MarketNews.id-Ada dua faktor utama penyebab kurs Rupiah alami penguatan hari ini. Pertama, langkah Bank Indonesia (BI) menaikan tingkat bunga acuan atau BI Rate 50 poin menjadi 5,25 persen. Langkah ini untuk menjaga stabilitas rupiah dan inflasi di tengah tekanan pasar global yang masih belum menentu. Faktor Kedua, pasar merespon positif …
Read More »Halodoc for Business Hadirkan Solusi Kesehatan Karyawan Terintegrasi
MarketNews.id- Halodoc for Business merilis Indonesia Employee Health & Benefit Insights 2026, l…
RUPSLB ASII Ijinkan Manajemen Lakukan Buyback Saham Dan Pengalihan Saham Treasury Untuk MSOP
MarketNews.id-Buyback saham lazim dilakukan oleh emiten bila harga saham perusahaan terlalu rendah d…
KPEI Siap Sebagai Pusat Pengelola Risiko Dan Agunan Terintegrasi Yang hubungkan Pasar Modal, Pasar Uang Dan Perbankan
MarketNews. PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dibawah kepemimpinan Antonius Herman Azwar…
Bank Jakarta Resmikan New Look Branch KCP Kebayoran Park. Hadirkan Wajah Baru Yang Lebih Modern
MarketNews.id-Bank Jakarta resmi menghadirkan New Look Branch pada Kantor Cabang Pembantu (KCP) Keba…
Ashmore : Penegasan Peringkat S&P Dan Rilis Daftar Saham Katagori HSC Menjadi Sinyal Positif
MarketNews.id- Bursa saham Indonesia mengakhiri sesi perdagangan pekan ketiga Juli 2026, dengan menc…
Sepekan Perdagangan Saham DI BEI, IHSG Naik 4,25 Persen Ke Level 6.175
MarketNews.id-Hampir semua indikator perdagangan saham pada penutupan perdagangan pekan ini alami pe…
BEI Perkuat Sinergi Dan Komitmen Pertumbuhan Berkelanjutan Melalui Rangkaian Kegiatan Strategis
MarketNews.id-PT Bursa Efek Indonesia (BEI), memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-34 pada Senin (1…
Waskita Karya (WSKT) Bakal Jadi Perusahaan Jalan Tol Kedua Setelah JSMR
MarketNews.id-Restrukturisasi usaha yang dilakukan PT Waskita Karya (WSKT) dilaksanakan secara menye…
Pemerintah Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional (MLN)
MarketNews.id- Presiden RI, Prabowo Subianto menyatakan, pemerintah akan segera meluncurkan motor li…
Presiden: Blok Masela Harus Jadi Penggerak Ekonomi Dan Kesejahteraan Indonesia Timur
MarketNews.id— Presiden Prabowo Subianto meminta, Proyek LNG (Liquefied Natural Gas) Abadi Masela di…
Berita Terbaru
Sokoguru Policy Forum : Bedah Strategi Penguatan Ketahanan Dan Transisi Energi Nasional
MarketNews.id– PT Pertamina (Persero) bersama Sustainability Center Universitas Pertamina (SCUP), menyelenggarakan kegiatan Sokoguru Policy Forum di Ballroom Grha Pertamina, Jakarta, Selasa (19/5). Forum ini menjadi wadah dialog strategis lintas sektor dalam memperkuat arah kebijakan energi nasional sekaligus mendukung agenda transisi energi berkelanjutan Indonesia. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan kerja …
Read More »Elevate 2026 : Momentum 15 Tahun Kebangkitan Pasar Modal Syariah Indonesia Menuju Kancah Global
MarketNews.id– Menandai 15 tahun perjalanan kebangkitan pasar modal syariah Indonesia yang terus berkembang dan semakin diperhitungkan di tingkat global. PT Bursa Efek Indonesia (BEI), bersama PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dengan dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menyelenggarakan rangkaian kegiatan “Elevate 2026: Indonesia …
Read More »Siapkan Pemimpin Masa Depan, Pertamina Goes to Campus 2026 Siap Jelajahi Kampus Kampus Di Indonesia
MarketNews.id-PT Pertamina (Persero), berkomitmen terus mengobarkan semangat Energizing Indonesia dengan kembali menggelar Pertamina Goes to Campus (PGTC) 2026. Program ini hadir sebagai panggung strategis bagi mahasiswa di seluruh Indonesia untuk mengasah inovasi, kompetensi, dan kepemimpinan dalam menjawab tantangan energi global yang kian dinamis. Berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya, PGTC 2026 tampil …
Read More »Siswa SMAN 28 Jakarta Antusias Sambut Program KEJAR DKI Jakarta Bersama Bank Jakarta
MarketNews.id- Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) 2026 yang digelar Bank Jakarta bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendapat sambutan positif dari para siswa SMAN 28 Jakarta. Kegiatan yang bertujuan meningkatkan literasi dan inklusi keuangan bagi pelajar itu dinilai memberikan manfaat besar untuk membangun kebiasaan menabung sejak dini. Salah satu siswi …
Read More »Tertinggi Dalam Sejarah, Cadangan Beras Pemerintah Tembus 5,37 Juta Ton
MarketNews.id- Wakil Menteri Pertanian Sudaryono mengatakan bahwa cadangan beras pemerintah telah mencapai 5,37 juta ton per 18 Mei 2026. Oleh karena itu, ia menyebut posisi stok beras pemerintah saat ini merupakan level tertinggi yang pernah diraih Indonesia sejauh ini. “Cadangan beras sampai dengan 18 Mei mencapai 5,37 juta ton, tertinggi …
Read More »RI Kecam Tindakan Israel Cegat Kapal Global Sumud Glotilla. Prioritaskan Perlindungan WNI
MarketNews.id- Pemerintah Republik Indonesia mengecam keras tindakan militer Israel yang mencegat sejumlah kapal yang tergabung dalam misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 di sekitar perairan Siprus, Mediterania Timur. Juru Bicara I Kementerian Luar Negeri RI, Yvonne Mewengkang, menegaskan bahwa hingga saat ini sedikitnya sepuluh kapal telah dikonfirmasi ditangkap …
Read More »PPRE Akan Jual 51 Persen Saham Di PT LMA Senilai Rp1,615 Triliun
MarketNews.id-Restrukturisasi usaha pasti membutuhkan pengorbanan. PT PP Presisi Tbk (PPRE), memilih melepas kepemilikan sahamnya di PT Lancarjaya Mandiri Abadi (LMA) senilai Rp1,615 Triliun. Pelepasan atau pengalihan saham ini setara dengan 75,79 persen dari ekuitas perseroan. Dengan pelepasan saham ini, PPRE berharap akan mengurangi tekanan arus kas dan beban keuangan perseroan …
Read More »IFG Dorong Generasi Muda Melek Finansial Dan Risiko
MarketNews.id- Indonesia Financial Group (IFG), kembali memperkuat komitmennya dalam mendukung pembangunan nasional melalui peningkatan literasi dan inklusi keuangan dengan menyelenggarakan program IFG Goes to School 2026 di SMP A. Wahid Hasyim – Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang.Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 900 peserta yang terdiri dari siswa kelas 7 hingga kelas …
Read More »BI : Cadangan Devisa Lebih Dari Cukup Untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah
MarketNews.id- Bank Indonesia (BI) menyatakan, cadangan devisa Indonesia masih lebih dari cukup untuk melakukan intervensi di pasar valuta asing guna menstabilkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, BI telah meningkatkan intensitas intervensi di pasar valuta asing, baik melalui pasar spot, lindung nilai, maupun forward. Namun …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal