Marketnews.id Upaya Pemerintah untuk melindungi produsen baja nasional di nilai belum optimal bila penyelenggaraan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas di Batam masih terjadi akibat pembebasan biaya masuk. Indonesian Iron and Steel Industry Asociation (IISIA) menilai masih ada celah dalam implementasi aturan bea masuk anti dumping, bea masuk pengamanan perdagangan, …
Read More »BEI Sesuaikan Kriteria Evaluasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
MarketNews,id– PT Bursa Efek Indonesia (BEI), telah melakukan penyesuaian atas kriteria evaluasi Ind…
Low Tuck Kwong Sumbang Dana Beasiswa Rp1,7 Triliun Buat Singapura
MarketNews.id- Mantan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Muhammad Lutfi, mempertanyakan manfaat…
Prabowo : Perusahaan Asing Harus Bertanggung Jawab Atas Karhutla, Kita Siap Cabut Izinnya
MarketNews.id— Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa, pemerintah akan menindak tegas perusah…
Direktur Keuangan Dan Strategi Bank Jakarta, Basaria Martha Juliana Raih Penghargaan 4th Indonesia Most Innovative CFO Award 2026
MarketNews.id- Bank Jakarta berkomitmen untuk terus memperkuat pengelolaan keuangan yang prudent, ta…
Sah! Hasyim Lepas Saham WIFI Senilai Rp4,06 Triliun. Harga Jual 180 Persen Di Atas Pasar
MarketNews.id- PT Investasi Sukses Bersama, perusahaan terafiliasi Hashim Djojohadikusumo, melepas 1…
Dua Tahun Gerak Nyata, Deretan Alutsista Baru Perkuat Pertahanan Indonesia
MarketNews.id- Dua Tahun Gerak Nyata pemerintahan Presiden Prabowo Subianto ditandai dengan penguata…
SUV Bekas Vs Mobil Listrik Di Harga Rp250 juta. Mana Yang Bikin Buntung?
MarketNews.id- Pasar otomotif Indonesia di segmen Rp250–Rp300 jutaan kini diwarnai pilihan menarik. …
Pefindo Beri Peringkat Tertinggi idMIA-1(Superior) Buat PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen
MarketNews.id- Ditengah perekonomian global yang sangat menantang sepanjang tahun 2026 ini, PT Batav…
IHSG Kembali Bangkit Ke Level 5.278 Atau Naik 5,65 Persen
MarketNews.id-Perdagangan saham sepanjang hari ini berjalan atraktif seakan ingin mengganti perdagan…
Investasi Masuk RI Tembus Rp1.539 Per September 2026
MarketNews.id- Realisasi investasi Indonesia sepanjang Januari–September 2026 mencapai Rp1.539,2 tri…
Berita Terbaru
M Luthfi : Pemerintah Akan Atur Tata Niaga Platform Digital
Marketnews.id Istilah “bakar uang” pernah dipopulerkan oleh Mochtar Riady, pendiri dan sesepuh kelompok usaha Lippo Group. Taipan senior ini melontarkan ketidaksetujuan nya terhadap cicit usahanya platform OVO yang bergerak dalam bidang usaha e-commerce yang diistilahkan membakar uang demi promosi. Istilah membakar uang ini kembali dipakai oleh Menteri Perdagangan Muhammad Luthfi …
Read More »Pertamina Grup Berharap Dapat Pendanaan Dari Indonesia Investment Authority (INA)
Marketnews.id Pertamina Grup sebagai BUMN energi sudah mulai ancang ancang untuk memanfaatkan lembaga baru Indonesia Investment Authority (INA) untuk berpartisipasi mendanai belanja modal Pertamina Grup yang mencapai sekitar USD92 miliar atau setara dengan Rp 1.288 triliun. Besarnya belanja modal yang akan dikeluarkan oleh Pertamina dalam beberapa tahun ke depan, juga …
Read More »OJK : Bank Kurang Modal Dan Berdaya Saing Lemah Agar Konsolidasi
Marketnews.id Bisnis perbankan, selain membutuhkan modal besar dan berkesinambungan, juga membutuhkan teknologi tepat guna. Gaya hidup dan pola hidup sejak terjadinya pendemi Covid-19 sudah banyak merubah tatanan berusaha termasuk berurusan dengan perbankan. Teknologi buat perbankan saat ini sudah menjadi kebutuhan mendasar buat melayani nasabah. Itulah sebabnya persaingan di bisnis perbankan …
Read More »PT Garuda Indonesia Tbk Akan Perbesar Pendapatan Dari Cargo Hingga 40 Persen
Marketnews.id Pandai membaca peluang bisnis, adalah salah satu kunci agar perusahaan dapat terus berkinerja positif. Lini usaha yang sebelumnya belum optimal, harus diupayakan dapat berkontribusi maksimal buat usaha. PT Garuda Indonesia Tbk, yang selama ini fokus pada jasa pengangkutan penumpang, kini mulai mengarahkan pada lini jasa cargo udara. Bila selama …
Read More »Pefindo Turunkan Rating PT Panorama Sentrawisata Jadi idBB+ Dengan Outlook Credit Watch
Marketnews.id Buat bisnis perhotelan, pendemi Covid-19 menjadi tantangan tersendiri. Terjadinya pembatasan pergerakan manusia berdampak langsung terhadap tingkat hunian hotel. Bila pendemi Covid-19 masih belum dapat dikendalikan, dipastikan akan berdampak luas buat bisnis perhotelan. PT Pefindo memutuskan menurunkan rating PT Panorama Sentrawisata Tbk jadi idBB+ Dengan Outlook kredit juga direvisi menjadi …
Read More »Pefindo Beri Rating idBBB+ Buat SSIA, Tapi Dapat Diturunkan Bila Terjadi Perubahan Struktural Di Perhotelan
Marketnews.id Penilaian perusahaan pemeringkat efek seperti PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memiliki durasi dan terbatas pada efek yang dinilai berdasarkan kurun waktu tertentu. Bila terjadi perubahan struktural signifikan atas efek yang dinilai, maka rating efek tersebut dapat saja menurun ratingnya atau justru meningkat sesuai dengan kondisi terakhir perusahaan yang di …
Read More »Pefindo Pertahankan Peringkat Rating Bank DKI di AA- Outlook Stabil
Marketnews.id PEFINDO pertahankan peringkat rating PT Bank DKI (Bank DKI) dan Obligasi Berkelanjutan I / 2016 yang masih beredar pada rating “idAA-”. Peringkat tersebut mencerminkan dukungan yang kuat dari Pemerintah Provinsi Jakarta (Pemprov DKI) sebagai pemegang saham pengendali, struktur permodalan yang kuat dan perkembangan bisnis Bank DKI. Dalam keterangan tertulisnya …
Read More »Indonesia Investment Authority (INA) Diharapkan Jadi Pilihan Tempat Investasi Baru
Marketnews.id Pemerintah kini telah memiliki Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Sovereign Wealth Funds (SWF) dengan nama Indonesia Investment Authority (INA). Tujuan lembaga ini diantaranya bermaksud untuk mengurangi eksposure utang jangka pendek. INA diharapkan dapat memberikan pilihan kepada investor untuk berinvestasi di Indonesia. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, kehadiran Indonesia …
Read More »Perry Warjiyo : BI Sudah Lakukan 4 Langkah Besar Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional
Marketnews.id Guna menggerakkan kembali perekonomian nasional, diperlukan kerjasama antar instansi pemerintah dan pelaku usaha. Pemerintah melalui KKSK yakni Kementrian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS). Keempat lembaga diatas, mensinergikan kebijakan yang akan dilakukan agar dapat dijalankan oleh pelaku usaha. Sementara itu, Bank Indonesia sebagai …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal