Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / Jaya Real Property Raih Laba Bersih Rp1,13 Triliun  Di 2024, Tumbuh 12,5 Persen Dibanding Tahun 2023

Jaya Real Property Raih Laba Bersih Rp1,13 Triliun  Di 2024, Tumbuh 12,5 Persen Dibanding Tahun 2023

MarketNews.id-Jaya Real Property (JRPT), membukukan pertumbuhan pendapatan usaha 17,7 persen secara tahunan menjadi Rp2,948 triliun pada tahun 2024.

Bila dirinci penjualan kavling tanah tumbuh 5,4 persen secara tahunan menjadi Rp1,366 triliun. Senada, penjualan unit bangunan meningkat 12,6 persen secara tahunan menjadi Rp650,1 miliar.   

Demikian juga dengan pendapatan sewa naik 30,7 persen secara tahunan menjadi Rp361,22 juta. Selanjutnya, pendapatan jasa pengelolaan lingkungan tumbuh 6,4 persen secara tahunan menjadi Rp198,98 miliar. Bahkan pendapatan dari wahana oceanarium melonjak 1.200 persen secara tahunan menjadi Rp104,39 miliar.

Walau beban pokok pendapatan dan beban langsung bengkak 25,9 persen secara tahunan menjadi Rp1,311 triliun. Tapi laba kotor tetap tumbuh 11,9 persen secara tahunan menjadi Rp1,636 triliun.

Sejalan, laba usaha meningkat 12 persen secara tahunan menjadi Rp1,241 triliun. Sedangkan laba sebelum pajak penghasilan meningkat 13,6 persen secara tahunan menjadi Rp1,183 triliun.

Alhasil, Direktur Utama JRPT, Trisna Muliadi melaporkan laba bersih Rp1,13 triliun pada tahun 2024. Hasil itu tumbuh 12,5 persen dibanding tahun 2023 yang tercatat Rp1,004 triliun.

Sehingga laba per saham dasar terkerek ke level Rp87,57 per lembar pada akhir tahun 2024. Sedangkan akhir tahun 2023 berada di level Rp77,4 per lembar.

Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan tahuna 2024 telah audit JRPT pada laman BEI, Jumat 7 Maret 2025.

Sementara itu, jumlah kewajiban bertambah 1,16 persen secara tahunan menjadi Rp3,982 triliun pada akhir tahun 2024.

Pada sisi lain, total ekuitas meningkat 9,1 persen secara tahunan menjadi Rp10,119 triliun pada akhir tahun 2024.

Abdul Segara

Check Also

BI : Aktivitas Manufaktur Masuk Fase Ekspansif Dengan PMI Di Level 52,03 Persen Di Triwulan I 2026.

MarketNews.id- Aktivitas sektor manufaktur dalam tiga bulan pertama tahun ini masuk dalam fase ekspansif. Industri …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *