Marketnews.id Guna memperluas penyaluran kredit tanpa agunan kepada nasabah khususnya bagi ASN, PT Bank BNI Tbk menggandeng PT Fidac Inovasi Teknologi. Tujuan dari kerjasama ini tidak lain ingin mempermudah ASN untuk mendapatkan pelayanan kredit tanpa agunan yang telah disiapkan oleh Bank BNI. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. bekerjasama dengan …
Read More »Jangkau 2.340 Masyarakat Bulutana, 100 Karyawan Pupuk Indonesia Hadirkan Dukungan Pertanian Hingga Pendidikan
MarketNews.id- PT Pupuk Indonesia (Persero), terus memperkuat kontribusi sosial dan lingkungan bagi …
BEI Sesuaikan Kriteria Evaluasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
MarketNews,id– PT Bursa Efek Indonesia (BEI), telah melakukan penyesuaian atas kriteria evaluasi Ind…
Low Tuck Kwong Sumbang Dana Beasiswa Rp1,7 Triliun Buat Singapura
MarketNews.id- Mantan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Muhammad Lutfi, mempertanyakan manfaat…
Prabowo : Perusahaan Asing Harus Bertanggung Jawab Atas Karhutla, Kita Siap Cabut Izinnya
MarketNews.id— Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa, pemerintah akan menindak tegas perusah…
Direktur Keuangan Dan Strategi Bank Jakarta, Basaria Martha Juliana Raih Penghargaan 4th Indonesia Most Innovative CFO Award 2026
MarketNews.id- Bank Jakarta berkomitmen untuk terus memperkuat pengelolaan keuangan yang prudent, ta…
Sah! Hasyim Lepas Saham WIFI Senilai Rp4,06 Triliun. Harga Jual 180 Persen Di Atas Pasar
MarketNews.id- PT Investasi Sukses Bersama, perusahaan terafiliasi Hashim Djojohadikusumo, melepas 1…
Dua Tahun Gerak Nyata, Deretan Alutsista Baru Perkuat Pertahanan Indonesia
MarketNews.id- Dua Tahun Gerak Nyata pemerintahan Presiden Prabowo Subianto ditandai dengan penguata…
SUV Bekas Vs Mobil Listrik Di Harga Rp250 juta. Mana Yang Bikin Buntung?
MarketNews.id- Pasar otomotif Indonesia di segmen Rp250–Rp300 jutaan kini diwarnai pilihan menarik. …
Pefindo Beri Peringkat Tertinggi idMIA-1(Superior) Buat PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen
MarketNews.id- Ditengah perekonomian global yang sangat menantang sepanjang tahun 2026 ini, PT Batav…
IHSG Kembali Bangkit Ke Level 5.278 Atau Naik 5,65 Persen
MarketNews.id-Perdagangan saham sepanjang hari ini berjalan atraktif seakan ingin mengganti perdagan…
Berita Terbaru
Transaksi Digital Jadi Andalan Perbankan Di Saat Pendemi
Marketnews.id Pendemi Covid-19 sudah banyak merubah pola hidup sebagian besar masyarakat. Termasuk pola aktivitas masyarakat dalam bertransaksi lewat perbankan. PT Maybank Indonesia Tbk, salah satu perbankan yang mengalami lonjakan transaksi digital nasabah nya lewat layanan aplikasi digital M2U. Jumlah transaksi digital melalui layanan aplikasi M2U milik PT Maybank Indonesia Tbk …
Read More »KPPU : Sejumlah Aturan Mempersulit UMKM Bersaing Di Pengadaan Barang Pemerintah
Marketnews.id Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) melaporkan adanya persaingan tak imbang antarpelaku usaha dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah melalui katalog elektronik (e-katalog). Sejumlah aturan dinilai mempersulit partisipasi usaha skala mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sehingga menimbulkan dominasi pelaku usaha besar. Direktur Kebijakan Persaingan KPPU Taufik Ahmad syarat yang tertuang …
Read More »Anggaran Buat Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Berkurang Di 2021
Marketnews.id Berbagai skenario sudah dirancang oleh pemerintah dalam menghadapi pelaksanaan pembangunan di 2021 mendatang, dengan asumi pendemi Covid-19 masih berlangsung. Salah satu antisipasi pemerintah adalah dengan mempertahankan anggaran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Bagaimanakah rinciannya. Pemerintah telah mematok anggaran tambahan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2021 sebanyak Rp 15,8 triliun. …
Read More »Pertamina Selamatkan Potensi Kerugian Negara Senilai Rp 9,5 Triliun
Marketnews.id Kerja sama pencegahan tindak pidana korupsi yang dilakukan Pertamina Group dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), selama ini telah berhasil menyelamatkan potensi kerugian negara atas Aset senilai Rp 9,5 triliun. Aset tersebut adalah Aset Negara yang dikelola Pertamina di antaranya yang berlokasi di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan dan di …
Read More »Pemerintah Optimistik Pertumbuhan Ekonomi Lima Persen Di 2021
Marketnews.id Optimisme Pemerintah akan pertumbuhan ekonomi di 2021 patut didukung oleh banyak pihak. Dasar adalah, stimulus yang telah dikeluarkan Pemerintah buat pelaku usaha baik kecil maupun korporasi termasuk didalamnya bantuan sosial kepada masyarakat diharapkan sudah mulai berdampak buat pemulihan ekonomi. Bahkan Pemerintah terus memperlebar defisit agar lebih leluasa menerbitkan surat …
Read More »Indeks Saham Kembali Rebound Tembus 5.016,72 Di Akhir Pekan
Marketnews. Sekali lagi pasar modal Indonesia membuktikan tempat investasi yang transparan, efisien, solid, terpercaya dan tidak bergantung dengan aktifitasi investor asing. Seperti diketahui, Indeks harga saham gabungan (IHSG) berhasil mempertahankan rebound hingga akhir perdagangan hari ini, Jumat (11/9/2020). Setelah mengawali perdagangan di zona merah, IHSG mampu pulih dan berakhir dengan …
Read More »Sri Mulyani : Defisit APBN 2021 5,7 Persen Dari PDB. Recovery Fiskal Mulus
Marketnews.id Sepanjang tahun 2021 mendatang, Pemerintah masih mengandalkan penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) senilai Rp 1.207, 3 triliun dari rencana pembiaayan sebesar Rp 1,177,4 triliun. Tingginya defisit ini diantaranya lantaran masih besar nya pendanaan untuk penanggulangan pendemi Covid-19. Kebutuhan belanja yang tinggi serta pengurangan target pendapatan negara, menyebabkan defisit anggaran …
Read More »PT PLN Akan Terbitkan Obligasi Dan Sukuk Dengan Target Dana Rp1,87 Triliun
Marketnews.id PT Perusahaan Listrik Negara Persero (PLN), secara berkelanjutan akan melepas atau menjual obligasi dan Sukuk sebanyak lima seri. Dana yabg ditargetkan sekitar Rp 1,87 triliun, dan akan digunakan untuk membangun proyek tenaga 35 MW. PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN, merilis Obligasi Berkelanjutan IV berbarengan dengan penerbitan Sukuk …
Read More »Pefindo : Peringkat “idA” Buat PT Summarecon Agung Tbk
Marketnews.id Obligor dengan peringkat idA, memiliki kemampuan yang kuat dibandingkan obligor Indonesia lainnya untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya. Tapi, mungkin akan mudah berpengaruh oleh perubahan buruk keadaan dan kondisi ekonomi dibanding obligor dengan peringkat lebih tinggi. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), menegaskan peringkat “idA” untuk PT Summarecon Agung Tbk …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal