MarketNews.id– Dalam rangka memastikan perdagangan Efek dapat berjalan secara teratur, wajar, dan efisien. Maka PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan penyesuaian terhadap Surat Keputusan Direksi Bursa Nomor Kep-00196/BEI/12-2024 perihal Perubahan Peraturan II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas dan Surat Keputusan Direksi Bursa Nomor Kep-00024/BEI/03-2020 tentang …
Read More »Sepekan Perdagangan Saham Di BEI Indeks Naik 2,35 Persen Ke Level 7.634
MarketNews.id-Perdagangan saham Di Bursa Efek Indonesia (BEI), dalam sepekan terakhir catatkan kiner…
Dua Kapal Pertamina, Pride Dan Gamsunoro Bersiap Melintas Selat Hormuz
MarketNews.id– PT Pertamina International Shipping (PIS), mengumumkan bahwa dua kapal miliknya yang …
Iran Buka Selat Hormuz, Stabilitas Energi Indonesia Kian Terjamin
MarketNews.id— Pengumuman Pemerintah Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz sebagai rute pelayaran …
BI : Aktivitas Manufaktur Masuk Fase Ekspansif Dengan PMI Di Level 52,03 Persen Di Triwulan I 2026.
MarketNews.id- Aktivitas sektor manufaktur dalam tiga bulan pertama tahun ini masuk dalam fase ekspa…
IFG Apresiasi Kinerja Jamkrindo, Dorong UMKM Naik Kelas Secara Berkelanjutan
MarketNews.id- Indonesia Financial Group (IFG), mengapresiasi kinerja PT Jaminan Kredit Indonesia (J…
Kumpulkan Pelaku Industri Plastik, Pemerintah Komitmen Jaga Stabilitas Pasokan Nasional
MarketNews.id- Pemerintah terus memantau perkembangan dinamika geopolitik global, termasuk situasi d…
Bahlil : Eksekusi Izin Usaha Tambang Nakal Dilanjutkan
MarketNews.id— Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan, telah m…
Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Minyak Goreng Dengan Kebijakan DMO
MarketNews.id-Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan, kewajiban distribusi domestic market obli…
Apresiasi IMF Dan Investor Global Atas Kinerja Ekonomi RI, Momentum Perkuat Kedaulatan RI
MarketNews.id- Apresiasi dari Dana Moneter Internasional (IMF) dan investor global yang menempatkan …
Blok Mahakam Tambah Kapasitas Produksi Gas 20 MMSCFD. Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Nasional
MarketNews.id-Di tengah dinamika geopolitik global yang masih membayangi stabilitas pasokan energi d…
Berita Terbaru
Layani Nasabah Pada Libur Lebaran, Bank DKI Terapkan Operasional Terbatas
MarketNews.id-Sebagai bentuk layanan Bank DKI terhadap kebutuhan masyarakat dalam melakukan transaksi perbankan, Bank DKI menerapkan operasional layanan terbatas pada momen cuti bersama dan libur nasional sesuai ketetapan pemerintah. Bank DKI menyampaikan, jadwal operasional selama periode libur Lebaran 2025 guna memberikan kenyamanan dan kelancaran bagi nasabah dalam melakukan transaksi perbankan. Bank …
Read More »Indeks saham Berpotensi Anjlok Lagi Akibat Kebijakan Tarif Trump
MarketNews.id-Semua pelaku Bursa kompak, prediksi Bursa Efek Indonesia (BEI) akan alami penurunan Indeks signifikan ikuti Bursa dunia lainnya yang terpuruk akibat kebijakan Presiden Trump berlakukan tarif Resiprokal terhadap 180 negara mitra dagangnya yang dinilai tidak adil terhadap AS. Pergerakan indeks harga saham gabungan ( IHSG ), berpotensi terkoreksi lebih dalam …
Read More »Laba Bersih MAPA Turun 2,88 Persen Jadi Rp 1,35 Triliun Di 2024
MarketNews.id-Peningkatan Omzet MAPA Di 2024,Tidak Diikuti Oleh Naiknya Laba Bersih. Diantaranya disebabkan beban pokok penjualan yang naik hingga 33,05 Persen. Sementara laba sebelum pajak penghasilan alami penurunan 0,53 persen. Sepanjang 2024, PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) membukukan laba bersih Rp1,35 triliun atau menyusut 2,88 persen dibandingkan dengan capaian di …
Read More »Pertamina Cek Ketersediaan Dan Kualitas BBM Di Ambon
MarketNews.id-Jelang puncak arus balik Lebaran 2025, Pertamina terus pastikan ketersediaan dan kualitas BBM di seluruh Indonesia telah sesuai dengan standar yang ditetapkan Pemerintah. Termasuk di wilayah Ambon, pengecekan kualitas BBM dilakukan di SPBU 84.971.05 di Jl Ir. Putuhena, Ambon, Provinsi Maluku pada Sabtu, 5 April 2025. Pengecekan kualitas BBM dilakukan …
Read More »Pemilik Kebun Sawit Di Kawasan Hutan Diminta Lakukan Reforestasi
MarketNews.id- Satgas PKH (Penertiban Kawasan Hutan ), diminta bijak dalam melaksanakan tugasnya agar hutan bisa diselamatkan tanpa menghancurkan perkebunan sawit berikut industri turunannya. Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch (IAW), Iskandar Sitorus menilai Satgas PKH tidak bisa lagi terus berpikir hitam-putih menghadapi persoalan kawasan hutan yang sudah jadi perkebunan sawit dengan …
Read More »Bursa Amerika, Eropa Dan Asia Kompak Terpuruk Akibat Kebijakan Trump
MarketNews.id-Buat Amerika, Hari Kamis 4 April 2025 bisa jadi hari terburuk sejak 2020 untuk tiga Indeks utama Amerika. Indeks Dow Jones ambles 4 persen sementara S&P 500 anjlok 4,8 persen. Sedangkan Nasdaq Composite terpuruk nyaris 6 persen. Bursa Eropa dan Asia juga ikut terjungkal dengan rentang penurunan bervariasi. Bursa Eropa …
Read More »Laba Bersih HM Sampoerna Anjlok 17,9 Persen Jadi Rp 6,65 Triliun Di 2024
MarketNews.id-Sepanjang 2024, PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) mampu tingkatkan pendapatan sebesar 1,64 persen jadi Rp117, 88 triliun. Sayangnya, beban pokok penjualan alami peningkatan hingga 2,79 persen yang berdampak pada menurunnya laba kotor perusahaan sebesar 4,14 persen sebesar Rp 18,53 triliun. Sementara beban pajak penghasilan sebesar Rp 2,04 triliun membuat laba …
Read More »MEDC Siapkan Dana USD50 Juta Buat Buyback Sahamnya
MarketNews.id- Masih tertekannya pasar modal Indonesia, tercermin dari menurunnya sebagian besar harga saham perusahaan berkapitalisasi besar. Situasi ini, tampaknya masih akan berlangsung. Buat emiten yang memiliki fundamental dan berkinerja baik, tentunya tidak ikhlas bila harga sahamnya terus menurun lantaran sentimen pasar semata. Untuk menjaga agar saham tersebut tidak turus turun, …
Read More »Tarif Baru AS, Ancam Ekspor Negara Di Asia. Indonesia Kena Tarif 32 Persen
MarketNews.id-Perang dagang sudah di mulai. Amerika Serikat telah menetapkan Tarif dengan negara negara mitranya. Kecuali Inggris dengan Tarif 10 persen, mitra dagang AS lainnya di kenakan Tarif terendah 20 Persen hingga 97 persen dikenakan terhadap Vietnam. Pemberlakuan tarif impor baru AS, yang diumumkan Presiden AS Donald Trump, Rabu 2 April …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal