MarketNews.id- Indomobil Multi Jasa (IMJS), telah mendapat kepastian setoran modal dari induk usahanya, Indomobil Sukses Internaional (IMAS).
Kepastian itu didapat setelah emiten dengan penerima manfaat akhir Anthoni Salim menyatakan akan menembus HMETD jatahnya sebanyak 2.759.113.924 lembar.
Tak cukup itu, IMAS juga menyatakan sebagai pembeli siaga Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHETD) IV atau right issue IMJS pada tanggal 11 September 2025.
“Pembeli Siaga, IMAS akan mengambil atau membeli seluruh sisa saham, atau sebanyak-banyaknya 240.886.076 saham dengan harga sebesar Harga Pelaksanaan,” tulis manajemen IMJS.
Sehingga IMAS akan menguasai 94,04 persen dari total 91,07 persen saham IMJS. Sisanya, 5,96 persen IMJS dimiliki oleh investor ritel. Lalu, IMC mengempit 0,001 persen.
Sebenarnya, Investor ritel juga diberi kesempatan untuk ikut setor modal dengan berapa syarat. Pertama harus tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) IMJS pada penutupan bursa tanggal 12 November 2025.
Saat itu setiap pemegang 115.391 saham lama IMJS akan mendapat 40 ribu HMETD. Kemudian, investor dapat menjual atau menembus HMETD itu dengan harga pelaksanaan mulai tanggal mulai tanggal 14-20 November 2025.
Namun jadwal itu dapat dilaksanakan bila OJK menerbitkan pernyataan efektif penawaran 3 miliar saham baru IMJS pada tanggal 31 Oktober 2025.
Rencananya, IMJS akan menggunakan dana hasil rigt issue tersebut disetorkan kepada anak usahanya untuk membiayai penyediaan unit-unit kendaraan sewa dalam rangka mendukung kegiatan usaha yang dijalankan saat ini dan untuk keperluan modal kerja.
Patut dicatat, lini usaha penyewaan kendaraan menjadi penopang utama pendapatan IMJS yakni menyumbang 59,9 persen dari total pendapatan.
Bila dilihat pemegang saham IMAS, maka terdapat nama nama kondang. Misalnya, Anthoni Salim melalui Gallan Venture selaku pemegang 49,9 persen saham IMAS. Sedangkan 73,1 persen saham Gallant Venture dikuasai Anthoni Salim.
Nama kondang lainnya, Garibaldi Thohir dan Philmon S Tanuri memegang 15,22 persen saham IMAS melalui Trimegah Sekuritas Indonesia (TRIM).
Abdul Segara
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal