MarketNews.id- Pada Rabu 26 Agustus 2026, para pemimpin bursa saham ASEAN yang tergabung dalam ASEAN
Exchanges menegaskan komitmen untuk memperkuat pasar modal di kawasan ASEAN dalam ajang
Invest ASEAN 2026 yang digelar bersamaan dengan Thailand Focus 2026.
Mengusung tema “Inclusive
Opportunities: Connecting Capital to Growth Across the ASEAN Region”, diskusi panel yang
menghadirkan pimpinan senior bursa saham ASEAN membahas sejumlah langkah untuk mendorong
pertumbuhan pasar modal di kawasan ASEAN.
Diantaranya dengan menarik pencatatan saham
perusahaan berkualitas tinggi, mendukung penciptaan nilai perusahaan, diversifikasi produk investasi,
hingga mempermudah akses bagi investor domestik maupun internasional.
Meski memiliki
karakteristik dan tingkat perkembangan yang berbeda, ASEAN Exchanges sepakat melakukan
pertukaran pengalaman dan memperkuat hubungan antarpasar modal di kawasan.
Sementara itu, dalam sepekan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), data perdagangan saham di BEI selama periode 24—28 Agustus 2026 ditutup pada zona negatif.
Kapitalisasi pasar BEI mengalami perubahan sebesar 0,16 persen menjadi Rp11.431 triliun dari Rp11.449
triliun pada pekan sebelumnya.
Kemudian, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turut mengalami
perubahan 0,12 persen sehingga ditutup pada level 6.518,121 dari posisi 6.525,690 pada pekan lalu.
Di sisi lain, rata-rata nilai transaksi harian juga mengalami perubahan yaitu sebesar 1,84 persen menjadi
Rp15,29 triliun dari Rp15,57 triliun pada pekan sebelumnya.
Rata-rata volume transaksi harian BEI
pekan ini turut mengalami perubahan sebesar 28,33 persen menjadi 36,05 miliar lembar saham dari 50,30
miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.
Sedangkan rata-rata frekuensi transaksi harian juga
mengalami perubahan sebesar 2,64 persen menjadi 2,15 juta kali transaksi dari 2,21 juta kali transaksi pada
pekan lalu.
Adapun investor asing hari ini mencatatkan nilai jual bersih Rp482,24 triliun dan sepanjang
tahun 2026 investor asing telah mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp70,360 triliun.
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal