Marketnews.id Istilah “bakar uang” pernah dipopulerkan oleh Mochtar Riady, pendiri dan sesepuh kelompok usaha Lippo Group. Taipan senior ini melontarkan ketidaksetujuan nya terhadap cicit usahanya platform OVO yang bergerak dalam bidang usaha e-commerce yang diistilahkan membakar uang demi promosi. Istilah membakar uang ini kembali dipakai oleh Menteri Perdagangan Muhammad Luthfi …
Read More »CORE : Alarm Buat Tinjau Kuasi Fiskal, Utang Pemerintah Tembus Rp10.294 Triliun
MarketNews.id-Aktivitas ekonomi di luar APBN melalui BUMN Atau Danantara berpotensi menimbulkan kewa…
Asing Masuk Obligasi Indonesia Capai USD656,7 Juta, Tertinggi Sejak 2019
MarketNews.id-Total inflow asing sepanjang Agustus ini sudah mencapai USD931,74 juta pada pekan lalu…
Prabowo : Korporasi Terindikasi Bakar Lahan, Izin Akan Dicabut
MarketNews.id- Presiden Prabowo Subianto menegaskan, pemerintah tidak akan memberi ruang bagi prakti…
Ashmore : Eksternal Memburuk, Domestik Membaik, Aset Indonesia Ikut Perkembangan Domestik.
MarketNews.id-Bursa saham Indonesia mengakhiri sesi perdagangan pekan ketiga Agustus 2026 dengan men…
IHSG Terdongkrak 1,93 Persen Ke Level 6.525 Di Dorong Sektor Energi Dan Perbankan
MarketNews.id-Dalam sepekan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) 18-21 Agustus 2026, Inde…
Svarna Bhumi Award Jadi Upaya Pupuk Indonesia Dorong Inovasi Dan Regenerasi Pertanian
MarketNews.id-PT Pupuk Indonesia (Persero), terus memperkuat komitmennya dalam mendukung ketahanan p…
Presiden Prabowo Sergep, Terbang Ke Kalimantan Pimpin Penanganan Karhutla
MarketNews.id- Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan Barat pada Sabtu …
Bang Japar Teguhkan Komitmen Jaga Jakarta
MarketNews.id-Ketua Umum Bang Japar yang juga Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta, Fahira Idris, menega…
Fitch : RAPBN 2027 Dinilai Jaga Disiplin Fiskal, Risiko Pelebaran Defisit Masih Mengintai
MarketNews.id-Target defisit fiskal 2,4 persen dari PDB pada 2027, menunjukkan Pemerintah berupaya m…
Likuiditas Perekonomian tumbuh 8,3 Persen Di Juli 2026, Kredit Jadi Pendorong Utama
MarketNews.id-Sepanjang Juli 2026, Uang beredar luas (M2) mencapai Rp10. 371,1 triliun, tumbuh 8,3 p…
Berita Terbaru
Pertamina Grup Berharap Dapat Pendanaan Dari Indonesia Investment Authority (INA)
Marketnews.id Pertamina Grup sebagai BUMN energi sudah mulai ancang ancang untuk memanfaatkan lembaga baru Indonesia Investment Authority (INA) untuk berpartisipasi mendanai belanja modal Pertamina Grup yang mencapai sekitar USD92 miliar atau setara dengan Rp 1.288 triliun. Besarnya belanja modal yang akan dikeluarkan oleh Pertamina dalam beberapa tahun ke depan, juga …
Read More »OJK : Bank Kurang Modal Dan Berdaya Saing Lemah Agar Konsolidasi
Marketnews.id Bisnis perbankan, selain membutuhkan modal besar dan berkesinambungan, juga membutuhkan teknologi tepat guna. Gaya hidup dan pola hidup sejak terjadinya pendemi Covid-19 sudah banyak merubah tatanan berusaha termasuk berurusan dengan perbankan. Teknologi buat perbankan saat ini sudah menjadi kebutuhan mendasar buat melayani nasabah. Itulah sebabnya persaingan di bisnis perbankan …
Read More »PT Garuda Indonesia Tbk Akan Perbesar Pendapatan Dari Cargo Hingga 40 Persen
Marketnews.id Pandai membaca peluang bisnis, adalah salah satu kunci agar perusahaan dapat terus berkinerja positif. Lini usaha yang sebelumnya belum optimal, harus diupayakan dapat berkontribusi maksimal buat usaha. PT Garuda Indonesia Tbk, yang selama ini fokus pada jasa pengangkutan penumpang, kini mulai mengarahkan pada lini jasa cargo udara. Bila selama …
Read More »Pefindo Turunkan Rating PT Panorama Sentrawisata Jadi idBB+ Dengan Outlook Credit Watch
Marketnews.id Buat bisnis perhotelan, pendemi Covid-19 menjadi tantangan tersendiri. Terjadinya pembatasan pergerakan manusia berdampak langsung terhadap tingkat hunian hotel. Bila pendemi Covid-19 masih belum dapat dikendalikan, dipastikan akan berdampak luas buat bisnis perhotelan. PT Pefindo memutuskan menurunkan rating PT Panorama Sentrawisata Tbk jadi idBB+ Dengan Outlook kredit juga direvisi menjadi …
Read More »Pefindo Beri Rating idBBB+ Buat SSIA, Tapi Dapat Diturunkan Bila Terjadi Perubahan Struktural Di Perhotelan
Marketnews.id Penilaian perusahaan pemeringkat efek seperti PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memiliki durasi dan terbatas pada efek yang dinilai berdasarkan kurun waktu tertentu. Bila terjadi perubahan struktural signifikan atas efek yang dinilai, maka rating efek tersebut dapat saja menurun ratingnya atau justru meningkat sesuai dengan kondisi terakhir perusahaan yang di …
Read More »Pefindo Pertahankan Peringkat Rating Bank DKI di AA- Outlook Stabil
Marketnews.id PEFINDO pertahankan peringkat rating PT Bank DKI (Bank DKI) dan Obligasi Berkelanjutan I / 2016 yang masih beredar pada rating “idAA-”. Peringkat tersebut mencerminkan dukungan yang kuat dari Pemerintah Provinsi Jakarta (Pemprov DKI) sebagai pemegang saham pengendali, struktur permodalan yang kuat dan perkembangan bisnis Bank DKI. Dalam keterangan tertulisnya …
Read More »Indonesia Investment Authority (INA) Diharapkan Jadi Pilihan Tempat Investasi Baru
Marketnews.id Pemerintah kini telah memiliki Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Sovereign Wealth Funds (SWF) dengan nama Indonesia Investment Authority (INA). Tujuan lembaga ini diantaranya bermaksud untuk mengurangi eksposure utang jangka pendek. INA diharapkan dapat memberikan pilihan kepada investor untuk berinvestasi di Indonesia. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, kehadiran Indonesia …
Read More »Perry Warjiyo : BI Sudah Lakukan 4 Langkah Besar Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional
Marketnews.id Guna menggerakkan kembali perekonomian nasional, diperlukan kerjasama antar instansi pemerintah dan pelaku usaha. Pemerintah melalui KKSK yakni Kementrian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS). Keempat lembaga diatas, mensinergikan kebijakan yang akan dilakukan agar dapat dijalankan oleh pelaku usaha. Sementara itu, Bank Indonesia sebagai …
Read More »PT Pefindo Naikkan Rating PT Semen Indonesia Tbk Jadi idAA+
Marketnews.id PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), secara resmi telah menaikkan rating PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) dan obligasi berkelanjutan I sebesar Rp 7,08 triliun menjadi idAA+ dengan prospek stabil. Peningkatan rating ini tentunya berkaitan dengan kinerja terbaru perseroan berdasarkan laporan keuangan audit per Desember 2020. Berdasarkan keterbukaan informasi SMGR yang …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal