MarketNews.id-Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia, pada 16-17 September 2025 memutuskan untuk menurunkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 4,75 persen, suku bunga Deposit Facility sebesar 50 bps menjadi 3,75 persen, dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 5,5 persen. Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menyatakan, keputusan ini sejalan dengan upaya bersama untuk mendorong pertumbuhan …
Read More »IHSG Kembali Bangkit Ke Level 5.278 Atau Naik 5,65 Persen
MarketNews.id-Perdagangan saham sepanjang hari ini berjalan atraktif seakan ingin mengganti perdagan…
Investasi Masuk RI Tembus Rp1.539 Per September 2026
MarketNews.id- Realisasi investasi Indonesia sepanjang Januari–September 2026 mencapai Rp1.539,2 tri…
BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan Melalui Pembiayaan Dan Pemberdayaan Jutaan UKM
MarketNews.id- Memasuki dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran R…
Mendagri Tito : Pemerintah Tak Akan Segan Tindak Perusahaan Yang Terlibat Karhutla
MarketNews. id-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan, pemerintah tidak …
Eks Mendag Muhammad Lutfi Soroti Ancaman MSCI, Singgung Dugaan Tekanan Institusi Singapura
MarketNews.id-Mantan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyoroti ancaman penurunan status pasar mod…
BEI Sesuaikan Kembali Batas Bawah Auto Rejection Efek Bersifat Ekuitas
MarketNews.id-PT Bursa Efek Indonesia (BEI), melakukan penyesuaian lanjutan terhadap ketentuan batas…
Sealion 5 Belum Memenuhi Standar Uji Keselamatan, ANCAP Kasih 3 Bintang
MarketNews.id-Mobil BYD Sealion 5, SUV plug-in hybrid (PHEV) yang dipasarkan di Australia dan Seland…
BEI Keluarkan Saham HSC Agar Tidak Masuk Dalam Perhitungan IHSG
MarketNews.id-PT Bursa Efek Indonesia (BEI), terus melakukan konsultatif dengan pihak MSCI agar memi…
Suzuki Recall 9.024 Satria Pro Dan F150. Rangka Dan Tangki Jadi Fokus Pemeriksaan
MarketNews.id- Pemilik motor Suzuki Satria Pro dan Satria F150 patut waspada dan segera memeriksa ke…
Redam Gejolak Pasar, BEI Sesuaikan Batas Bawah Auto Rejection Bersifat Ekuitas
MarketNews.id- Dalam rangka memastikan perdagangan efek dapat berjalan secara teratur, wajar dan efi…
Berita Terbaru
Ancora Indonesia Lepas Tambang Emas Buat Bayar Utang USD6,5 Juta
MarketNews.id- Ancora Indonesia Resources (OKAS), telah mempunyai cara baru untuk melunasi utang senilai USD19,3 juta kepada Oliva Vera Dome Holding dengan melepas aset tak berkontribusi. Hal itu tertuang dalam kesepakatan kembali antara emiten dengan penerima manfaat akhir Gita Irawan Wirjawan dengan Oliva pada tanggal 15 September 2025. Dalam kesepakatan ulang …
Read More »GMFI Alami Tekor Modal Hingga USD248, 9 Juta Di Juni 2025
MarketNews.id- Akuntan Publik pemeriksa laporan keuangan semester I 2025 Garuda Maintenance Facility Aero Asia (GMFI), mencuplik indikasi adanya ketidakpastian material yang dapat menyebabkan keraguan signifikan atas kemampuan perseroan untuk mempertahankan kelangsungan usahanya. Pasalnya, GMFI mengalami tekor modal atau defisiensi modal sedalam USD248,9 juta per 30 Juni 2025. Diperburuk dengan kewajiban …
Read More »Laporan Keuangan Bank Harus Dibuat Oleh Pemilik Sertifikasi Chartered Accountant (CA)
MarketNews.id- Otoritas Jasa Keuangan (OJK), mendorong bank menyajikan laporan keuangan (Lapkeu) dan informasi material secara lebih transparan, akurat, terkini, dan dapat diperbandingkan sesuai praktik terbaik internasional. Caranya, OJK menerbitkan Peraturan OJK Nomor 18 Tahun 2025 tentang Transparansi dan Publikasi Laporan Bank sebagai langkah strategis memperkuat disiplin pasar, meningkatkan keterbukaan informasi, …
Read More »Emiten Bermasalah Ternyata Masih Ada Peminatnya
MarketNews.id- Investor Tiongkok tergolong rajin mengakuisisi emiten emiten “bermasalah” untuk dijadikan kendaraan bisnisnya di Indonesia. Terbaru, Jinlong Resources Invesment mengumumkan akan beli 627 juta lembar atau 48,07 persen dari total saham Hotel Fitra International (FITT) milik Gloria Inti Nusantara, Hendra Sutanto dan Richard Suwandi Lie. Direktur Jinlong Resources Invesment, Gao …
Read More »Kinerja TLKM Melemah, Jadi Perhatian Investor
MarketNews.id-Investor kini mulai mencecar manajemen Telekomunikasi Indonesia( TLKM) atau Telkom karena tekanan kinerja keuangan yang menurun bekalangan ini. Menanggapinya, Direktur Strategic Business Development & Portfolio TLKM, Seno Soemadji mengungkapkan bahwa tekanan kinerja keuangan itu dipicu oleh 3 faktor. Pertama, lini usaha selular tertekan akibat menurunnya kontribusi jasa layanan telekomunikasi suara dan …
Read More »BSDE Dapat Restu OJK Terbitkan Obligasi Senilai Total Rp3 Triliun
MarketNews.id- Otoritas Jasa keuangan (OJK), telah menyatakan efektif penawaran dua jenis surat utang Bumi Serpong Damai (BSDE) dengan total dana Rp3 triliun. Mengutip keterangan resmi emiten dengan penerima manfaat akhir Margaretha Natalia Widjaja, Selasa 16 September 2025 tersurat pernyataan efektif dari OJK tersebut terbit pada tanggal 15 September 2025. Tak …
Read More »Indeks Saham Kembali Naik 0,26 Persen Ke Level 7.957,7 Sore Ini
MarketNews.id-Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), tumbuh 20,58 poin atau 0,26 persen ke level 7.957,7 pada penutupan bursa sore ini, Selasa 16 September 2025. Berdasarkan data idxmobile, investor melakukan 2,16 juta kali transaksi senilai Rp16,02 triliun atas 42,4 miliar saham. BBCA menjadi saham paling banyak ditransaksikan senilai Rp1,025 triliun di pasar …
Read More »Anthony Salim Siap Jadi Pembeli Siaga Indomobil Multi Jasa (IMJS)
MarketNews.id- Indomobil Multi Jasa (IMJS), telah mendapat kepastian setoran modal dari induk usahanya, Indomobil Sukses Internaional (IMAS). Kepastian itu didapat setelah emiten dengan penerima manfaat akhir Anthoni Salim menyatakan akan menembus HMETD jatahnya sebanyak 2.759.113.924 lembar. Tak cukup itu, IMAS juga menyatakan sebagai pembeli siaga Penambahan Modal Dengan Hak Memesan …
Read More »GRIA Siapkan 2 Proyek Kakap Pendorong Utama Kinerja Hingga 2026
MarketNews- Ingria Pratama Capitalindo (GRIA), menyiapkan Gria Mahakam City di Samarinda sebanyak 5.500 unit rumah dan New Bukit Residence di Purwakarta dengan 200 unit. Keduanya diproyeksikan jadi pendorong pertumbuhan GRIA di tahun 2025–2026. Pendiri Entry Exit Investment, Indrawijaya Rangkuti menilai, GRIA tidak hanya membangun rumah, tetapi juga mengusung konsep green …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal