya telah menyiapkan tiga jurus yakni untuk mengurangi impor dan meningkatkan pangsa pasar lokal industri baja nasional. Indonesia Iron and Steel Industry Association (IISIA) mendata pabrikan baja nasional sejatinya telah …
Read More »Dua Emiten Baru Dicatatkan Hari ini, Keduanya Autorejection Atas Karena Meningkat 70 %
Marketnews.id Ditengah perdagangan saham yang terus mengalami pelemahan, dua emiten baru justru mengalami peningkatan harga yang melebihi ambang batas atas. Konsekuensi nya perdagangan saham tersebut terhenti. Bursa Efek Indonesia (BEI), kedatangan dua emiten barunya yang mencatatkan saham perdana melalui skema penawaran umum perdana saham atau initial public offering / (IPO). …
Read More »Jasa Marga Akan Cari Utang Baru Rp5 Triliun Buat Ekpansi Usaha
Marketnews.id Bisnis bidang infrastruktur memang bisnis padat modal dan padat karya. Keduanya harus sejalan agar bisnis terus berlanjut dan berkesinambungan. PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), memastikan bahwa perseroan akan melakukan penggalangan dana melalui penerbitan beberapa instrumen surat utang senilai Rp5 triliun pada semester pertama tahun ini. Menurut Corporate Secretary …
Read More »Kasus Jiwasraya Sudah Masuk Ranah Politik. Mampukah Otoritas Bursa Netral?
Marketnews.id Otoritas Bursa mulai dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), dan anak usaha dari BEI seperti Kostodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan KPEI harus netral dan transparan dalam menjelaskan kasus gagal bayar asuransi Jiwasraya kepada pihak berwenang yang saat ini sedang melakukan penyelidikan. Seperti diketahui, kasus gagal …
Read More »Bisnis LNG Pertamina Dialihkan Ke PGN. Bagaimana Dampak Pada Kenerja PGN?
Marketnews.id Efisiensi dan optimalisasi terjadi pada dua entiti bisnis milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Pertamina melepas bisnis LNG dan diserahkan ke PT Perusahaan Gas Negara (PGN). Sedangkan PGN mendapat tambahan pendapatan dari bisnis ex Pertamina dibidang LNG. Sementara Pertamina akan lebih fokus ke bisnis inti nya agar terjadi efisiensi …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal