MarketNews.id-Peristiwa yang terjadi di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam beberapa hari ini, mengingatkan kembali rencana Pemerintah untuk melakukan Demutualisasi Bursa Efek Indonesia. Adapun rencana Demutualisasi ini sudah digaungkan lebih dari 15 tahun, lalu. Dimana penyelenggara Bursa pada awalnya hanya dimiliki oleh sekitar 120 Perusahaan Sekuritas sebagai pemegang saham PT BEI. …
Read More »BRI Danareksa Sekutitas : Kenaikan Harga BBM Non Subsidi Hanya Berdampak Terbatas Pada Inflasi
MarketNews.id- Kenaikan harga BBM nonsubsidi diperkirakan hanya menimbulkan tekanan inflasi yang ter…
BEI Implementasikan Liquidity Provider Saham, Hadirkan Kuotasi Perdana Atas Lima Saham
MarketNews.id-PT Bursa Efek Indonesia (BEI), resmi memulai implementasi kuotasi Liquidity Provider s…
BPD Didorong Naik Kelas : Dari Pengelola Dana Menjadi Orkestrator Pertumbuhan Ekonomi Daerah
MarketNews.id-Bank Pembangunan Daerah (BPD) didorong untuk melakukan transformasi peran secara funda…
Sepekan Perdagangan Saham Di BEI Indeks Naik 2,35 Persen Ke Level 7.634
MarketNews.id-Perdagangan saham Di Bursa Efek Indonesia (BEI), dalam sepekan terakhir catatkan kiner…
Dua Kapal Pertamina, Pride Dan Gamsunoro Bersiap Melintas Selat Hormuz
MarketNews.id– PT Pertamina International Shipping (PIS), mengumumkan bahwa dua kapal miliknya yang …
Iran Buka Selat Hormuz, Stabilitas Energi Indonesia Kian Terjamin
MarketNews.id— Pengumuman Pemerintah Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz sebagai rute pelayaran …
BI : Aktivitas Manufaktur Masuk Fase Ekspansif Dengan PMI Di Level 52,03 Persen Di Triwulan I 2026.
MarketNews.id- Aktivitas sektor manufaktur dalam tiga bulan pertama tahun ini masuk dalam fase ekspa…
IFG Apresiasi Kinerja Jamkrindo, Dorong UMKM Naik Kelas Secara Berkelanjutan
MarketNews.id- Indonesia Financial Group (IFG), mengapresiasi kinerja PT Jaminan Kredit Indonesia (J…
Kumpulkan Pelaku Industri Plastik, Pemerintah Komitmen Jaga Stabilitas Pasokan Nasional
MarketNews.id- Pemerintah terus memantau perkembangan dinamika geopolitik global, termasuk situasi d…
Bahlil : Eksekusi Izin Usaha Tambang Nakal Dilanjutkan
MarketNews.id— Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan, telah m…
Berita Terbaru
Ekosistem One by IFG Perluas Akses Layanan Keuangan Terintegrasi Nasional
MarketNews.id-Transformasi digital Indonesia Financial Group (IFG), menunjukkan akselerasi signifikan. Hingga akhir 2025, platform terintegrasi One by IFG mencatat lebih dari 500 ribu unduhan, 370 ribu pengguna aktif, serta lebih dari 250 ribu transaksi lintas layanan kesehatan, perlindungan, dan investasi. Capaian ini menandai penguatan model layanan keuangan digital terintegrasi yang dikembangkan …
Read More »Gejolak Bursa Teredam, OJK Janji Naikkan Free Float Jadi 15 Persen
MarketNews.id-Hari ini, Rabu 29 Januari 2026, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan SRO telah menyampaikan langkah langkah yang sedang dan akan dilakukan berupa mitigasi disaat pasar sedang tertekan guna meredam kejatuhan pasar lebih dalam. Tekanan jual saham Indonesia mulai mereda setelah regulator mengumumkan langkah merespons kekhawatiran MSCI . Tekanan jual saham-saham …
Read More »Transformasi Digital IFC Catat 500 Ribu Pengguna, Ekosistem One by IFG Perluas Akses Layanan Keuangan Terintegrasi
MarketNews.id- Transformasi digital Indonesia Financial Group (IFG), menunjukkan akselerasi signifikan. Hingga akhir 2025, platform terintegrasi One by IFG mencatat lebih dari 500 ribu unduhan, 370 ribu pengguna aktif, serta lebih dari 250 ribu transaksi lintas layanan kesehatan, perlindungan, dan investasi. Capaian ini menandai penguatan model layanan keuangan digital terintegrasi yang …
Read More »Prabowo Perintahkan Cadangan BBM Indonesia Di Tingkat kan Dari 21 Hari Jadi 3 Bulan
MarketNews.id- Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya penguatan kedaulatan dan ketahanan energi nasional, termasuk dengan meningkatkan cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional dari sekitar 21 hari menjadi tiga bulan. Peningkatan cadangan BBM tersebut merupakan bagian dari arahan Presiden yang mencakup empat fokus utama di sektor energi, yakni kedaulatan energi, ketahanan energi, …
Read More »Sumi Indo kabel Tbk (IKBI) Catatkan Laba Bersih USD6,58 Juta Di 2025, Naik 92,39 Persen
MarketNews.id-PT Sumi Indo Kabel Tbk (IKBI) masih mampu mencatatkan laba bersih sebesar USD6, 58 Juta meskipun dari sisi pendapatan alami penurunan hingga 11,14 persen. Peningkatan laba dapat terjadi lantaran IKBI lakukan efisiensi ketat dan berdampaak pada penurunan tajam beban pokok. Mengutip laporan keuangan IKBI sepanjang 2025 yang dipublikasikan melalui Keterbukaan …
Read More »Kepatuhan Platform Digital Terhadap Perpres 32/2024 Masih Rendah
MarketNews.id-Komite Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital untuk mendukung Jurnalisme Berkualitas (KTP2JB), menilai kepatuhan perusahaan platform digital terhadap Peraturan Presiden nomor 32 tahun 2024 tentang Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital, masih rendah. Penilaian ini tertuang dalam “Laporan Pelaksanaan Tugas dan Fungsi KTP2JB Tahun 2024-2025″ yang digelar di Gedung Dewan Pers, Jakarta, …
Read More »BEI Bekukan Sementara Perdagangan Saham Akibat Penurunan Indeks Hingga 8 Persen
MarketNews.id-Hari ini, Rabu, 28 Januari 2026, telah dilakukan tindakan pembekuan sementara perdagangan (trading halt) sistem perdagangan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pukul 13:43:13 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS). Perdagangan akan dilanjutkan pada pukul 14:13:13 waktu JATS tanpa ada perubahan jadwal perdagangan. Tindakan ini dilakukan karena terdapat penurunan …
Read More »Panic Selling, IHSG Anjlok 7,34 Persen Setengah Hari Perdagangan. Saktinya Titah MSCI
MarketNews.id-Tidak hanya investor saham yang panik akibat reaksi pasar atas, pengumuman MSCI yang memperingati OJK agar melakukan pembenahan sistem pelaporan. Penyelenggara bursa pun ikut panik melihat aksi jual investor yang berdampak tersungkurnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 7,34 persen, hingga penutupan sesi pertama perdagangan hari ini. Manajemen Bursa Efek …
Read More »ASLC Siap Ekspansi Tiga Cabang Baru Di 2026
MarketNews.id-Meski tahun 2025 lalu perekonomian alami tantangan, PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) konsisten catat kinerja positif hingga kuartal III 2025. Pendapatan perseroan per September 2025 alami pertumbuhan hingga 15 persen menjadi Rp713 Miliar.ASLC optimistik tahun 2026 akan lebih baik dari tahun lalu. Penjualan mobil bekas diharapkan akan terus naik …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal