MarketNews.id – Pemegang saham pengendali akan menyerahkan 41,1 persen porsi saham Bangun Kosambi Sukses (CBDK) kepada Pantai Indah Kapuk Dua (PANI) dengan total nilai transaksi Rp16,1 triliun. Caranya, PANI terlebih dahulu menghelat Panambahan Modal Dengan Memesan Hak Terlebih Dahulu (PMHMETD) III atau right issue dengan menerbitkan 1.212.536.300 lembar bernominal Rp100 …
Read More »IHSG Kembali Bangkit Ke Level 5.278 Atau Naik 5,65 Persen
MarketNews.id-Perdagangan saham sepanjang hari ini berjalan atraktif seakan ingin mengganti perdagan…
Investasi Masuk RI Tembus Rp1.539 Per September 2026
MarketNews.id- Realisasi investasi Indonesia sepanjang Januari–September 2026 mencapai Rp1.539,2 tri…
BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan Melalui Pembiayaan Dan Pemberdayaan Jutaan UKM
MarketNews.id- Memasuki dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran R…
Mendagri Tito : Pemerintah Tak Akan Segan Tindak Perusahaan Yang Terlibat Karhutla
MarketNews. id-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan, pemerintah tidak …
Eks Mendag Muhammad Lutfi Soroti Ancaman MSCI, Singgung Dugaan Tekanan Institusi Singapura
MarketNews.id-Mantan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyoroti ancaman penurunan status pasar mod…
BEI Sesuaikan Kembali Batas Bawah Auto Rejection Efek Bersifat Ekuitas
MarketNews.id-PT Bursa Efek Indonesia (BEI), melakukan penyesuaian lanjutan terhadap ketentuan batas…
Sealion 5 Belum Memenuhi Standar Uji Keselamatan, ANCAP Kasih 3 Bintang
MarketNews.id-Mobil BYD Sealion 5, SUV plug-in hybrid (PHEV) yang dipasarkan di Australia dan Seland…
BEI Keluarkan Saham HSC Agar Tidak Masuk Dalam Perhitungan IHSG
MarketNews.id-PT Bursa Efek Indonesia (BEI), terus melakukan konsultatif dengan pihak MSCI agar memi…
Suzuki Recall 9.024 Satria Pro Dan F150. Rangka Dan Tangki Jadi Fokus Pemeriksaan
MarketNews.id- Pemilik motor Suzuki Satria Pro dan Satria F150 patut waspada dan segera memeriksa ke…
Redam Gejolak Pasar, BEI Sesuaikan Batas Bawah Auto Rejection Bersifat Ekuitas
MarketNews.id- Dalam rangka memastikan perdagangan efek dapat berjalan secara teratur, wajar dan efi…
Berita Terbaru
Pantai Indah Kapuk Dua Akan Tambah Aset Senilai Rp16,1 Triliun
MarketNews.id-Pantai Indah Kapuk Dua (PANI), kembali akan memasukan aset properti milik perusahaan terafiliasi ke dalam portofolio pengelolaanya secara langsung. Jelasnya, emiten kongsian antara Agung Sedayu milik keluarga Kusuma dan Grup Salim mengumumkan akan memasukan berapa bidang tanah dengan total nilai Rp16,1 triliun. Caranya, PANI akan membeli 44,1 persen saham yang diterbitkan …
Read More »Mandiri Sekuritas Jadi Broker Nomor 1 Dari Nilai Transaksi Di Pasar Modal Indonesia
MarketNews.id- Memasuki usia ke 25 tahun, PT Mandiri Sekuritas berhasil menjadi Broker Nomor 1 berdasarkan nilai transaksi di pasar modal Indonesia dengan nilai sebesar Rp414 triliun, untuk periode 1 Januari sampai 25 Agustus 2025 . Dengan nilai transaksi tersebut, Mandiri Sekuritas menguasai 10% pangsa pasar di industri pasar modal Indonesia. …
Read More »Protelindo Dan Iforte Raih Pinjaman Baru Rp1,5 Triliun Dari Bank CIMB Niaga
MarketNews.id- Protelindo dan Iforte, anak usaha Sarana Menara Nusantara (TOWR) kembali meraih fasilitas pinjaman. Teranyar, Bank CIMB Niaga memberikan fasilitas kredit senilai Rp1,5 triliun. Sekretaris Perusahaan TOWR, Monalisa Irawan menerangkan pinjaman dengan jangka waktu 36 bulan sejak penarikan pertama. “Protelindo dan Iforte telah setuju untuk bertanggung jawab secara tanggung renteng …
Read More »Indeks Saham Naik 0,85 Persen Ke Level 7.801,59 Atau Naik 65,52 Poin Sore Ini
MarketNews.id-Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 65,52 poin atau 0,85 persen ke level 7.801,59 pada penutupan bursa sore ini, Selasa 2 September 2025. Berdasarkan data idxmobile, investor melakukan 1,97 juta kali transaksi senilai Rp15,58 triliun atas 35,1 miliar saham. ANTM paling banyak ditransaksikan dari sisi nilai, setelah mencetak transaksi Rp1,4 …
Read More »Mitrabara Adiperdana (MBAP) Alami Penurunan Laba 78,3 Persen Jadi USD2,448 Juta Di Juni 2025
MarketNews.id- Mitrabara Adiperdana (MBAP), alami penyusutan pendapatan sedalam 26,5 persen secara tahunan menjadi USD84,224 juta pada akhir Juni 2025. Pemicunya, penjualan dan penanganan batu bara kepada pihak ketiga merosot 19,6 persen secara tahunan menjadi USD74,203 juta. Tapi pendapatan dari layanan jasa kontraktor pertambangan kepada pihak berelasi melonjak 161,8 persen secara …
Read More »Bukit Makmur Mandiri Utama Jual Obligasi III BUMA Senilai Rp1,4 Triliun
MarketNews.id-Bukit Makmur Mandiri Utama, anak usaha BUMA Internasional Grup (DOID), tengah mencari dana hingga Rp1,4 triliun untuk membayar sebagian utang senior notes dollar Amerika Serikat, yang digunakan buat mendanai belanja modal, pertumbuhan guna ekspansi operasional pertambangan, serta mendukung kebutuhan modal kerja untuk operasional sehari-hari. Caranya, Bukir Makmur Mandiri Utama menawarkan Obligasi …
Read More »OJK Belum Restui Hendry Kurniawan Latief Selaku Pengendali PADI
MarketNews.id-Otoritas Jasa Keuangan (OJK), belum merestui Henry Kurniawan Latief selaku pengendali Minna Padi Investama Sekuritas (PADI). Sekretaris Perusahaan PADI, Martha Susanti mengingatkan, bahwa Henry merupakan salah satu pendiri perseroan dengan porsi kepemilikan 0,23 persen dari total saham PADI saat ini namanya telah diajukan sebagai pengendali. “ Belum dapat persetujuan apapun …
Read More »Pasar Modal Indonesia Salurkan Bantuan Pengolahan Sampah Di Kabupaten Banyumas
MarketNews.id- Self-Regulatory Organization (SRO), yang terdiri dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menyelenggarakan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR), berupa penyaluran bantuan tiga unit motor Triseda dan tiga unit mesin pencacah plastik untuk mendukung pengelolaan sampah di Kabupaten …
Read More »MBMA Salurkan Pembiayaan Ke Anak Usaha Sebesar Rp 1,77 Triliun
MarketNews.id- Merdeka Battery Materials (MBMA), perusahaan tambang nikel milik Winato Kartono akan menyalurkan dana pembiayaan senilai Rp1,777 triliun kepada anak usaha, Merdeka Tsinghan Indonesia (MTI). Rencana itu tertuang dalam perjanjian akad mudharabah antara perseroan dan MTI pada tanggal 28 Agustus 2025. Selanjutnya, MTI akan menggunakan dana pinjaman itu untuk membayar sebagian …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal