Home / Korporasi / BUMN / Utang Sukuk Garuda Diperpanjang. Dana Talangan Belum Datang

Utang Sukuk Garuda Diperpanjang. Dana Talangan Belum Datang

Marketnews.id Manajemen PT Garuda Indonesia Tbk bisa sedikit tersenyum setelah proposal penangguhan pembayaran utang Sukuk disetujui untuk diperpanjang hingga tiga tahun ke depan.

Satu masalah selesai. Tapi, perseroan belum bisa berjalan normal selama dana talangan yang dijanjikan Pemerintah belum juga datang. Seperti diketahui, dana talangan ini akan digunakan untuk operasional perusahaan. Artinya, manajemen belum mampu menggerakan roda usaha karena keterbatasan modal kerja.

Seperti diketahui, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. telah mendapat persetujuan perpanjangan jatuh tempo utang sukuk global US$500 juta oleh para pemegang sukuk.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menyatakan, persetujuan tersebut menjadi menjadi langkah awal signifikan dalam upaya pemulihan kinerja perseroan yang terimbas pandemi Covid-19.

Namun demikian, dia mengatakan bahwa tantangan berat belum sepenuhnya selesai. Perseroan akan terus berupaya untuk bertahan di tengah pandemi yang menjadi momok industri penerbangan dunia.


“Ke depannya adalah survival mode. Kami akan terus mencari solusi dan pendekatan untuk melewati situasi pandemi yang meluluhlantakkan industri penerbangan,” katanya, Rabu (10/6/2020).

Di sisi lain, dia mengatakan bahwa perseroan juga masih terus mencari solusi untuk menjaga likuiditas perusahaan. Salah satunya melakukan pembicaraan dengan pemerintah terkait rencana pemberian pinjaman dana talangan sebesar Rp8,5 triliun.

Dia menyebut proses pemberian pinjaman tersebut masih dalam tahap pembicaraan awal. Sebelumnya pemerintah juga menyatakan masih mengkaji detail rencana pemberian dana pinjaman.


Sejauh ini, pilihan yang tersedia adalah menggunakan dana investasi non permanen pemerintah pada special mission vehicle (SMV) Kementerian Keuangan atau pinjaman melalui bank pelat merah.

Maskapai nasional tersebut telah memperoleh persetujuan para pemegang sukuk ata Consent Solicitation perpanjangan masa pelunasan surat utang itu selama 3 tahun dari waktu jatuh tempo yang semula pada 3 Juni 2020.

Berdasarkan hasil rapat pemungutan suara pada Rapat Umum Pemegang Sukuk hari ini, Rabu (10/06), persetujuan suara yang diberikan adalah 90,88 persen atau sebesar USD 454.391.000 dari seluruh nilai pokok sukuk.


Tawaran perpanjangan waktu pelunasan sukuk global senilai US$500 juta tersebut telah disampaikan kepada para pemegang sukuk pada 19 Mei 2020. Perseroan menawarkan masa perpanjangan hingga 3 tahun dan covenant holiday.

Sebelumya, hingga masa berakhirnya waktu early consent fee pada 1 Juni 2020, suara yang memberikan persetujuan proposal mencapai US$444,98 juta. Jumlah suara ini mewakili 89 persen seluruh pokok sukuk.

Para pemegang sukuk yang telah menyetujui proposal itu akan mendapatkan tambahan early consent fee sebesar 75 bps. Adapun, pemegang sukuk yang memberikan persetujuan setelah 1 Juni 2020 hanya akan mendapatkan consent fee sebesar 50 bps.

Check Also

Pembelian Suku Cadang Honda Motor Turun, Laba BOLT Anjlok 63 Persen

MarketNews.id PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT), mengalami penurunan laba bersih sedalam 63,8 persen secara tahunan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *