MarketNews.id- BTN Syariah, Unit Usaha Syariah milik PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN), kembali sukses meraih penghargaan Best Islamic Bank-Indonesia 2025 dari Euromoney atas kinerja, transformasi, hingga penerapan prinsip keberlanjutan dalam operasional bisnisnya. Direktur Consumer Banking BTN, Hirwandi Gafar mengatakan, BTN Syariah terus berinovasi untuk menggarap pasar halal di …
Read More »Dua Tahun Gerak Nyata, Deretan Alutsista Baru Perkuat Pertahanan Indonesia
MarketNews.id- Dua Tahun Gerak Nyata pemerintahan Presiden Prabowo Subianto ditandai dengan penguata…
SUV Bekas Vs Mobil Listrik Di Harga Rp250 juta. Mana Yang Bikin Buntung?
MarketNews.id- Pasar otomotif Indonesia di segmen Rp250–Rp300 jutaan kini diwarnai pilihan menarik. …
Pefindo Beri Peringkat Tertinggi idMIA-1(Superior) Buat PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen
MarketNews.id- Ditengah perekonomian global yang sangat menantang sepanjang tahun 2026 ini, PT Batav…
IHSG Kembali Bangkit Ke Level 5.278 Atau Naik 5,65 Persen
MarketNews.id-Perdagangan saham sepanjang hari ini berjalan atraktif seakan ingin mengganti perdagan…
Investasi Masuk RI Tembus Rp1.539 Per September 2026
MarketNews.id- Realisasi investasi Indonesia sepanjang Januari–September 2026 mencapai Rp1.539,2 tri…
BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan Melalui Pembiayaan Dan Pemberdayaan Jutaan UKM
MarketNews.id- Memasuki dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran R…
Mendagri Tito : Pemerintah Tak Akan Segan Tindak Perusahaan Yang Terlibat Karhutla
MarketNews. id-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan, pemerintah tidak …
Eks Mendag Muhammad Lutfi Soroti Ancaman MSCI, Singgung Dugaan Tekanan Institusi Singapura
MarketNews.id-Mantan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyoroti ancaman penurunan status pasar mod…
BEI Sesuaikan Kembali Batas Bawah Auto Rejection Efek Bersifat Ekuitas
MarketNews.id-PT Bursa Efek Indonesia (BEI), melakukan penyesuaian lanjutan terhadap ketentuan batas…
Sealion 5 Belum Memenuhi Standar Uji Keselamatan, ANCAP Kasih 3 Bintang
MarketNews.id-Mobil BYD Sealion 5, SUV plug-in hybrid (PHEV) yang dipasarkan di Australia dan Seland…
Berita Terbaru
Sore Ini Indeks Saham Terkoreksi 46,49 Poin Atau Minus 0,65 Persen Jadi 7.094,6
MarketNews.id-Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), longsor 46,49 poin atau -0,65 persen ke level 7.094,6 pada penutupan bursa sore ini, Selasa 20 Mei 2025. Berdasarkan data idxmobile, investor melakukan 1,452 juta kali transaksi senilai Rp16,13 triliun atas 24,84 miliar saham. BBCA menjadi saham paling besar transaksinya dari sisi nilai, setelah membukukan …
Read More »Plaza Indonesia Bagikan Dividen 2024 Total Rp676,32 Miliar Atau Setara 57,7 Persen Dari Laba Bersih
MarketNews.id- Plaza Indonesia (PLIN), akan membagikan dividen final tahun 2024 senilai Rp96 per saham atau menawarkan yield dividen 3,8 persen bila mengacu harga sahamnya di level 2.510 per lembar. PLIN akan membayarkan dividen itu dengan total nilai Rp339,43 miliar ke Rekening Dana nasabah (RDN) investor pada tanggal 4 Juni 2025. …
Read More »CUAN Akan Pecah Saham 1:10 Agar Semakin Likuid Dan Harga Terjangkau Pasar
MarketNews.id- Petrindo Jaya Kreasi (CUAN), tengah berupaya meningkatkan basis pemodal dengan membuat harga saham perseroan lebih terjangkau sehingga mendukung ekspansi bisnis. Caranya, emiten batu bara itu akan memecah nominal saham dengan rasio 1 : 10. Sehingga harga nominal menjadi Rp20 per lembar dari nilai saat ini Rp200 per helai. Manajemen …
Read More »BEI Suspend Saham TGUK Mulai Perdagangan Pagi Ini
MarketNews.id- Bursa Efek Indonesia (BEI), menghentikan sementara atau suspend perdagangan saham Platinum Wahab Nusantara (TGUK) mulai perdagangan Selasa 20 Mei 2025 di pasar reguler dan tunai. BEI menilai, saham TGUK mengalami peningkatan harga kumulatif yang signifikan. Berdasarkan data idxmobile, TGUK telah naik 88,14 persen dalam 1 bulan bursa. TGUK bergerak …
Read More »Perusahaan Sekuritas BUMN (AB) Bisa Jadi Kepanjangan Tangan BP Danantara Di Bursa
MarketNews.id-BPI Danantara, dapat menunjuk Anggota Bursa anak usaha BUMN menjadi penyedia likuiditas atau liquidity provider bagi saham yang dianggap layak. Menurut Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa (AB) Irvan Susandy, BPI Danantara kurang cocok untuk menjadi liquidity provider (LP) sesuai dengan definisi ketentuan BEI. “Kalau BPI Danantara mau jadi LP …
Read More »PANI Bagikan Dividen 2024 Sebesar Rp67,5 Miliar Dari Laba Bersih Rp625,99 Miliar
Hallobisnis– Pantai Indah Kapuk Dua (PANI) akan membagikan dividen senilai Rp4 per saham atau menawarkan yield dividen 0,0035 persen bila mengacu harga sahamnya di level 11.425 per lembar pada pukul 14.05 Wib, Senin 19 Mei 2025. Investor berminat dengan dividen ini wajib tercantum dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) PANI pada …
Read More »Manajemen Sayangkan Kebijakan BEI Suspend NICL Tanpa Minta Penjelasan Terlebih Dahulu
MarketNews.id-Direktur Utama Pam Mineral (NICL), Ruddy Tjanaka menyayangkan kebijakan Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait penghentian sementara atau suspend perdagangan NICL tanpa meminta penjelasan kepada manajemen terlebih dahulu. Ia mengibaratkan BEI sebagai ‘orang tua’ sehingga sebelum mengambil kebijakan suspend terlebih dahulu diberi kesempatan untuk memberi penjelasan. “Kita paham ada uma (red-sebelum …
Read More »SMKM Siap Rightissue 1,253 Miliar Saham Dengan Nominal Rp100 Per Lembar
MarketNews.id-Sumber Mas Konstruksi (SMKM), tengah mencari tambahan modal kerja guna pembiayaan operasional, pengembangan usaha dan investasi. Caranya, emiten konstruksi dengan penerima manfaat akhir Intan Magdalena melakukan Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu atau right issue. Pada right issue pertama ini, SMKM menawarkan 1,253 miliar saham baru bernominal …
Read More »GEMS Keluarkan Dividen 2024 Sebesar USD500 juta Atau 105,9 Persen Dari Laba Bersih USD472, 8 juta
MarketNews.id- Golden Energy Mines (GEMS), akan membagikan dividen final tahun buku 2024 senilai USD sebesar USD0,0187 per saham atau setara dengan Rp309,15 per saham dengan mengacu kurs tengah Bank Indonesia per tanggal 14 Mei 2025 dimana USD1=Rp. 16.532. Dengan demikian GEMS menawarkan yield dividen 3,2 persen bila mengacu pada harga …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal