Marketnews.id Proses restrukturisasi utang PT Sri Rejeki Isman Tbk ( Sritex) tampaknya membutuhkan waktu panjang. Itulah sebabnya manajemen Sritex meminta perpanjangan PKPU hingga 120 hari ke depan. Seperti diketahui, jumlah utang Sritex kini hampir mencapai Rp 20 Triliun. PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) mengajukan perpanjangan penundaan kewajiban pembayaran utang …
Read More »BEI Sesuaikan Kriteria Evaluasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
MarketNews,id– PT Bursa Efek Indonesia (BEI), telah melakukan penyesuaian atas kriteria evaluasi Ind…
Low Tuck Kwong Sumbang Dana Beasiswa Rp1,7 Triliun Buat Singapura
MarketNews.id- Mantan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Muhammad Lutfi, mempertanyakan manfaat…
Prabowo : Perusahaan Asing Harus Bertanggung Jawab Atas Karhutla, Kita Siap Cabut Izinnya
MarketNews.id— Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa, pemerintah akan menindak tegas perusah…
Direktur Keuangan Dan Strategi Bank Jakarta, Basaria Martha Juliana Raih Penghargaan 4th Indonesia Most Innovative CFO Award 2026
MarketNews.id- Bank Jakarta berkomitmen untuk terus memperkuat pengelolaan keuangan yang prudent, ta…
Sah! Hasyim Lepas Saham WIFI Senilai Rp4,06 Triliun. Harga Jual 180 Persen Di Atas Pasar
MarketNews.id- PT Investasi Sukses Bersama, perusahaan terafiliasi Hashim Djojohadikusumo, melepas 1…
Dua Tahun Gerak Nyata, Deretan Alutsista Baru Perkuat Pertahanan Indonesia
MarketNews.id- Dua Tahun Gerak Nyata pemerintahan Presiden Prabowo Subianto ditandai dengan penguata…
SUV Bekas Vs Mobil Listrik Di Harga Rp250 juta. Mana Yang Bikin Buntung?
MarketNews.id- Pasar otomotif Indonesia di segmen Rp250–Rp300 jutaan kini diwarnai pilihan menarik. …
Pefindo Beri Peringkat Tertinggi idMIA-1(Superior) Buat PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen
MarketNews.id- Ditengah perekonomian global yang sangat menantang sepanjang tahun 2026 ini, PT Batav…
IHSG Kembali Bangkit Ke Level 5.278 Atau Naik 5,65 Persen
MarketNews.id-Perdagangan saham sepanjang hari ini berjalan atraktif seakan ingin mengganti perdagan…
Investasi Masuk RI Tembus Rp1.539 Per September 2026
MarketNews.id- Realisasi investasi Indonesia sepanjang Januari–September 2026 mencapai Rp1.539,2 tri…
Berita Terbaru
PT NFC Indonesia Tbk Gendeng PT Sicepat Express Masuk Bisnis Kendaraan Listrik
Marketnews.id Era kendaraan listrik tampaknya akan hadir lebih cepat dari perkiraan selama ini. Berbagai kelompok usaha sudah semakin serius untuk investasi pada kendaraan listrik baik untuk motor listrik maupun kendaraan listrik. PT NFC Indonesia Tbk telah merangkul PT Sicepat Express untuk menekuni bisnis kendaraan listrik. PT NFC Indonesia Tbk. (NFCX), …
Read More »SKKMIGAS Berharap Gas On Stream Segera Terwujud
Marketnews.id Proyek Pengembangan Gas Lapangan Jambaran-Tiung Biru (JTB) yang dioperatori oleh PT Pertamina EP Cepu (PEPC) merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional yang sangat menjadi perhatian dan harapan stakeholders. Dengan mengusung semangat untuk Gas On Stream di tahun ini, saat ini lapangan yang akan memproduksi gas sebesar 192 MMSCFD ini …
Read More »PT Bank Mandiri Tbk Kembali Kucurkan Pinjaman Buat PT Chandra Asri Petrochemical Tbk sekitar Rp5 Triliun
Marketnews.id Reputasi memang tinggi nilainya. Apalagi bila reputasi dapat terus dipertahankan hingga banyak pihak ingin berkaloborasi atau kerja bersama dengan perusahaan yang telah membuktikan diri sebagai perusahaan terpercaya dan memiliki track record yang baik. PT TPIA, kembali mendapat pinjaman dari bank mandiri sekitar Rp 5 triliun yang akan digunakan oleh …
Read More »FSPPB : Manajemen Chevron Harus Selesaikan Kewajibannya Sebelum Tinggalkan Indonesia
Marketnews.id Awal Agustus mendatang, PT Pertamina (Persero) akan serah terima proses alih kelola blok Rokan dari PT Chevron Pasific Indonesia (CPI). Sebelumnya serah terima terlaksana, seluruh perseroan serius yang masih belum diselesaikan oleh PT CPI harus sudah tuntas sebelum diserahkan ke Pertamina. Seperti diketahui masih ada beberapa perseloalan serius yang …
Read More »BP Tapera Gandeng KSEI Dan Bank BRI Kelola Dana Tabungan Perumahan Rakyat
Marketnews.id Sinergi usaha. Itulah yang dilakukan oleh Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Kostodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Ketiga lembaga terpisah ini, mengikat kerjasama saling menguntungkan. Tabungan yang tersimpan oleh peserta BP Tapera dicatatkan secara individual di KSEI sebagai bagian dari investor ritel. BRI …
Read More »Pertamina Berhasil Kendalikan Kebakaran Di Satu Tangki Benzene Di Area Kilang Cilacap
Marketnews.id Setelah melakukan upaya maksimal, Pertamina berhasil mengendalikan kebakaran yang terjadi pada tangki yang berisi benzene. Saat ini masih terus dilakukan upaya pemadaman sisa api di area bundwall. Upaya pendinginan juga masih terus dilakukan untuk mencegah api timbul kembali. Kebakaran tangki di area Kilang Cilacap, Jawa Tengah ini terjadi pada …
Read More »Saham PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk berpotensi Di Hapus Di Papan Utama BEI
Marketnews.id Emiten atau perusahaan yang telah tercatat sebagai perusahaan publik, memiliki kewajiban untuk mengembangkan usaha perusahaan semaksimal mungkin sesuai harapan pemegang saham. Dengan status sebagai perusahaan publik, diharapkan akses perusahaan untuk mengembangkan usaha semakin luas sejalan dengan tingkat kepercayaan publik atas kinerja perusahaan. Dengan menjadi perusahaan publik, akses terhadap sumber …
Read More »BEI Optimistik Startup Unicorn Akan Catatkan Sahamnya Di Papan Utama Tahun Ini
Marketnews.id Antrian calon emiten yang akan mencatatkan dan memperdagangkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) memang terus bertambah. Sayangnya, dari 22 calon emiten yang sudah antri masuk BEI belum tampak perusahaan BUMN atau anak BUMN atau perusahaan starup unicorn. Padahal, perusahaan BUMN dan Unicorn justru yang dinanti oleh investor untuk …
Read More »PT Pefindo Berikan Peringkat “IdA+” Buat PT OKI Pulp& and Paper Mills (OPPM)
Marketnews.id PT OKI Pulp and Paper Mills (OPPM) mendapat peringkat “IdA+” untuk rencana penerbitan Obligasi OKI Pulp& Paper Mills Tahun 2021 sebesar Rp 3 triliun. Pefindo juga memberikan peringkat “IdA(sy)+” untuk rencana penerbitan Sukuk Mudharabah OKI Pulp&Mills I tahun 2021 sebesar Rp 1 triliun. Peringkat perusahaan mencerminkan pasang pasar OPPM …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal