Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / BEI Sesuaikan Kriteria Evaluasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)

BEI Sesuaikan Kriteria Evaluasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)

MarketNews,id– PT Bursa Efek Indonesia (BEI), telah melakukan penyesuaian atas kriteria evaluasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang akan berlaku efektif pada Senin, 2 November 2026.

Penyesuaian ini dilakukan dengan merujuk pada Pengumuman PT Bursa Efek Indonesia No. Peng-00148/BEI.POP/05-2021 tanggal 31 Mei 2021, perihal Penerapan Free Float dalam Penghitungan Indeks.

Serta Surat Keputusan Bersama Direksi PT Bursa Efek Indonesia dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia No. Kep-00047/BEI/03-2026; KEP-0024/DIR/KSEI/0426 perihal Penetapan Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi pada Perusahaan Tercatat.

Langkah ini sejalan dengan upaya BEI bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) untuk meningkatkan integritas pasar modal Indonesia, serta mempertimbangkan kebutuhan indeks yang lebih mewakili dinamika pasar.

Penyesuaian kriteria evaluasi IHSG dimaksud diatur sebagai berikut:

No. Aspek Sebelum Sesudah

  1. Kriteria Seleksi Seluruh saham (perusahaan tercatat), kecuali saham yang masuk dalam Papan Akselerasi. Seluruh saham (perusahaan tercatat), kecuali:
    a. Saham yang masuk dalam Papan Akselerasi.
    b. Saham yang masuk dalam High
    Shareholding Concentration (HSC).
  2. Metode Capped Free Float Adjusted Market Capitalization Weighted
    (Cap = 9%) (Tetap)
  3. Periode Evaluasi Maret, Juni, September, dan Desember Januari, April, Juli, dan Oktober
  4. Hari Efektif Hari bursa pertama di bulan
    Januari, April, Juli, dan Desember Hari bursa pertama di bulan Februari,
    Mei, Agustus, dan November
  5. Evaluasi Insidental (Belum diatur secara khusus) Saham yang masuk atau keluar dari HSC di luar periode evaluasi indeks akan segera disesuaikan pada IHSG.

BEI akan terus memantau pelaksanaan penyesuaian ini dan berkomunikasi dengan para pemangku kepentingan, termasuk investor dan penyedia indeks.

Dengan penyesuaian ini, diharapkan IHSG dapat mencerminkan dinamika pasar secara akurat, transparan, dan dapat memberikan informasi memadai sebagai acuan bagi investor di pasar modal Indonesia.

Check Also

Sah! Hasyim Lepas Saham WIFI Senilai Rp4,06 Triliun. Harga Jual 180 Persen Di Atas Pasar

MarketNews.id- PT Investasi Sukses Bersama, perusahaan terafiliasi Hashim Djojohadikusumo, melepas 1.415.652.000 saham PT Solusi Sinergi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *