Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / CBDK Raih Laba Bersih 2025 Sebesar Rp1,36 Triliun Naik 47,5 Persen

CBDK Raih Laba Bersih 2025 Sebesar Rp1,36 Triliun Naik 47,5 Persen

MarketNews.id-PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), catat kinerja keuangan ciamik sepanjang 2025. Posisi neraca perusahaan pengembang terintegrasi yang merupakan anak usaha PIK 2 ini, ekuitasnya Naik 44 persen jadi Rp11,98 triliun, sementara liabilitas turun hingga 11,3 persen jadi Rp10,59 triliun. Kondisi positif ini diantaranya lantaran pendapatan naik jadi Rp2,5 triliun dengan laba broto melonjak 30 persen jadi Rp1,65 triliun.

Sepanjang 2025, PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) membukukan laba bersih Rp1,36 triliun pada 2025 atau melambung 47,5 persen dibandingkan dengan capaian di Tahun Buku 2024 yang senilai Rp924,76 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan CBDK untuk periode yang berakhir 31 Desember 2025, emiten di bawah kendali PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) ini mencatatkan pendapatan Rp2,5 triliun atau meningkat 11,3 persen dibandingkan periode yang sama di 2024 sebesar Rp2,25 triliun.

Sejalan dengan peningkatan revenue tersebut, beban pokok pendapatan turut mengalami kenaikan 13 persen (year-on-year) menjadi Rp850,04 miliar. Dengan demikian, laba bruto di sepanjang 2025 menjadi Rp1,65 triliun atau melonjak 30 persen dibandingkan setahun sebelumnya Rp1,27 triliun.

Pada periode Januari-Desember 2025, emiten milik konglomerat Sugianto Kusuma alias Aguan ini mencatatkan laba sebelum pajak penghasilan sebesar Rp1,52 triliun atau melesat 38,3 persen dibandingkan dengan laba sebelum pajak penghasilan di 2024 yang sebesar Rp1,1 triliun.

Dengan adanya beban pajak penghasilan di 2025 sebesar Rp49,1 miliar, maka laba tahun berjalan yang dicatatkan CBDK menjadi Rp1,47 triliun atau melonjak 33,9 persen (y-o-y). Adapun besaran laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk untuk Tahun Buku 2025 sebesar Rp1,36 triliun atau melambung 47,5 persen (y-o-y).

Pada sisi neraca, jumlah ekuitas CBDK per 31 Desember 2025 tercatat Rp11,98 triliun atau melesat 44 dibandingkan per 31 Desember 2024 sebesar Rp8,32 triliun. Hingga akhir 2025, total liabilitas sebesar Rp10,59 triliun atau bisa ditekan hingga 11,3 persen (y-o-y).

Per 31 Desember 2025, total aset emiten pengembang CBD PIK 2 ini mencapai Rp22,58 triliun atau bertumbuh 11,4 persen (y-o-y), dengan jumlah kas dan setara kas tercatat Rp3,12 triliun atau merosot 10,3 persen dibandingkan posisi per 31 Desember 2024 sebesar Rp3,48 triliun.

Check Also

Bank Jakarta Raih Penghargaan Regulatory Compliance Award

MarketNews.id-Konsistensi Bank Jakarta dalam menerapkan tata kelola perusahaan berhasil meraih penghargaan Gold Regulatory Compliance pada …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *