MarketNews.id- Teladan Prima Agro (TLDN), akan mengakuisisi 100 persen saham pada Cipta Davia Mandiri senilai Rp160 miliar hingga Rp210 Miliar. Sekretaris Perusahaan TLDN Arya Wibisana menyatakan, perseroan telah meneken perjanjian jual beli saham bersyarat dengan pemilik perusahaan sasaran yakni REA Kaltim Plantations pada tanggal 22 April 2024. “ Tujuan rencana …
Read More »Dua Tahun Gerak Nyata, Deretan Alutsista Baru Perkuat Pertahanan Indonesia
MarketNews.id- Dua Tahun Gerak Nyata pemerintahan Presiden Prabowo Subianto ditandai dengan penguata…
SUV Bekas Vs Mobil Listrik Di Harga Rp250 juta. Mana Yang Bikin Buntung?
MarketNews.id- Pasar otomotif Indonesia di segmen Rp250–Rp300 jutaan kini diwarnai pilihan menarik. …
Pefindo Beri Peringkat Tertinggi idMIA-1(Superior) Buat PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen
MarketNews.id- Ditengah perekonomian global yang sangat menantang sepanjang tahun 2026 ini, PT Batav…
IHSG Kembali Bangkit Ke Level 5.278 Atau Naik 5,65 Persen
MarketNews.id-Perdagangan saham sepanjang hari ini berjalan atraktif seakan ingin mengganti perdagan…
Investasi Masuk RI Tembus Rp1.539 Per September 2026
MarketNews.id- Realisasi investasi Indonesia sepanjang Januari–September 2026 mencapai Rp1.539,2 tri…
BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan Melalui Pembiayaan Dan Pemberdayaan Jutaan UKM
MarketNews.id- Memasuki dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran R…
Mendagri Tito : Pemerintah Tak Akan Segan Tindak Perusahaan Yang Terlibat Karhutla
MarketNews. id-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan, pemerintah tidak …
Eks Mendag Muhammad Lutfi Soroti Ancaman MSCI, Singgung Dugaan Tekanan Institusi Singapura
MarketNews.id-Mantan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyoroti ancaman penurunan status pasar mod…
BEI Sesuaikan Kembali Batas Bawah Auto Rejection Efek Bersifat Ekuitas
MarketNews.id-PT Bursa Efek Indonesia (BEI), melakukan penyesuaian lanjutan terhadap ketentuan batas…
Sealion 5 Belum Memenuhi Standar Uji Keselamatan, ANCAP Kasih 3 Bintang
MarketNews.id-Mobil BYD Sealion 5, SUV plug-in hybrid (PHEV) yang dipasarkan di Australia dan Seland…
Berita Terbaru
Fast Food Indonesia Tbk (FAST) Alami Kerugian Di 2024 Sebesar Rp796,71 Miliar
MarketNews.id- Fast Food Indonesia (FAST), alami penyusutan pendapatan sedalam 17,8 persen secara tahunan menjadi Rp4,875 triliun pada tahun 2024. Pasalnya, penjualan makanan dan minuman turun sedalam 17,8 persen secara tahunan menjadi Rp4,854 triliun. Senasib, komisi atas penjualan konsinyasi merosot 18,7 persen secara tahunan menjadi Rp19,571 miliar. Walau beban pokok penjualan …
Read More »Indeks Merangkak Ke Posisi 7.000 an.. Investor Institusi Seperti Taspen Dan BPJS Masuk BEI
MarketNews.id-Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), tengah berupaya kembali mencapai level 7.000.an, setelah turun ke level 6.000 an pada awal Februari 2025. Investor mengharapkan pasar kembali bergairah sehingga IHSG kembali berada di zona 7.000-an. Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman kembali menjelaskan bahwa IHSG dipengaruhi beberapa faktor. “ Ada …
Read More »Agar Bisa Bagikan Dividen, Bumi Resources (BUMI) Ajukan Lagi Rencana Hapus Defisit USD2, 283 Miliar
MarketNews.id- Bumi Resources (BUMI), kembali berencana menghapus defisit sedalam USD2,283 miliar sehingga dapat memenuhi salah satu syarat membagikan dividen. Caranya, BUMI melakukan kuasi reorganisasi menggunakan posisi agio saham yang merupakan selisih lebih antara setoran modal dengan nilai nominal saham. “Agar dapat membayar dividen, Perseroan akan melakukan restrukturisasi terhadap modal melalui …
Read More »Indeks Saham Sudah Balik Kembali Ke Posisi 6.500 Sebelum Kebijakan Tarif Trump
MarketNews.id- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), naik 92,23 poin atau 1,43 persen ke level 6.538,27 pada penutupan bursa sore ini, Selasa 22 April 2025. Berdasarkan data idxmobile, investor melakukan 1,085 juta kali transaksi senilai Rp9,791 triliun atas 17,27 miliar saham. Sebanyak 396 saham mengguat, 335 saham tetap pada harga penutupan …
Read More »Kementrian Keuangan Diminta Segera Terapkan Pajak Karbon
MarketNews.id- Kementerian Keuangan Kembali diingatkan, untuk segera menerapkan pajak karbon sebagai langkah mencapai net zero emisi atau nihil emisi tahun 2060. Terbaru, Wakil Ketua Umum MPR RI, Mohammad Eddy Dwiyanto Soeparno mengingatkan kementerian keuangan bahwa regulasi pajak karbon telah tersedia menunggu pelaksanaannya. “ Tarif pajak Indonesia sudah ditetapkan Rp30 …
Read More »Dharma Polimetal Bagi Dividen 2024 Sebesar Rp 202 Per Saham Setara 35 Persen Dari Laba Bersih
MarketNews.id- Dharma Polimetal (DRMA), membagikan dividen tunai sebesar Rp202 Per Saham kepada para investor pemegang saham Perseroan. President Direktur Dharma Polimetal, Irianto Santoso menyampaikan, nilai dividen yang dibagikan tersebut setara 35 persen dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp579,3 miliar. “Pembagian …
Read More »Bank BTPN Syariah Bagaikan Dividen Tunai Tahun Buku 2024 Rp34,5 Per Saham
MarketNews.id- Bank BTPN Syariah (BTPS) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp34,5 per saham atau setara 3,5 persen yield dividen jika mengacu harga BTPS pada penutupan perdagangan bursa tanggal 21 April 2025. Investor berminat dengan dividen ini wajib tercantum dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) BTPS pada penutupan bursa tanggal 28 April …
Read More »Lippo Cikarang Tbk (LPCK) Akan Lanjutkan Pembangunan Kota Miekarta
MarketNews.id- Lippo Cikarang (LPCK), akan melanjutkan pembangunan kota Meikarta dengan berbekal setoran modal Rp1,2 triliun berasal induk usahanya Kemuning Satiatama, perusahaan dengan penerima manfaat akhir dan pengendali James Tjahaja Riady. Caranya, LPCK terlebih dahulu menerbitkan 2.974.356.000 saham baru bernominal Rp500 per lembar atau setara 52,61 persen dari modal ditempatkan dan …
Read More »BPS : Neraca Perdagangan RI Surplus USD4,33 Miliar Di Maret 2025
MarketNews.id.- Badan Pusat Statistik(BPS) mengumumkan, Neraca perdagangan Indonesia Maret 2025 mengalami surplus USD4,33 miliar. Melansir keterangan resmi BPS, Senin 21 April 2025 bahwa surplus berasal dari transaksi perdagangan sektor nonmigas senilai USD6miliar, sementara sektor migas defisit USD1,67 miliar. Jika diukur dari awal tahun sampai Maret 2025, neraca perdagangan Indonesia juga …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal