MarketNews.id- Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tidak akan mengatur perdagangan aset kripto seperti layaknya pengaturan perdagangan di bursa saham yang penuh dengan aturan. Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Hasan Fawzi menegaskan bahwa pengaturan perdagangan aset kripto akan disesuaikan dengan karakteristik asetnya. “karakteristiknya ( …
Read More »Panda Bond Diterbitkan RI Senilai USD1 Miliar, Raih Rating AAA Dengan Prospek Stabil
MarketNews.id-Pemerintah Indonesia pada 23 Juli 2026 mendatang akan menerbitkan Panda Bond dengan ta…
Kementrian PU Terapkan Whistleblowing System, Kanal Pengaduan Internal Kementrian PU
MarketNews.id- Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendukung upaya mendukung pemerintahan yang transpara…
Defisit APBN Di Semester I 2026 Hanya Rp196,5 Triliun Atau 0,76 Persen PDB
MarketNews.id-Sepanjang semester pertama tahun 2026 ini, kinerja fiskal tetap kuat. Pendapatan negar…
Indeks Saham Terkerek 1,74 Persen Ke Level 6.340 Hari Ini
MarketNews.id-Saham BREN dan AMMN jadi penopang utama kenaikan sektor energi berkat kapitalisasi pas…
Halodoc for Business Hadirkan Solusi Kesehatan Karyawan Terintegrasi
MarketNews.id- Halodoc for Business merilis Indonesia Employee Health & Benefit Insights 2026, l…
RUPSLB ASII Ijinkan Manajemen Lakukan Buyback Saham Dan Pengalihan Saham Treasury Untuk MSOP
MarketNews.id-Buyback saham lazim dilakukan oleh emiten bila harga saham perusahaan terlalu rendah d…
KPEI Siap Sebagai Pusat Pengelola Risiko Dan Agunan Terintegrasi Yang hubungkan Pasar Modal, Pasar Uang Dan Perbankan
MarketNews. PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dibawah kepemimpinan Antonius Herman Azwar…
Bank Jakarta Resmikan New Look Branch KCP Kebayoran Park. Hadirkan Wajah Baru Yang Lebih Modern
MarketNews.id-Bank Jakarta resmi menghadirkan New Look Branch pada Kantor Cabang Pembantu (KCP) Keba…
Ashmore : Penegasan Peringkat S&P Dan Rilis Daftar Saham Katagori HSC Menjadi Sinyal Positif
MarketNews.id- Bursa saham Indonesia mengakhiri sesi perdagangan pekan ketiga Juli 2026, dengan menc…
Sepekan Perdagangan Saham DI BEI, IHSG Naik 4,25 Persen Ke Level 6.175
MarketNews.id-Hampir semua indikator perdagangan saham pada penutupan perdagangan pekan ini alami pe…
Berita Terbaru
TCPI Belum Tetapkan Penggunaan Dana Hasil Private placement
MarketNews.id- Transcoal Pacific (TCPI) mengaku belum menetapkan penggunaan dana hasil Penambahan Modal Tanpa Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTMHETD) atau private placement. Emiten pelayaran milik Abdullah Popo Parulian ini juga belum bisa mengungkapkan calon pemodal yang akan menyerap 500 juta saham baru atau setara 10 persen dari modal ditempatkan …
Read More »Bank BTN Canangkan Aset Rp500 Triliun Tahun Ini
MarketNews.id – PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), mendapatkan apresiasi, arahan dan tantangan atas transformasi yang dilakukan dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir. Dalam sambutannya di acara Rapat Kerja (Raker) BTN tahun 2025, Menteri BUMN mendorong BTN untuk kelak menjadi “megabank” alias bank raksasa, karena telah melakukan …
Read More »OJK Teliti Kembali Prospektus Dasar Penerbitan Waran Seri III FREN
MarketNews.id- OJK akan menelaah akta dan prospektus dasar penerbitan waran seri III FREN Smartfren Telecom sebelum mengambil keputusan memberi lampu hijau pemangkasan waktu jatuh tempo waran secara sepihak oleh manajemen emiten telekomunikasi grup Sinarmas. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi menyatakan akan memperhatikan perlindungan …
Read More »Ini Beberapa Langkah OJK Dalam Mendukung Program Pemerintah
MarketNews.id- Otoritas Jasa Keuangan (OJK), mendorong Pasar Modal Indonesia berperan lebih aktif mendukung berbagai program strategis pemerintah dan target pertumbuhan ekonomi nasional melalui berbagai program yang telah disiapkan. Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar menyatakan berbagai program Pasar Modal Indonesia difokuskan pada penguatan dan pengembangan pasar modal salah satunya melalui peningkatan …
Read More »BPS : Inflasi Bulan Desember 2024 Sebesar 0,44 Persen, Tahunan 1,57 Persen
MarketNews.id-Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan terjadi inflasi secara tahunan sebesar 1,57 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,80 pada Desember 2024. Penyumbangnya, komponen inti mengalami inflasi sebesar 2,26 persen Mengutip data BPS, Kamis 2 Januari 2025, inflasi secara tahunan terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian …
Read More »KUAS Akan Bagaikan Dividen Interim 2024 Rp1,939 Miliar
MarketNews.id-Ace Oldfields (KUAS) akan membagikan dividen tengah tahun atau interim senilai Rp1,5 per saham atau total nilai pembayaran sebesar Rp1,939 miliar. Bila menilik harga saham perusahaan bahan bangunan ini pada perdagangan bursa pukul 13.33 WIB, Kamis(2/1/2025) di level 53 per lembar, maka yield dividen sebesar 2,8 persen. Investor berminat akan …
Read More »Pasar Modal Indonesia Mampu Topang Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
MarketNews.id-Pasar Modal dipandang dapat menopang target pertumbuhan ekonomi 8 persen pada tahun 2029 seperti yang dicanangkan pemerintahan Prabowo- Gibran. Direktur Utama BEI, Iman Rachman menyatakan, pasar modal dapat berperan aktif dalam pencapaian pertumbuhan ekonomi dengan target 8 persen pada tahun 2029. Adapun sumbangsih pasar modal berasal dari penggalangan dana, daya …
Read More »Sri Mulyani Ingatkan OJK, Surat Berharga Bisa Jadi Tidak Berharga
MarketNews.id-Menteri Keuangan Sri Mulyani Indarwati meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK), untuk lebih memastikan setiap penerbitan instrumen investasi yang dijual-belikan ditengah masyarakat berasal dari perusahaan dengan fundamental kuat bertata kelola yang baik. Sri Mulyani mengingatkan bahwa dengan semakin banyak investor pasar modal, maka OJK selaku regulator sekaligus pengawas pasar modal harus bertanggungjawab …
Read More »Pemerintah Harus Tegas Soal Tarif PPN Atas Layanan Bursa
MarketNews.id- Pelaku pasar modal mulai operator bursa, perusahaan efek hingga investor aktif tengah menunggu penjelasan pemerintah terkait tarif PPN atas layanan jasa bursa efek Pasalnya Pemerintah mengumumkan tarif PPN 12 persen berlaku pada 1 Januari 2025 hanya berlaku atas barang dan jasa kategori mewah. Sehinngga timbul pertanyaan apakah jasa layanan bursa …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal