MarketNews.id-Keputusan Pemeringkaat Efek Indonesia (Pefindo) menurunkan peringkat surat utang yang dikeluarkan oleh PTPPmendapat respon wajar dari manajemen PTPP. Penurunan peringkat PTPP dari idA menjadi BBB+ dianggap wajar mengikuti dinamika kondisi suatu perusahaan dan hal ini tidak bersifat tetap. Manajemen PTPP menilai, peringkat baru yang di rilis oleh Pefindo merupakan dampak …
Read More »IHSG Kembali Bangkit Ke Level 5.278 Atau Naik 5,65 Persen
MarketNews.id-Perdagangan saham sepanjang hari ini berjalan atraktif seakan ingin mengganti perdagan…
Investasi Masuk RI Tembus Rp1.539 Per September 2026
MarketNews.id- Realisasi investasi Indonesia sepanjang Januari–September 2026 mencapai Rp1.539,2 tri…
BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan Melalui Pembiayaan Dan Pemberdayaan Jutaan UKM
MarketNews.id- Memasuki dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran R…
Mendagri Tito : Pemerintah Tak Akan Segan Tindak Perusahaan Yang Terlibat Karhutla
MarketNews. id-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan, pemerintah tidak …
Eks Mendag Muhammad Lutfi Soroti Ancaman MSCI, Singgung Dugaan Tekanan Institusi Singapura
MarketNews.id-Mantan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyoroti ancaman penurunan status pasar mod…
BEI Sesuaikan Kembali Batas Bawah Auto Rejection Efek Bersifat Ekuitas
MarketNews.id-PT Bursa Efek Indonesia (BEI), melakukan penyesuaian lanjutan terhadap ketentuan batas…
Sealion 5 Belum Memenuhi Standar Uji Keselamatan, ANCAP Kasih 3 Bintang
MarketNews.id-Mobil BYD Sealion 5, SUV plug-in hybrid (PHEV) yang dipasarkan di Australia dan Seland…
BEI Keluarkan Saham HSC Agar Tidak Masuk Dalam Perhitungan IHSG
MarketNews.id-PT Bursa Efek Indonesia (BEI), terus melakukan konsultatif dengan pihak MSCI agar memi…
Suzuki Recall 9.024 Satria Pro Dan F150. Rangka Dan Tangki Jadi Fokus Pemeriksaan
MarketNews.id- Pemilik motor Suzuki Satria Pro dan Satria F150 patut waspada dan segera memeriksa ke…
Redam Gejolak Pasar, BEI Sesuaikan Batas Bawah Auto Rejection Bersifat Ekuitas
MarketNews.id- Dalam rangka memastikan perdagangan efek dapat berjalan secara teratur, wajar dan efi…
Berita Terbaru
Danantara Abis Kasih Modal Buat (GIAA) Dan (KRAS), Kini Carikan Mitra Global Buat BUMN Ini
MarketNews.id-Luar biasa nikmatnya jadi direksi PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) dan PT Krakatau Steel Tbk (KRAS). Setelah alami kerugian beruntun setiap tahunnya. Dan hampir setiap tahunnya dapat suntikan modal dari Pemerintah lewat Danantara, sebelumnya Kementerian BUMN. PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) dan PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) tahun lalu kembali …
Read More »BRMS Tanggapi Permintaan BEI Terkait Atas Gugatan Anak Usaha
MarketNews.id-Gugatan yang diajukan Forum Rakyat Bone Bolango terhadap izin operasi produksi PT Gorontalo Minerals (GM) berlanjut ke tingkat banding setelah ditolak dipengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta 30 Oktober 2025 lalu. Kasus ini berlanjut dalam proses ke tingkat banding. Dari persidangan tingkat pertama, terungkap pihak GM melakukan proses produksi di …
Read More »Sektor Ritel Diramal Tetap Kuat Di 2026 : Konsumsi Naik, Inflasi Terjaga
MarketNews.id-Memasuki awal tahun 2026, optimisme terhadap ekonomi Indonesia makin kuat. Meski diakui, situasi global masih dibayangi ketidakpastian. Namun, pasar domestik diprediksi tetap menjadi tulang punggung pertumbuhan. Sektor ritel nasional pun diramal bakal makin perkasa sepanjang tahun ini, didorong oleh daya beli masyarakat yang tetap tangguh menghadapi berbagai tekanan ekonomi. Optimisme …
Read More »Modal Positif Pemerintahan Prabowo Menatap Ekonomi 2026
MarketNews.id- Ekonomi Indonesia memulai 2026 dengan angin segar. Mengapa demikian? Sejumlah indikator ekonomi menunjukkan sentiment positif, mulai dari pasar keuangan, pasar saham, hingga inflasi. Pasar keuangan dibuka dengan momentum yang jauh lebih kuat dibanding awal 2025. Kondisi ini menjadi modal positif bagi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam menatap arah ekonomi …
Read More »Proyek RDMP Balikpapan Hadirkan Multiplier Effect Ekonomi, Dari Lapangan Kerja Hingga UMKM
MarketNews.id-PT Pertamina (Persero), berkomitmen menghadirkan manfaat nyata bagi perekonomian nasional. Salah satunya, melalui proyek pembangunan Infrastruktur Energi Terintegrasi di Kilang Balikpapan, Kalimantan Timur. Proyek terintegrasi dari hulu ke hilir tersebut terdiri dari Pipa Gas Senipah, tangki penyimpanan raksasa Lawe-lawe, CDU (Crude Destilation Unit), Fasilitas RFCC (Residual Fluid Catalytic Cracking) Complex, …
Read More »Pecah! IHSG Tembus 9.032,584 Di Pertengahan Januari 2026. Menuju 10.000 Di Akhir 2026
MarketNews.id– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Rabu 14 Januari 2026 berhasil ditutup menembus level 9.000 sekaligus memecahkan rekor all-time-high (ATH) dengan ditutup pada level 9.032,584, menguat 0,94 persen dibandingkan penutupan hari sebelumnya. Capaian ini merupakan cerminan semakin kuatnya kepercayaan investor terhadap perekonomian nasional di tahun 2026. …
Read More »Dalam 11 Bulan, BSI Berhasil Jual Emas 2,1 Ton Lewat Aplikasi
MarketNews.id-Sebagai bank emas pertama di Indonesia, Bank Syariah Indonesia (BSI) yang memiliki izin perdagangan emas, penjualan emas dan penitipan emas, dalamnya 11 bulan terakhir berhasil menjual emas lewat aplikasi BYOND sebanyak 2,1 ton. Kinerja ini jadi langkah awal bank syariah terbesar miliki BUMN untuk menjadikan bisnis emas sebagai salah satu …
Read More »Desa Sejahtera Astra, Perkuat Produksi Dan Kemandirian Batik Masyarakat Singkawang
MarketNews.id- Astra melalui program Desa Sejahtera Astra memperkuat aktivitas membatik sebagai sumber penghidupan masyarakat desa, melalui pendekatan berbasis komunitas dan sistem produksi yang berkelanjutan di Desa Sejahtera Astra Singkawang, Kalimantan Barat. Di Singkawang, keterampilan membatik telah tumbuh dan dijalankan oleh masyarakat sebagai bagian dari aktivitas ekonomi lokal. Agar manfaat ekonominya dapat …
Read More »Astra Int Tbk (ASII) Hentikan Buyback saham, Budget Rp2 Triliun Sudah Terserap
MarketNews.id-PT Astra International Tbk (ASII), hentikan program buyback sahamnya lantaran target budget sudah terpenuhi meskipun waktu pembelian kembali saham masih ada dua pekan lagi. ASII sudah membeli kembali 305.213.900 lembar saham dengan nilai Rp1.999.999.829.789. Dana yang tersisa tidak mencukupi untuk membeli satu kota sahampun. Pengehentian buyback ini tidak berdampak pada …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal