MarketNews.id- Unilever Indonesia (UNVR), alami penyusutan penjualan sedalam 6,09 persen secara tahunan menjadi Rp9,465 triliun pada akhir Maret 2025. Pasalnya, penjualan ke pasar dalam negeri turun 6,6 persen secara tahunan menjadi Rp9,142 triliun. Tapi nilai ekspor tumbuh 12,5 persen secara tahunan menjadi Rp322,67 miliar. Walau harga pokok penjualan berkurang 2,7 …
Read More »IHSG Kembali Bangkit Ke Level 5.278 Atau Naik 5,65 Persen
MarketNews.id-Perdagangan saham sepanjang hari ini berjalan atraktif seakan ingin mengganti perdagan…
Investasi Masuk RI Tembus Rp1.539 Per September 2026
MarketNews.id- Realisasi investasi Indonesia sepanjang Januari–September 2026 mencapai Rp1.539,2 tri…
BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan Melalui Pembiayaan Dan Pemberdayaan Jutaan UKM
MarketNews.id- Memasuki dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran R…
Mendagri Tito : Pemerintah Tak Akan Segan Tindak Perusahaan Yang Terlibat Karhutla
MarketNews. id-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan, pemerintah tidak …
Eks Mendag Muhammad Lutfi Soroti Ancaman MSCI, Singgung Dugaan Tekanan Institusi Singapura
MarketNews.id-Mantan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyoroti ancaman penurunan status pasar mod…
BEI Sesuaikan Kembali Batas Bawah Auto Rejection Efek Bersifat Ekuitas
MarketNews.id-PT Bursa Efek Indonesia (BEI), melakukan penyesuaian lanjutan terhadap ketentuan batas…
Sealion 5 Belum Memenuhi Standar Uji Keselamatan, ANCAP Kasih 3 Bintang
MarketNews.id-Mobil BYD Sealion 5, SUV plug-in hybrid (PHEV) yang dipasarkan di Australia dan Seland…
BEI Keluarkan Saham HSC Agar Tidak Masuk Dalam Perhitungan IHSG
MarketNews.id-PT Bursa Efek Indonesia (BEI), terus melakukan konsultatif dengan pihak MSCI agar memi…
Suzuki Recall 9.024 Satria Pro Dan F150. Rangka Dan Tangki Jadi Fokus Pemeriksaan
MarketNews.id- Pemilik motor Suzuki Satria Pro dan Satria F150 patut waspada dan segera memeriksa ke…
Redam Gejolak Pasar, BEI Sesuaikan Batas Bawah Auto Rejection Bersifat Ekuitas
MarketNews.id- Dalam rangka memastikan perdagangan efek dapat berjalan secara teratur, wajar dan efi…
Berita Terbaru
127 Emiten Dapat Peringatan Pertama Dari BEI Lantaran Telat Lapor Kinerja Tahun 2024
MarketNews.id- Bursa Efek Indonesia (BEI), melayangkan surat peringatan I atau pertama kepada 127 emiten sebagai sanksi keterlambatan penyampaian laporan keuangan tahun buku 2024 telah audit. BEI menjatuhkan sanksi guna menjalankan Ketentuan II.6.1. Peraturan Bursa Nomor I-H tentang Sanksi yang mengatur bahwa Bursa akan memberikan Peringatan Tertulis I atas keterlambatan penyampaian …
Read More »Eagle High Plaantations Akan Hapus Defisit Rp4 Triliun, Agar Dapat Kasih Dividen Buat Pemegang Saham
MarketNews.id- Emiten milik Peter Sondakh, Eagle High Plantations (BWPT) tengah berupaya memenuhi syarat untuk membagikan dividen sehingga meningkatkan minat serta daya tarik untuk memegang BWPT. Terlebih dahulu, BWPT harus menghapus defisit sedalam Rp4,069 triliun per 31 Desember 2024 dengan cara kuasi reorganisasi. “Dengan tidak adanya saldo defisit maka akan memunculkan harapan …
Read More »Prabowo Kembali Singgung Investor Saham. Kali Ini Sebut Berjasa
MarketNews.id- Presiden RI, Prabowo Subianto kembali menyinggung soal pasar modal pada kegiatan pada Gerakan Menanam Padi Serentak di 14 Provinsi di Desa Simpang Pelabuhan Dalam, Ogan Ilir, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu 23 April 2025. Seperti sebelumnya, Prabowo membandingkan antara pentingnya pangan dengan pasar saham selalu bergerak tak menentu diterpa sentimen positif …
Read More »Bank SMBC Indonesia (BTPN) Bagi Dividen Tunai Rp52,85 Per Saham Tahun Buku 2024
MarketNews.id- Bank SMBC Indonesia (BTPN), akan tebar dividen senilai Rp52,85 per lembar saham atau menawarkan yield dividen sekitar 2,56 persen bila mengacu harga BTPN pada penutupan perdagangan tanggal 22 April 2025. Dengan demikian total pembayaran dividen sebesar Rp562,6 miliar atau setara 20 persen dari laba bersih tahun 2024 sebesar Rp2,813 …
Read More »Indeks Saham Kembali Terkerek 1,47 Persen Di Level 6.634
MarketNews.id- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), naik 96,11 poin atau 1,47 persen ke level 6.634,38 pada penutupan perdagangan sore ini, Rabu 23 April 2025. Berdasarkan data idxmobile, investor melakukan 1,273 juta kali transaksi senilai Rp13,63 triliun atas 20,91 miliar saham. Sebanyak 437 saham berada di zona hijau, 320 saham tetap …
Read More »Medco Siapakan Dana Rp408 Miliar Buat Buyback Saham Untuk Karyawan Dan Manajemen
MarketNews.id- Medco Energi Internasional (MEDC), akan memberikan saham kepada karyawan dan manajemen senilai USD 25 Juta. Terlebih Dahulu, MEDC melakukan pembelian kembali atau buyback saham telah dikeluarkan senilai USD25 juta atau setara Rp 408 miliar. Manajemen emiten migas milik Keluarga Panigoro ini menjelaskan bahwa berupaya untuk senantiasa meningkatkan nilai pemegang …
Read More »Dana Hasil IPO TLDN Tersisa Rp201,6 Miliar, Akan Digunakan Akuisisi Kebun Sawit
MarketNews.id- Teladan Prima Agro (TLDN), akan mengakuisisi 100 persen saham pada Cipta Davia Mandiri senilai Rp160 miliar hingga Rp210 Miliar. Sekretaris Perusahaan TLDN Arya Wibisana menyatakan, perseroan telah meneken perjanjian jual beli saham bersyarat dengan pemilik perusahaan sasaran yakni REA Kaltim Plantations pada tanggal 22 April 2024. “ Tujuan rencana …
Read More »Fast Food Indonesia Tbk (FAST) Alami Kerugian Di 2024 Sebesar Rp796,71 Miliar
MarketNews.id- Fast Food Indonesia (FAST), alami penyusutan pendapatan sedalam 17,8 persen secara tahunan menjadi Rp4,875 triliun pada tahun 2024. Pasalnya, penjualan makanan dan minuman turun sedalam 17,8 persen secara tahunan menjadi Rp4,854 triliun. Senasib, komisi atas penjualan konsinyasi merosot 18,7 persen secara tahunan menjadi Rp19,571 miliar. Walau beban pokok penjualan …
Read More »Indeks Merangkak Ke Posisi 7.000 an.. Investor Institusi Seperti Taspen Dan BPJS Masuk BEI
MarketNews.id-Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), tengah berupaya kembali mencapai level 7.000.an, setelah turun ke level 6.000 an pada awal Februari 2025. Investor mengharapkan pasar kembali bergairah sehingga IHSG kembali berada di zona 7.000-an. Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman kembali menjelaskan bahwa IHSG dipengaruhi beberapa faktor. “ Ada …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal