MarketNews.id- Bukalapak.com (BUKA) membukukan pertumbuhan pendapatan bersih 0,49 persen secara tahunan menjadi Rp4,46 triliun pada tahun 2024. Bila dirinci, pendapatan jasa dari wahana perdagangan daring meningkat 6,4 persen secara tahunan menjadi Rp2,383 triliun. tapi pendapatan dari jasa online to offline merosot 5,1 persen secara tahunan menjadi Rp2,076 triliun. Sayangnya, …
Read More »Alasan Presiden Tunjuk Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN : Disiplin Manajemen
MarketNews.id— Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkap alasan Presiden RI Prabowo Subiant…
Mayora Indah Catatkan Penjualan 2025 Sebesar Rp38,68 Triliun. Bagikan Dividen Rp60 Per Saham
MarketNews.id-PT Mayora Indah Tbk (MYOR), sebagai produsen makanan dan minuman olahan terus mencatat…
Kepemilikan Obligasi Pemerintah Oleh Investor Asing Dekati Titik Terendah Dalam 20 Tahun
MarketNews.id-Gempuran terhadap perekonomian Indonesia semakin masif yang dilakukan oleh investor fi…
Asuransi Astra Cari Agen Perubahan Dari Kampus
MarketNews.id— Rendahnya tingkat literasi dan inklusi keuangan masih menjadi tantangan yang dihadapi…
Gerak Cepat Taspen, 99 Persen Perserta Pensiun Sudah Terima Gaji Ke 13 Di Hari Pertama Penyaluran
MarketNews.id- PT TASPEN (Persero), telah menyalurkan pembayaran Gaji Ketiga Belas Tahun 2026 kepada…
Dadan Hindayana Jadi Tersangka Korupsi. Ini Beberapa Kontroversi Saat Jadi Kepala BGN
MarketNews.id- Kejaksaan Agung (Kejagung), menetapkan Eks Ketua Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hin…
Danantara Raih Rating Triple B Dari Fitch Rating Buat MTN Global
MarketNews.id-Fitch Ratings menetapkan peringkat Tripel B untuk Obligasi Global MTN dan obligasi per…
Book Cabin Travel Fair 2026 Resmi Digelar Di Jakarta
MarketNews.id- Kebutuhan masyarakat untuk bepergian terus berkembang seperti berlibur, urusan bisnis…
Kejagung Geledah Kantor BGN, Diduga Kasus Tata Kelola Di Era Kepemimpinan Dadan Hindayana
MarketNews.id- Sebagian publik di media sosial tengah ramai menyoroti penggeledahan yang dilakukan K…
DPR Finalisasi UU Pengembangan Dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK)
MarketNews.id- Pimpinan DPR RI bersama Komisi XI DPR RI, mengebut pembahasan finalisasi Undang-Undan…
Berita Terbaru
Fast Food Indonesia Akan Disuntik Modal Lewat Privat placement
MarketNews.id-Fast Food Indonesia (FAST), akan mendapat setoran modal dari Galael Pratama dan Indoritel Makmur International (DNET). Terlebih dahulu FAST akan melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMED) atau private placement. Mengutip keterangan resmi emiten milik Anthoni Salim, Rabu 19 Maret 2025 perseroan akan menerbitan 533.333.334 saham …
Read More »OJK : Kondisi Pasar Berfluktuasi Signifikan, Emiten Dibolehkan Buyback Tanpa Ijin RUPS
MarketNews.id-Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menerbitkan Kebijakan Pelaksanaan Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh Perusahaan Terbuka dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi Secara Signifikan atau buyback saham tanpa melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi menyatakan, kebijakan ini dikeluarkan dengan …
Read More »Reliance Sekuritas Prediksi IHSG Menguat Secara Teknikal Hari Ini
MarketNews.id- Reliance Sekuritas Indonesia (RELI), memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat secara teknikal setelah rontok 3,84 persen pada penutupan kemarin. RELI melihat pola IHSG membentuk black spinning top dengan lower shadow yang cukup panjang, dibawah MA5 serta indikator Stochastic dalam keadaan dead cross. “Dengan penurunan yang cukup dalam …
Read More »FORE Siap IPO Pasca Raih Laba Perdana Di 2023
MarketNews.id- Fore Kopi Indonesia, calon emiten dengan kode perdagangan FORE tercatat mengalami defisit atau akumulasi rugi sedalam Rp283,049 miliar pada akhir September 2024. Akumumlasi tersebut berkurang 12,6 persen dibanding periode sama tahun 2023. Berkurangnya defisit tersebut dicatat setelah perusahana milik Willson Cuaca mencatatkan laba bersih Rp42,348 miliar dari hasil penjualan …
Read More »PGN Siapkan Pasokan Gas Bumi Di Kawasan Industri Jatengland
MarketNews.id-PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), menjajaki penyediaan pasokan dan infrastruktur gas bumi di Kawasan Industri Jatengland, Jawa Tengah. Langkah ini menjadi aksi nyata PGN dalam memperluas pemanfaatan gas bumi untuk mendukung pertumbuhan industri nasional. Senin 17 Maret 2025, PGN dan PT Jawa Tengah Lahan Andalan menandatangani Nota Kesepahaman penyediaan …
Read More »Caliandra Perkasa Akan Jadi Pengendali Baru Austindo Nusantara Jaya (ANJT)
MarketNews.id- Ciliandra Perkasa akan menjadi pengendali baru dari emiten perkebunan sawit, Austindo Nusantara Jaya (ANJT). Caranya, Ciliandra Perkasa akan membeli 91,17 persen porsi kepemilikan saham pada kebanggaan investor kawakan Lo Kheng Hong. Berdasarkan penelusuran MarketNews, Ciliandra Perkasa merupakan anak usaha First Resources Pte Ltd Singapura. Direktur ANJT, Naga Waskita menyatakan …
Read More »Hutama Karya Catatkan Laba Bersih Rp2,731 Triliun Naik 49,4 Persen Di 2024
MarketNews.id-Hutama Karya, mencatatkan kas bersih digunakan untuk operasi menyentuh Rp1,956 triliun sepanjang tahun 2024. Pasalnya, penerimaaan dari pelanggan Rp12,202 triliun. Pada saat yang sama pembayaran kepada pemasok dan lain lain mencapai Rp14,017 triliun. Selain itu, Hutama karya mengeluarkan pembayaran beban keuangan Rp1,651 triliun dan pembayaran pajak final Rp554,85 miliar. Namun …
Read More »Chandra Asri Alami Rugi Bersih USD69,163 Di 2024, Naik 109,09 Persen
MarketNews.id-Chandra Asri Pacific (TPIA), mengalami penyusutan pendapatan sedalam 17,3 persen secara tahunan menjadi USD1,785 miliar pada akhir tahun 2024. Pasalnya, penjualan produk polyolefin ke pasar dalam negeri turun 9,9 persen secara tahunan menjadi USD994,56 juta. Senasib nilai ekpsor produk serupa anjlok 81,7 persen secara tahunan sisa USD29,91 juta. Demikian …
Read More »Dua Samudera Perkasa Beli 505.176.210 Atau 39,31 Persen Saham TEBE Di Harga Rp500 Per Saham
MarketNews.id-Dua Samudera Perkasa, akan membeli saham sebanyak 505.176.210 lembar saham atau sekitar 39,31 persen porsi kepemilikan pada Dana Brata Luhur (TEBE) yang dimiliki pada tanggal 18 Maret 2025, Jika transaksi itu rampung, maka Dua Samudera Perkasa akan menguasai 71,15 persen dari seluruh saham yang dikeluarkan TEBE. Direktur Utama TEBE, Dian …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal