Marketnews.id Manajemen PT Garuda Indonesia Tbk bisa sedikit tersenyum setelah proposal penangguhan pembayaran utang Sukuk disetujui untuk diperpanjang hingga tiga tahun ke depan. Satu masalah selesai. Tapi, perseroan belum bisa berjalan normal selama dana talangan yang dijanjikan Pemerintah belum juga datang. Seperti diketahui, dana talangan ini akan digunakan untuk operasional …
Read More »Bank Jakarta Raih Indonesia Best CMO Award 2026 Dari Warta Ekonomi
MarketNews.id- Komitmen Bank Jakarta dalam memperkuat pertumbuhan bisnis melalui strategi pemasaran …
B-LOG Pupuk Kebersamaan Dorong Peningkatan Standar Layanan Logistik Perseroan
MarketNews.id- Memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT Trimitra Trans Persada Tbk …
Indeks Saham Naik 0,11 Persen Ke Level 6.525 IDXINDUST Jadi Pendorong
MarketNews.id-Perdagangan saham hari ini berjalan atraktif. IDXINDUST Jadi motor penggerak dengan pe…
Prabowo : Pemangkasan BUMN Targetkan Penghematan Rp100 Triliun Di Akhir 2026
MarketNews.id- Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan, komitmen pemerintah untuk me…
JSMR Raih Laba Bersih Rp1,9 Triliun, Tumbuh 2 Persen Di Semester I 2026
MarketNews.id-Sepanjang semester pertama tahun ini, PT Jasa Marga Tbk (JSMR) berhasil tingkatkan pen…
Top Brand Index Aice Capai 27,27 Persen, Aice Pertahanan Top Brand 8 Tahun Beruntun
MarketNews.id-Di tengah pilihan es krim yang semakin beragam dan selera konsumen yang cepat berubah,…
Ashmore : Beberapa Tekanan Pada Aset Indonesia Sekaligus Mereda. Kehati hatian Tetap Diperlukan
MarketNews.id-Bursa saham Indonesia mengakhiri sesi perdagangan pekan terakhir Agustus 2026, Jumat (…
Indek Saham Turun 0,11 Persen Ke Level 6.518, IDXTECHNO Turun Terdalam 2,46 Persen
MarketNews.id-Sepekan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Indeks saham melemah hingga 0…
Bursa ASEAN Perkuat Komitmen Perdalam Pasar Modal Regional Di Invest ASEAN 2026
MarketNews.id- Pada Rabu 26 Agustus 2026, para pemimpin bursa saham ASEAN yang tergabung dalam ASEAN…
Pemerintah Instruksikan Danantara Setor Dividen Rp120 Triliun Buat APBN 2026 Guna Tekan Defisit APBN
MarketNews.id-Danantara telah mengumpulkan dividen tahun buku 2026 sebesar Rp120 Triliun, yang didap…
Berita Terbaru
Mau Tahu Soal Pertamina, Buka Aja Websitenya
Marketnews.id Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Pertamina (Persero) senantiasa menjunjung tinggi bentuk transparansi dan keterbukaan informasi kepada masyarakat. Langkah konkretnya, masyarakat kini bisa mengakses informasi mengenai Pertamina secara digital lewat website. VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengatakan, kebijakan transparansi tersebut merupakan bentuk komitmen Pertamina dalam menjalankan bentuk …
Read More »LPS : Belum Ada Bank Gagal Di Indonesia
Marketnews.id Hampir semua bidang usaha sudah terpapar oleh pendemi Covid-19. Dunia usahapun lewat organisasi maupun asosiasi sudah menyuarakan aspirasinya agar pemerintah melakukan relaksasi terhadap dunia usaha yang terpapar pendemi Covid-19. Kekhawatiran ini juga merambah pada bisnis perbankan. Karena sudah dapat dipastikan, bila dunia usaha sudah kesulitan membayar utangnya ke bank, …
Read More »BEI : Suspensi Sementara Saham PT Tiphone Mobile
Marketnews.id Keraguan atas kelangsungan usaha PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk, membuat manajemen PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai pengelola perdagangan saham di bursa, mengentikan sementara perdagangan saham PT Tiphone Mobile Indonesia. Bursa Efek Indonesia (BEI), menghentikan sementara (suspensi) perdagangan efek PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE) di seluruh pasar terhitung …
Read More »PT Bukit Asam Bidik Produksi 30 Ton, Kasih Dividen Rp3,65 Triliun
Marketnews.id PT Bukit Asam Tbk, mengeluarkan hampir semua laba bersihnya sebagai dividen buat pemegang saham. Dari Rp 4,1 triliun laba bersih, dikeluarkan sebesar Rp 3,65 triliun atau sekitar 90 persen dari laba yg diraih. Karena perusahaan ini milik negara, maka Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang paling banyak mendapat dividen. …
Read More »Bank DKI Ajak Masyarakat Gunakan Transaksi Non Tunai
Marketnews.id Sehubungan dengan jam operasional sektor transportasi publik yang kembali normal pada masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi, Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Herry Djufraini dalam keterangan tertulisnya pada, Selasa, 9 Juni 2020 mengajak agar masyarakat sebisa mungkin dapat menggunakan transaksi non tunai dalam rangka menghindari kontak fisik. Sekretaris Perusahaan …
Read More »Airlangga Hartarto: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Negatif
Marketnews.id Sedia payung sebelum hujan. Inilah yang dilakukan Pemerintah untuk antisipasi terus melemahnya ekonomi nasional. Sudah diprediksi, kuartal kedua tahun ini pertumbuhan negatif. Untuk itu, Pemerintahpun berupaya agar kuartal selanjutnya pertumbuhan bisa kembali positif. Menteri Koordinator Bidang Ekonomi Airlangga Hartarto mengatakan , perekonomian Indonesia pada kuartal II/2020 akan mengalami pertumbuhan …
Read More »BCA : Rabobank akan Dimerger Dengan Anak Usaha
Marketnews.id Bank Central Asia (BCA), meyakini perekonomian Indonesia miliki prospek yang baik untuk pertumbuhan ke depan serta ditopang oleh konsumsi domestik serta penyelesaian berbagai proyek infrastruktur sebagai landasan aktivitas Investasi. Atas dasar itu, perseroan berencana untuk melakukan merger antar anak usaha. Saat ini, tinggal menunggu persetujuan pemegang saham untuk melakukan …
Read More »Pertamina Pastikan Ketersediaan BBM Dan LPG Hadapi Normal Baru
Marketnews.id PT Pertamina (Persero), melalui Marketing Operation Region (MOR) III mencatat konsumsi BBM dan LPG untuk wilayah Jawa bagian Barat memasuki masa transisi normal baru, yakni mulai mendekati konsumsi rata-rata konsumsi harian normal sebelum diberlakukannya kebijakan di rumah saja pada pertengahan Maret 2020. Unit Manager Communication, Relations & CSR MOR …
Read More »HIPMI : Baru 20 Persen Anggotanya Yang Dapat Relaksasi Dari Bank
Marketnews.id Stimulus yang diberikan Pemerintah buat relaksasi dunia usaha dianggap belum merata dinikmati oleh anggota Hipmi. Bahkan, baru 20 persen anggotanya yang menerima keringanan kredit dan itupun yang mendapat stimulus itu adalah perusahaan besar. Sementara 80 persen anggotanya yang berstatus pengusaha menengah dan rendah justru belum mendapat fasilitas dari pemerintah …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal