MarketNews.id- Medco Energi Internasional (MEDC), mengumumkan kesepakatan untuk mengakuisisi 45 persen hak partisipasi sekaligus sebagai operator pada PSC Sakakemang, serta 80 persen hak partisipasi sekaligus sebagai operator pada South Sakakemang di Sumatra Selatan. Chief Executive Officer MedcoEnergi, Roberto Lorato menyatakan PSC Sakakemang telah memperoleh persetujuan Rencana Pengembangan (Plan of Development) …
Read More »Alasan Presiden Tunjuk Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN : Disiplin Manajemen
MarketNews.id— Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkap alasan Presiden RI Prabowo Subiant…
Mayora Indah Catatkan Penjualan 2025 Sebesar Rp38,68 Triliun. Bagikan Dividen Rp60 Per Saham
MarketNews.id-PT Mayora Indah Tbk (MYOR), sebagai produsen makanan dan minuman olahan terus mencatat…
Kepemilikan Obligasi Pemerintah Oleh Investor Asing Dekati Titik Terendah Dalam 20 Tahun
MarketNews.id-Gempuran terhadap perekonomian Indonesia semakin masif yang dilakukan oleh investor fi…
Asuransi Astra Cari Agen Perubahan Dari Kampus
MarketNews.id— Rendahnya tingkat literasi dan inklusi keuangan masih menjadi tantangan yang dihadapi…
Gerak Cepat Taspen, 99 Persen Perserta Pensiun Sudah Terima Gaji Ke 13 Di Hari Pertama Penyaluran
MarketNews.id- PT TASPEN (Persero), telah menyalurkan pembayaran Gaji Ketiga Belas Tahun 2026 kepada…
Dadan Hindayana Jadi Tersangka Korupsi. Ini Beberapa Kontroversi Saat Jadi Kepala BGN
MarketNews.id- Kejaksaan Agung (Kejagung), menetapkan Eks Ketua Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hin…
Danantara Raih Rating Triple B Dari Fitch Rating Buat MTN Global
MarketNews.id-Fitch Ratings menetapkan peringkat Tripel B untuk Obligasi Global MTN dan obligasi per…
Book Cabin Travel Fair 2026 Resmi Digelar Di Jakarta
MarketNews.id- Kebutuhan masyarakat untuk bepergian terus berkembang seperti berlibur, urusan bisnis…
Kejagung Geledah Kantor BGN, Diduga Kasus Tata Kelola Di Era Kepemimpinan Dadan Hindayana
MarketNews.id- Sebagian publik di media sosial tengah ramai menyoroti penggeledahan yang dilakukan K…
DPR Finalisasi UU Pengembangan Dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK)
MarketNews.id- Pimpinan DPR RI bersama Komisi XI DPR RI, mengebut pembahasan finalisasi Undang-Undan…
Berita Terbaru
Bank Indonesia (BI) Kembali Pangkas Suku Bunga 25 bps Jadi 4,75 Persen
MarketNews.id-Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia, pada 16-17 September 2025 memutuskan untuk menurunkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 4,75 persen, suku bunga Deposit Facility sebesar 50 bps menjadi 3,75 persen, dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 5,5 persen. Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menyatakan, keputusan ini sejalan dengan upaya bersama untuk mendorong pertumbuhan …
Read More »Ancora Indonesia Lepas Tambang Emas Buat Bayar Utang USD6,5 Juta
MarketNews.id- Ancora Indonesia Resources (OKAS), telah mempunyai cara baru untuk melunasi utang senilai USD19,3 juta kepada Oliva Vera Dome Holding dengan melepas aset tak berkontribusi. Hal itu tertuang dalam kesepakatan kembali antara emiten dengan penerima manfaat akhir Gita Irawan Wirjawan dengan Oliva pada tanggal 15 September 2025. Dalam kesepakatan ulang …
Read More »GMFI Alami Tekor Modal Hingga USD248, 9 Juta Di Juni 2025
MarketNews.id- Akuntan Publik pemeriksa laporan keuangan semester I 2025 Garuda Maintenance Facility Aero Asia (GMFI), mencuplik indikasi adanya ketidakpastian material yang dapat menyebabkan keraguan signifikan atas kemampuan perseroan untuk mempertahankan kelangsungan usahanya. Pasalnya, GMFI mengalami tekor modal atau defisiensi modal sedalam USD248,9 juta per 30 Juni 2025. Diperburuk dengan kewajiban …
Read More »Laporan Keuangan Bank Harus Dibuat Oleh Pemilik Sertifikasi Chartered Accountant (CA)
MarketNews.id- Otoritas Jasa Keuangan (OJK), mendorong bank menyajikan laporan keuangan (Lapkeu) dan informasi material secara lebih transparan, akurat, terkini, dan dapat diperbandingkan sesuai praktik terbaik internasional. Caranya, OJK menerbitkan Peraturan OJK Nomor 18 Tahun 2025 tentang Transparansi dan Publikasi Laporan Bank sebagai langkah strategis memperkuat disiplin pasar, meningkatkan keterbukaan informasi, …
Read More »Emiten Bermasalah Ternyata Masih Ada Peminatnya
MarketNews.id- Investor Tiongkok tergolong rajin mengakuisisi emiten emiten “bermasalah” untuk dijadikan kendaraan bisnisnya di Indonesia. Terbaru, Jinlong Resources Invesment mengumumkan akan beli 627 juta lembar atau 48,07 persen dari total saham Hotel Fitra International (FITT) milik Gloria Inti Nusantara, Hendra Sutanto dan Richard Suwandi Lie. Direktur Jinlong Resources Invesment, Gao …
Read More »Kinerja TLKM Melemah, Jadi Perhatian Investor
MarketNews.id-Investor kini mulai mencecar manajemen Telekomunikasi Indonesia( TLKM) atau Telkom karena tekanan kinerja keuangan yang menurun bekalangan ini. Menanggapinya, Direktur Strategic Business Development & Portfolio TLKM, Seno Soemadji mengungkapkan bahwa tekanan kinerja keuangan itu dipicu oleh 3 faktor. Pertama, lini usaha selular tertekan akibat menurunnya kontribusi jasa layanan telekomunikasi suara dan …
Read More »BSDE Dapat Restu OJK Terbitkan Obligasi Senilai Total Rp3 Triliun
MarketNews.id- Otoritas Jasa keuangan (OJK), telah menyatakan efektif penawaran dua jenis surat utang Bumi Serpong Damai (BSDE) dengan total dana Rp3 triliun. Mengutip keterangan resmi emiten dengan penerima manfaat akhir Margaretha Natalia Widjaja, Selasa 16 September 2025 tersurat pernyataan efektif dari OJK tersebut terbit pada tanggal 15 September 2025. Tak …
Read More »Indeks Saham Kembali Naik 0,26 Persen Ke Level 7.957,7 Sore Ini
MarketNews.id-Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), tumbuh 20,58 poin atau 0,26 persen ke level 7.957,7 pada penutupan bursa sore ini, Selasa 16 September 2025. Berdasarkan data idxmobile, investor melakukan 2,16 juta kali transaksi senilai Rp16,02 triliun atas 42,4 miliar saham. BBCA menjadi saham paling banyak ditransaksikan senilai Rp1,025 triliun di pasar …
Read More »Anthony Salim Siap Jadi Pembeli Siaga Indomobil Multi Jasa (IMJS)
MarketNews.id- Indomobil Multi Jasa (IMJS), telah mendapat kepastian setoran modal dari induk usahanya, Indomobil Sukses Internaional (IMAS). Kepastian itu didapat setelah emiten dengan penerima manfaat akhir Anthoni Salim menyatakan akan menembus HMETD jatahnya sebanyak 2.759.113.924 lembar. Tak cukup itu, IMAS juga menyatakan sebagai pembeli siaga Penambahan Modal Dengan Hak Memesan …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal