Marketnews.id Menteri BUMN Erick Thohir, telah melakukan perombakan besar-besaran pada perusahaan pelat merah gelombang kedua. Dalam perombakan kali ini, Erick memasukan sejumlah tokoh, dari pensiunan Jenderal hingga mantan petinggi KPK. Tapi khusus Pertamina, Erick Thohir justru memangkas jumlah direksi dari 11 direksi menjadi 6 direksi. Seperti diketahui, Rapat Umum Pemegang …
Read More »Bank Jakarta Raih Indonesia Best CMO Award 2026 Dari Warta Ekonomi
MarketNews.id- Komitmen Bank Jakarta dalam memperkuat pertumbuhan bisnis melalui strategi pemasaran …
B-LOG Pupuk Kebersamaan Dorong Peningkatan Standar Layanan Logistik Perseroan
MarketNews.id- Memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT Trimitra Trans Persada Tbk …
Indeks Saham Naik 0,11 Persen Ke Level 6.525 IDXINDUST Jadi Pendorong
MarketNews.id-Perdagangan saham hari ini berjalan atraktif. IDXINDUST Jadi motor penggerak dengan pe…
Prabowo : Pemangkasan BUMN Targetkan Penghematan Rp100 Triliun Di Akhir 2026
MarketNews.id- Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan, komitmen pemerintah untuk me…
JSMR Raih Laba Bersih Rp1,9 Triliun, Tumbuh 2 Persen Di Semester I 2026
MarketNews.id-Sepanjang semester pertama tahun ini, PT Jasa Marga Tbk (JSMR) berhasil tingkatkan pen…
Top Brand Index Aice Capai 27,27 Persen, Aice Pertahanan Top Brand 8 Tahun Beruntun
MarketNews.id-Di tengah pilihan es krim yang semakin beragam dan selera konsumen yang cepat berubah,…
Ashmore : Beberapa Tekanan Pada Aset Indonesia Sekaligus Mereda. Kehati hatian Tetap Diperlukan
MarketNews.id-Bursa saham Indonesia mengakhiri sesi perdagangan pekan terakhir Agustus 2026, Jumat (…
Indek Saham Turun 0,11 Persen Ke Level 6.518, IDXTECHNO Turun Terdalam 2,46 Persen
MarketNews.id-Sepekan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Indeks saham melemah hingga 0…
Bursa ASEAN Perkuat Komitmen Perdalam Pasar Modal Regional Di Invest ASEAN 2026
MarketNews.id- Pada Rabu 26 Agustus 2026, para pemimpin bursa saham ASEAN yang tergabung dalam ASEAN…
Pemerintah Instruksikan Danantara Setor Dividen Rp120 Triliun Buat APBN 2026 Guna Tekan Defisit APBN
MarketNews.id-Danantara telah mengumpulkan dividen tahun buku 2026 sebesar Rp120 Triliun, yang didap…
Berita Terbaru
Menko Perekonomian : Pertumbuhan Ekonomi 2020 Capai 2,1 Persen
Marketnews.id Segala upaya dilakukan oleh pemerintah, untuk menggerakkan ekonomi agar pertumbuhan ekonomi terus positif. Mulai dari mengeluarkan beberapa stimulus hingga memberikan dana talangan untuk beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terpapar pendemi Covid-19. Pemerintah memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2020 di wilayah kontraksi minus 3,9%, namun Menteri …
Read More »Dirut BEI : Investor Lokal Makin Bertaji
Marketnews.id Pasar modal yang kuat pasti memiliki investor lokal yang kuat pula. Hampir dapat dipastikan, semua pasar modal yang kuat pasti didukung oleh Investor lokal kuat dan tidak bergantung pada aksi investor asing pula. Pasar modal Indonesia, selama ini selalu mengekor gerakan investor asing. Bahkan, investor asing lebih sering menguasai …
Read More »PT Antam Keluarkan Dividen Rp67,85 Miliar atau 35 Persen Dari Laba Bersih 2019
Marketnews.id Meskipun mengalami penurunan kinerja keuangan hingga 88,15 persen dari sisi laba bersih. PT Aneka Tambang Tbk tetap mengeluarkan dividen tunai buat pemegang sahamnya sebesar Rp67,85 miliar. Sisa laba, ditahan buat perusahaan. Dan perseron pun segera merevisi target dan capaian di tahun 2020 ini karena adanya pandemi Covid-19. Rapat Umum …
Read More »Pertamina Bantu 48 Ribu Paket APD Buat Tenaga Medis TNI AD
Marketnews.id Pertamina menyalurkan bantuan sebanyak 48.000 paket perlengkapan kesehatan atau Alat Pelindung Diri (APD), kepada Mabesad sebagai bentuk Penanggulangan Covid-19. Bantuan tersebut diserahkan oleh Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati didampingi Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia, Ignatius Tallulembang, SVP Corporate HSSE Lelin Eprianto dan Corporate Secretary Tajudin Noor kepada Kepala Staf …
Read More »Kuartal I 2020, PT Barito Pacific Rugi Bersih USD2,09 Juta
Marketnews.id Haruskah pendemi Covid-19, selalu dijadikan alasan kinerja perusahaan mengalami penurunan. Padahal pada tahun sebelumnya perseroan mampu mendulang laba bersih hingga USD5,62 juta. Pada Kuartal I-2020, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) mencatatkan rugi bersih sebesar USD2,09 juta, padahal selama tiga bulan pertama setahun sebelumnya emiten anggota Indeks Kompas100 ini mampu …
Read More »SKK Migas: Terpapar Covid-19, Target Kinerja Hulu Migas Direvisi
Marketnews.id Rendahnya harga minyak dan LNG di tengah pendemi Covid-19 ini, membuat Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) harus melakukan hitung ulang target dan rencana bisnis. Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), melakukan kajian terhadap sejumlah …
Read More »BEI : 64 Emiten Belum Publikasikan Laporan Keuangan 2019
Marketnews.id Dari 792 emiten yang mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI), masih ada 64 emiten yang belum menyampaikan laporan keuangan tahun 2019. Keterlambatan ini, masih dapat dimaklumi mengingat pendemi Covid-19 menjadi salah satu terhambatnya emiten membuat laporan keuangan. Di tengah pandemi Covid-19, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan kelonggaran …
Read More »OJK: Kondisi Perbankan Masih Aman Dan Terjaga
Marketnews.id Masyarakat diharapkan, tidak mempercayai isu isu negatif tentang kondisi perbankan nasional saat ini. Apalagi akhir Mei lalu Kementrian Keuangan da Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menandatangani keputusan bersama tentang koordinasi pelaksanaan penempatan dana dan pemberian subsidi bunga dalam rangka program pemulihan ekonomi nasional. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan, kondisi …
Read More »Dirut BCA : Hati hati, Restrukturisasi Kredit Rentan dipermainkan Debitur Nakal
Marketnews.id Upaya Pemerintah untuk meringankan beban dunia usaha dan perbankan, melalui relaksasi perbankan perlu dilakukan secara hati-hati. Karena, sebelum terjadi pendemi Covid-19, beberapa perusahaan sudah mulai bermasalah karena salah urus. Perusahaan inilah yang perlu diwaspadai agar tidak mendapat relaksasi dari perbankan. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menegaskan sangat berhati-hati …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal