MarketNews.id-PT Bahana TCW Investment Management (Bahana TCW), yang merupakan anak usaha dari Indonesia Financial Group (IFG), sebuah holding BUMN yang bergerak di bidang Asuransi, Penjaminan, dan Investasi, bekerja sama dengan Mirae Asset Sekuritas Indonesia dan Lembaga Pemeringkat PEFINDO meluncurkan Reksa Dana Indeks Bahana ETF Pefindo I-Grade. Produk investasi Exchange Traded …
Read More »Sepekan Perdagangan Saham Di BEI Indeks Naik 2,35 Persen Ke Level 7.634
MarketNews.id-Perdagangan saham Di Bursa Efek Indonesia (BEI), dalam sepekan terakhir catatkan kiner…
Dua Kapal Pertamina, Pride Dan Gamsunoro Bersiap Melintas Selat Hormuz
MarketNews.id– PT Pertamina International Shipping (PIS), mengumumkan bahwa dua kapal miliknya yang …
Iran Buka Selat Hormuz, Stabilitas Energi Indonesia Kian Terjamin
MarketNews.id— Pengumuman Pemerintah Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz sebagai rute pelayaran …
BI : Aktivitas Manufaktur Masuk Fase Ekspansif Dengan PMI Di Level 52,03 Persen Di Triwulan I 2026.
MarketNews.id- Aktivitas sektor manufaktur dalam tiga bulan pertama tahun ini masuk dalam fase ekspa…
IFG Apresiasi Kinerja Jamkrindo, Dorong UMKM Naik Kelas Secara Berkelanjutan
MarketNews.id- Indonesia Financial Group (IFG), mengapresiasi kinerja PT Jaminan Kredit Indonesia (J…
Kumpulkan Pelaku Industri Plastik, Pemerintah Komitmen Jaga Stabilitas Pasokan Nasional
MarketNews.id- Pemerintah terus memantau perkembangan dinamika geopolitik global, termasuk situasi d…
Bahlil : Eksekusi Izin Usaha Tambang Nakal Dilanjutkan
MarketNews.id— Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan, telah m…
Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Minyak Goreng Dengan Kebijakan DMO
MarketNews.id-Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan, kewajiban distribusi domestic market obli…
Apresiasi IMF Dan Investor Global Atas Kinerja Ekonomi RI, Momentum Perkuat Kedaulatan RI
MarketNews.id- Apresiasi dari Dana Moneter Internasional (IMF) dan investor global yang menempatkan …
Blok Mahakam Tambah Kapasitas Produksi Gas 20 MMSCFD. Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Nasional
MarketNews.id-Di tengah dinamika geopolitik global yang masih membayangi stabilitas pasokan energi d…
Berita Terbaru
Laba Bersih GEMS Turun 8,6 Persen Jadi USD473,8 juta Di 2024
MarketNews.id-Golden Energy Mines (GEMS), alami penyusutan pendapatan usaha 6,7 persen secara tahunan menjadi USD2,705 miliar pada akhir tahun 2024. Pendapatan tersebut ditopang dari penjualan 51,9 juta ton baru bara atau tumbuh 11 persen dari tahun 2023 yang tercatat 46,6 juta ton. Dari angka itu 50,7 juta ton berasal dari produksi tambang …
Read More »Dirut Pertamina Sidak Kualitas BBM Di SPBU Gandeng Surveyor Indonesia Dan PT TUV Rheinland
MarketNews.id-Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri, lakukan inspeksi mendadak (sidak) secara langsung ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) di Jakarta untuk melihat kualitas BBM produk Pertamina. Pada pemeriksaan yang didampingi oleh lembaga independen PT Surveyor Indonesia dan PT TUV Rheinland Indonesia diperoleh bahwa kualitas produk BBM Pertamina …
Read More »Prajogo Pangestu Semakin Rajin Serok Saham BREN Di Harga Rp6.000 an
MarketNews.id-Prajogo Pangestu kembali melakukan aksi beli saham perusahaan yang dikendalikannya Barito Renewables Energy (BREN). Terbaru dia membeli 1,3 juta lembar BREN dengan harga beli rata rata Rp6.077 per lembar pada tanggal 4 Maret 2025. Sehingga dia merogoh Rp7,9 miliar untuk menambah koleksi BREN menjadi 133.689.700 lembar atau 0,09993 persen dari …
Read More »Laba Bersih ADRO Anjlok 15 Persen Jadi USD1,38 Miliar Di 2024
MarketNews.id-Alamtri Resources Indonesia (ADRO), mengalami penyusutan pendapatan sedalam tiga persen secara tahunan menjadi USD2,078 miliar pada akhir tahun 2024. Bila dirinci, penjualan batu bara kepada pihak ketiga tumbuh 16,6 persen secara tahunan menjadi USD699,65 juta. Senada, penjualan batu bara kepada pihak berelasi meningkat 6,6 persen secara tahunan menjadi USD452,28 juta. …
Read More »ABM Investama Sedang Siapkan Dana USD57 Juta Untuk Beli 60 Persen Saham Piranti Jaya Utama (PJU)
MarketNews.id-ABM Investama (ABMM) yang sahamnya menjadi salah satu koleksian investor kawakan Lo Kheng Hong (LKH), melaporkan tengah menyiapkan dana senilai USD57 juta untuk menambah cadangan batu bara. Sekretaris Perusahaan ABMM, Hans Manoe melaporkan anak usaha perseroan, Reswara Minergi Hartama telah lakukan penandatanganan perjanjian pengikatan jual beli saham (“PPJB”) atas saham …
Read More »Pendapatan Jasa Marga (JSMR) Naik 34,7 Persen, Tapi Laba Anjlok 33,66 Persen Jadi Rp4,535 Triliun Di 2024
MarketNews.id-Jasa Marga Persero (JSMR), membukukan pertumbuhan pendapatan 34,7 persen secara tahunan menjadi Rp28,703 triliun pada tahun 2024. Bila dirinci, pendapatan jalan tol tumbuh 23,02 persen secara tahunan menjadi Rp17,185 triliun. Senada, pendapatan konstruksi naik 73,4 persen secara tahunan menjadi Rp9,974 triliun. Tapi pendapatan usaha lainnya menyusut 4,6 persen secara …
Read More »Adaro Minerals Indonesia (ADMR) Catatkan Peningkatan Laba Bersih 1,1 Persen Jadi USD436,6 Juta Di 2024
MarketNews.id- Adaro Minerals Indonesia (ADMR), menargetkan penjualan 5,6 juta ton- 6,1 juta ton batu bara metalurgi atau tumbuh sampai 8,9 persen dibanding penjualan tahun 2024 yang mencapai 5,62 juta ton. Presiden Direktur ADMR, Christian Ariano Rachmat mengatakan, menyiapkan belanja modal USD300 juta hingga USD325 juta sepanjang tahun 2025. “Anggaran belanja modal …
Read More »Pantai Indah Kapuk Dua (PANI) Keluarkan Kas Rp4,4 Triliun Di 2024
MarketNews.id-Pantai Indah Kapuk Dua (PANI), harus mengunakan kas bersih untuk aktivitas operasi sedalam Rp4,453 triliun sepanjang tahun 2024. Pasalnya, penerimaan dari pelanggan hanya Rp6,747 triliun. Tapi pembayaran kas kepada pemasok dan operasional menyentuh Rp10,929 triliun. Selain itu, PANI membayar pajak final Rp195,31 miliar. Namun PANI membukukan pertumbuhan pendapatan dari operasi …
Read More »Medco Energy Int (MEDC) Akan Uji Kelayakan Sumur West Kalabau-1
MarketNews.id-Medco E & P Rimau, anak usaha Medco Energi Internasional (MEDC), menemukan hidrokarbon pada sumur eksplorasi West Kalabau-1 berlokasi di Blok Rimau, Sumatera Selatan. Direktur Utama Medco E & P Indonesia, Ronald Gunawan mengatakan, penemuan di West Kalabau-1 menunjukkan bahwa cekungan-cekungan tua di Indonesia masih memiliki potensi untuk bisa dikembangkan. …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal