MarketNews.id-Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), kembali mencatatkan rekor tertingginya sepanjang sejarah pada hari ini, Rabu 17 September 2025 dengan ditutup di 8.025,179. Rekor ini sekaligus diikuti dengan rekor kapitalisasi pasar yang juga mencapai angka Rp14.516 triliun. Kemarin pada Selasa (16/09), IHSG ditutup pada level 7.957,696 dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp14.384 …
Read More »Dua Kapal Pertamina, Pride Dan Gamsunoro Bersiap Melintas Selat Hormuz
MarketNews.id– PT Pertamina International Shipping (PIS), mengumumkan bahwa dua kapal miliknya yang …
Iran Buka Selat Hormuz, Stabilitas Energi Indonesia Kian Terjamin
MarketNews.id— Pengumuman Pemerintah Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz sebagai rute pelayaran …
BI : Aktivitas Manufaktur Masuk Fase Ekspansif Dengan PMI Di Level 52,03 Persen Di Triwulan I 2026.
MarketNews.id- Aktivitas sektor manufaktur dalam tiga bulan pertama tahun ini masuk dalam fase ekspa…
IFG Apresiasi Kinerja Jamkrindo, Dorong UMKM Naik Kelas Secara Berkelanjutan
MarketNews.id- Indonesia Financial Group (IFG), mengapresiasi kinerja PT Jaminan Kredit Indonesia (J…
Kumpulkan Pelaku Industri Plastik, Pemerintah Komitmen Jaga Stabilitas Pasokan Nasional
MarketNews.id- Pemerintah terus memantau perkembangan dinamika geopolitik global, termasuk situasi d…
Bahlil : Eksekusi Izin Usaha Tambang Nakal Dilanjutkan
MarketNews.id— Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan, telah m…
Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Minyak Goreng Dengan Kebijakan DMO
MarketNews.id-Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan, kewajiban distribusi domestic market obli…
Apresiasi IMF Dan Investor Global Atas Kinerja Ekonomi RI, Momentum Perkuat Kedaulatan RI
MarketNews.id- Apresiasi dari Dana Moneter Internasional (IMF) dan investor global yang menempatkan …
Blok Mahakam Tambah Kapasitas Produksi Gas 20 MMSCFD. Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Nasional
MarketNews.id-Di tengah dinamika geopolitik global yang masih membayangi stabilitas pasokan energi d…
Indonesia Akan Dapat Pasokan Minyak Mentah Dari Rusia
MarketNews.id- Sebagai tindak lanjut pembicaraan tingkat tinggi antara Presiden Republik Indonesia P…
Berita Terbaru
Indeks Saham Catat Rekor Tertinggi Baru Di Level 8.025,18
MarketNews.id- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 67,48 poin atau 0,85 persen ke level 8.025,18 pada penutupan bursa sore ini, Rabu 17 September 2025. Titik ini menjadi rekor tertinggi IHSG terbaru. Berdasarkan data idxmobile, investor melakukan 2,066 juta kali transaksi senilai Rp18,18 triliun atas 39,54 miliar saham. BBCA menjai saham …
Read More »Medco Energi Siap Akuisisi 45 Persen PSC Sakakemang Senilai USD90 Juta
MarketNews.id- Medco Energi Internasional (MEDC), mengumumkan kesepakatan untuk mengakuisisi 45 persen hak partisipasi sekaligus sebagai operator pada PSC Sakakemang, serta 80 persen hak partisipasi sekaligus sebagai operator pada South Sakakemang di Sumatra Selatan. Chief Executive Officer MedcoEnergi, Roberto Lorato menyatakan PSC Sakakemang telah memperoleh persetujuan Rencana Pengembangan (Plan of Development) …
Read More »Bank Indonesia (BI) Kembali Pangkas Suku Bunga 25 bps Jadi 4,75 Persen
MarketNews.id-Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia, pada 16-17 September 2025 memutuskan untuk menurunkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 4,75 persen, suku bunga Deposit Facility sebesar 50 bps menjadi 3,75 persen, dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 5,5 persen. Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menyatakan, keputusan ini sejalan dengan upaya bersama untuk mendorong pertumbuhan …
Read More »Ancora Indonesia Lepas Tambang Emas Buat Bayar Utang USD6,5 Juta
MarketNews.id- Ancora Indonesia Resources (OKAS), telah mempunyai cara baru untuk melunasi utang senilai USD19,3 juta kepada Oliva Vera Dome Holding dengan melepas aset tak berkontribusi. Hal itu tertuang dalam kesepakatan kembali antara emiten dengan penerima manfaat akhir Gita Irawan Wirjawan dengan Oliva pada tanggal 15 September 2025. Dalam kesepakatan ulang …
Read More »GMFI Alami Tekor Modal Hingga USD248, 9 Juta Di Juni 2025
MarketNews.id- Akuntan Publik pemeriksa laporan keuangan semester I 2025 Garuda Maintenance Facility Aero Asia (GMFI), mencuplik indikasi adanya ketidakpastian material yang dapat menyebabkan keraguan signifikan atas kemampuan perseroan untuk mempertahankan kelangsungan usahanya. Pasalnya, GMFI mengalami tekor modal atau defisiensi modal sedalam USD248,9 juta per 30 Juni 2025. Diperburuk dengan kewajiban …
Read More »Laporan Keuangan Bank Harus Dibuat Oleh Pemilik Sertifikasi Chartered Accountant (CA)
MarketNews.id- Otoritas Jasa Keuangan (OJK), mendorong bank menyajikan laporan keuangan (Lapkeu) dan informasi material secara lebih transparan, akurat, terkini, dan dapat diperbandingkan sesuai praktik terbaik internasional. Caranya, OJK menerbitkan Peraturan OJK Nomor 18 Tahun 2025 tentang Transparansi dan Publikasi Laporan Bank sebagai langkah strategis memperkuat disiplin pasar, meningkatkan keterbukaan informasi, …
Read More »Emiten Bermasalah Ternyata Masih Ada Peminatnya
MarketNews.id- Investor Tiongkok tergolong rajin mengakuisisi emiten emiten “bermasalah” untuk dijadikan kendaraan bisnisnya di Indonesia. Terbaru, Jinlong Resources Invesment mengumumkan akan beli 627 juta lembar atau 48,07 persen dari total saham Hotel Fitra International (FITT) milik Gloria Inti Nusantara, Hendra Sutanto dan Richard Suwandi Lie. Direktur Jinlong Resources Invesment, Gao …
Read More »Kinerja TLKM Melemah, Jadi Perhatian Investor
MarketNews.id-Investor kini mulai mencecar manajemen Telekomunikasi Indonesia( TLKM) atau Telkom karena tekanan kinerja keuangan yang menurun bekalangan ini. Menanggapinya, Direktur Strategic Business Development & Portfolio TLKM, Seno Soemadji mengungkapkan bahwa tekanan kinerja keuangan itu dipicu oleh 3 faktor. Pertama, lini usaha selular tertekan akibat menurunnya kontribusi jasa layanan telekomunikasi suara dan …
Read More »BSDE Dapat Restu OJK Terbitkan Obligasi Senilai Total Rp3 Triliun
MarketNews.id- Otoritas Jasa keuangan (OJK), telah menyatakan efektif penawaran dua jenis surat utang Bumi Serpong Damai (BSDE) dengan total dana Rp3 triliun. Mengutip keterangan resmi emiten dengan penerima manfaat akhir Margaretha Natalia Widjaja, Selasa 16 September 2025 tersurat pernyataan efektif dari OJK tersebut terbit pada tanggal 15 September 2025. Tak …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal