Home / Corporate Action / Dua Emiten Baru Dicatatkan Hari ini, Keduanya Autorejection Atas Karena Meningkat 70 %

Dua Emiten Baru Dicatatkan Hari ini, Keduanya Autorejection Atas Karena Meningkat 70 %

Marketnews.id Ditengah perdagangan saham yang terus mengalami pelemahan, dua emiten baru justru mengalami peningkatan harga yang melebihi ambang batas atas. Konsekuensi nya perdagangan saham tersebut terhenti.

Bursa Efek Indonesia (BEI), kedatangan dua emiten barunya yang mencatatkan saham perdana melalui skema penawaran umum perdana saham atau initial public offering / (IPO).
Keduanya adalah, perusahaaan geotekstil PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS), emiten ke-11 dan perusahaan produsen makanan laut, PT Era Mandiri Cemerlang Tbk (IKAN) yang jadi emiten ke-12, kedua emiten ini dicatatkan di papan pengembangan.



Agro Yasa Lestari tercatat melepas sebanyak 258,70 juta saham atau setara 34,80% dengan nilai penawaran sebesar Rp 100 per saham. Dengan demikian, dari IPO ini, perseroan meraih dana Rp 25,87 miliar.


Pada saat yang bersamaan, perseroan juga menerbitkan waran sebanyak 206,96 juta dengan harga pelaksanaan Rp 150 sebagai pemanis (sweetener).


Dana yang dihimpun dari IPO, sebesar 83,28% akan dipakai untuk modal kerja dan sekitar 16,72 persen akan dipakai untuk membayar sebagian utang.
Saat debut perdana, saham Agro Yasa terpantau menguat 70% atau naik 70 poin ke level Rp 170 per saham setelah ditransaksikan sebanyak 6 kali dengan volume 6.600 saham.


Sementara itu, produsen makanan laut, PT Era Mandiri Cemerlang Tbk (IKAN), melepas sebanyak 333,3 juta saham dengan harga penawaran Rp 120 per saham. Dari gelaran IPO ini, perseroan meraih dana segar Rp 39,99 miliar.
“Rencana strategis penggunaan dana setelah IPO untuk meningkatkan sarana porduksi di Jakarta dan Gorontalo dan penambahan modal kerja untuk bahan baku produksi,” kata Direktur Utama Era Mandiri Cemerlang, Johan Rose, Rabu (12/2/2020).


Saat debut perdana melantai di bursa, saham IKAN terpantau naik 70% atau 84 poin ke level Rp 204 per saham setelah ditransaksikan sebanyak 8 kali dengan volume 1,59 juta saham.

Saat memulai transaksi perdana pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, harga saham PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS) langsung menyentuh titik autorejection atas atau menguat 70 persen ke level Rp170 dari harga penawaran Rp100 per saham.


Kenaikan harga saham emiten sektor perdagangan ini ditopang oleh frekuensi transaksi sebanyak dua kali dan volume transaksi sebanyak dua lot. Sehingga, nilai transaksi AYLS tercatat sebesar Rp34.000. Perseroan menunjuk PT NH Korindo Sekuritas Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi efek.


Sementara itu, Saat memulai transaksi perdana pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, harga saham PT Era Mandiri Cemerlang Tbk (IKAN) langsung menyentuh titik autorejection atas atau menguat 69,17 persen ke level Rp203 dari harga penawaran Rp120 per saham.
Kenaikan harga saham emiten sektor konsumer ini hanya ditopang oleh frekuensi transaksi sebanyak tiga kali dan volume transaksi sebanyak 5.890 lot. Sehingga, nilai transaksi IKAN tercatat sebesar Rp120,16 juta. Perseroan menunjuk PT UOB Kay Hian Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek.
Pada aksi korporasi ini IKAN melepas saham ke publik sebanyak 333.333.000 lembar dengan nilai nominal Rp50 per saham dan ditawarkan seharga Rp120 per saham. Sehingga, emiten ke-11 di 2020 ini mampu meraup dana segar melalui pasar modal sebesar Rp40 miliar.
Rencananya, sebesar 13,83 persen dana hasil IPO akan digunakan untuk pembelian dan jasa instalasi mesin pembekuan dan pendinginan sebagai sarana produksi IKAN di Gorontalo, Sulawesi Utara. Sedangkan sebesar 6,84 persen untuk pembelian dan jasa instalasi mesin pembekuan ikan di Jakarta.
Sementara itu, sebesar 79,33 persen dana hasil IPO akan dimanfaatkan untuk penambahan modal kerja IKAN, yakni pembelian bahan baku dan penunjang kegiatan operasional.

Check Also

Task Force Energy, Sustainability & Climate B 20 Gerak Cepat Sukseskan G20

Marketnews.id Dalam rangka memperkuat peran Indonesia sebagai Presidensi Group of Twenty (G20), The Business 20 …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *