MarketNews.id-Hanwha Life Insurance Co Ltd tengah menawar 2.991.377.559 saham atau 42,9 persen modal ditempatkan dan disetor penuh pada Bank Nationalnobu (NOBU). Adapun calon penjual saham bank tersebut terdiri dari Putra Mulia Indonesia, Prima Cakrawala Sentosa, Multipolar, Star Pacific, Inti Anugerah Pratama, Ciptadana Capital dan Lenox Pasifik Investama. Dalam pengumuman rencana …
Read More »BEI Implementasikan Liquidity Provider Saham, Hadirkan Kuotasi Perdana Atas Lima Saham
MarketNews.id-PT Bursa Efek Indonesia (BEI), resmi memulai implementasi kuotasi Liquidity Provider s…
BPD Didorong Naik Kelas : Dari Pengelola Dana Menjadi Orkestrator Pertumbuhan Ekonomi Daerah
MarketNews.id-Bank Pembangunan Daerah (BPD) didorong untuk melakukan transformasi peran secara funda…
Sepekan Perdagangan Saham Di BEI Indeks Naik 2,35 Persen Ke Level 7.634
MarketNews.id-Perdagangan saham Di Bursa Efek Indonesia (BEI), dalam sepekan terakhir catatkan kiner…
Dua Kapal Pertamina, Pride Dan Gamsunoro Bersiap Melintas Selat Hormuz
MarketNews.id– PT Pertamina International Shipping (PIS), mengumumkan bahwa dua kapal miliknya yang …
Iran Buka Selat Hormuz, Stabilitas Energi Indonesia Kian Terjamin
MarketNews.id— Pengumuman Pemerintah Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz sebagai rute pelayaran …
BI : Aktivitas Manufaktur Masuk Fase Ekspansif Dengan PMI Di Level 52,03 Persen Di Triwulan I 2026.
MarketNews.id- Aktivitas sektor manufaktur dalam tiga bulan pertama tahun ini masuk dalam fase ekspa…
IFG Apresiasi Kinerja Jamkrindo, Dorong UMKM Naik Kelas Secara Berkelanjutan
MarketNews.id- Indonesia Financial Group (IFG), mengapresiasi kinerja PT Jaminan Kredit Indonesia (J…
Kumpulkan Pelaku Industri Plastik, Pemerintah Komitmen Jaga Stabilitas Pasokan Nasional
MarketNews.id- Pemerintah terus memantau perkembangan dinamika geopolitik global, termasuk situasi d…
Bahlil : Eksekusi Izin Usaha Tambang Nakal Dilanjutkan
MarketNews.id— Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan, telah m…
Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Minyak Goreng Dengan Kebijakan DMO
MarketNews.id-Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan, kewajiban distribusi domestic market obli…
Berita Terbaru
Mitra Usaha Investindo (MITI) Raih Ijin Usaha Pertambangan Pasir Silika Dari Pemprov Kalbar
MarketNews.id-Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalimantan Barat, memberikan Ijin Usaha Pertambangan (IUP) Tahap Eksplorasi untuk Mineral Bukan Logam Jenis Tertentu (Pasir Kuarsa) kepada Nusantara Bina Silika, anak usaha Mitra Investindo (MITI). Presiden Direktur MITI, Andreas Tjahjadi menjelaskan, bahwa eksplorasi IUP ini untuk wilayah kerja seluas …
Read More »Pertamina Luncurkan Produk Baru Diesel X. BBM Bersulfur Rendah
MarketNews.id- Pertamina resmi meluncurkan bahan bakar BBM ramah lingkungan bernama Diesel X. Melalui Subholding Refining & Petrochemical PT Kilang Pertamina Internasional KPI) Unit Balongan, Pertamina kembali melakukan inovasi BBM Ultra Low Sulphur Diesel. Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri mengatakan, peluncuran Diesel X ini memperkuat posisi Pertamina sebagai BUMN energi …
Read More »Ada Empat Sentimen Yang Perlu Diperhatikan Investor Saat Ini
MarketNews.-Indo Premier Sekuritas (IPOT), menyebutkan empat sentimen yang wajib diperhatikan para pelaku pasar. Pertama Indeks PMI Manufaktur China, Kedua Pergerakan Suku Bunga The Fed. ketiga Rebalancing Indeks LQ45 dan IDX30 dan Ke Empat, Laporan Keuangan Emiten dalam melakukan transaksi selama pekan terakhir bulan Januari 2025. Retail Equity Analyst IPOT, Indri …
Read More »Bank BNI Salurkan Kredit Ke WIFI Rp978 Miliar
MarketNews.id-Bank Negara Indonesia (BBNI), akan menyalurkan kredit investasi dengan nilai pinjaman Rp978 miliar kepada WEAVE, anak usaha Solusi Sinergi Digital (WIFI) guna pengembangan jaringan broadband ( pita lebar) rumah terjangkau. Direktur Utama WiFI, Yune Marketatmo mengatakan, dengan biaya layanan yang terjangkau, jaringan ini akan memainkan peran penting dalam mendukung edukasi …
Read More »Laba Bersih Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) Turun 24,6 Persen Jadi Rp177, 79 Miliar Di 2024
MarketNews.id- Pembangunan Jaya Ancol (PJAA), alami penyusutan pendapatan 0,628 persen secara tahunan menjadi Rp1,265 triliun pada akhir tahun 2024. Bila dirinci, pendapatan tiket wahana wisata dan pintu gerbang menyusut 0,43 persen secara tahunan menjadi Rp907,18 miliar. Senasib, pendapatan hotel dan rumah makan turun 13,6 persen secara tahunan menjadi Rp76,848 miliar. …
Read More »NCKL Dan TKIM Terlempar Dari Indeks IDXQ30
MarketNews.id- Trimegah Bangun Persada (NCKL) , saham perusahaan tambang nikel milik Lim Gunawan Hariyanto terlempar dari 30 emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang paling tinggi dari sisi profitabilitas. Selain NCKL, BEI juga mendepak TKIM (Pabrik Kertas Tjiwi), saham perusahana kertas milik Jackson Wijaya Limantara dari IDXQ30. Sebaliknya, BEI …
Read More »Pertamina Siapkan Pasokan Fakultatif Hingga 9 Juta Tabung LPG 3 Kg Selama Libur Nasional
MarketNews.id-Untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat selama libur nasional Isra Miraj dan Imlek, PT Pertamina Patra Niaga menyalurkan tambahan fakultatif LPG 3 kg secara nasional dengan total lebih dari 9 juta tabung. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari mengatakan, konsumsi atau permintaan atas kebutuhan LPG 3 Kg pada libur panjang …
Read More »Presiden Prabowo Resmikan PLTGU Terintegrasi Milik Pertamina & Mitra Strategis
MarketNews.id- Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap atau PLTGU Jawa-1 yang terintegrasi FSRU milik Pertamina dan mitra strategis bersama puluhan proyek strategis kelistrikan lain di Jawa Barat. Pekan lalu. Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menargetkan kemandirian energi dalam lima tahun ke depan dan optimistis bahwa …
Read More »Saham ASII, BUKA Dan MTEL Terdepak Dari Indeks LQ 45 Hijau
MarketNews.id-Bursa Efek Indonesia (BEI) , menilai saham Astra Internastional (ASII), Bukalapak dan MTEL tak lagi pantas menjadi emiten ‘hijau’ terlikuid di bursa. Pasalnya, regulator bursa mencoret ASII, BUKA dan MTEL dari daftar saham IDXLQ45LCL (IDX LQ45 Low Carbon Leaders) berlaku efektif 5 Februari-4 Agustus 2025. Sedangkan periode efektif jumlah saham …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal