MarketNews.id– Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kembali menegaskan senantiasa meningkatkan kualitas Pengawasan emiten serta melakukan upaya penguatan penelaahan. Hal itu sebagai tanggapan pernyataan Menteri keuangan, Sri Mulyani meminta OJK juga ikut bertanggungjawab atas bila ada surat berharga kemudian tidak berharga, pada saat peresmian pembukaan perdagangan bursa awal 2025 Berdasarkan laman BEI, …
Read More »BEI Implementasikan Liquidity Provider Saham, Hadirkan Kuotasi Perdana Atas Lima Saham
MarketNews.id-PT Bursa Efek Indonesia (BEI), resmi memulai implementasi kuotasi Liquidity Provider s…
BPD Didorong Naik Kelas : Dari Pengelola Dana Menjadi Orkestrator Pertumbuhan Ekonomi Daerah
MarketNews.id-Bank Pembangunan Daerah (BPD) didorong untuk melakukan transformasi peran secara funda…
Sepekan Perdagangan Saham Di BEI Indeks Naik 2,35 Persen Ke Level 7.634
MarketNews.id-Perdagangan saham Di Bursa Efek Indonesia (BEI), dalam sepekan terakhir catatkan kiner…
Dua Kapal Pertamina, Pride Dan Gamsunoro Bersiap Melintas Selat Hormuz
MarketNews.id– PT Pertamina International Shipping (PIS), mengumumkan bahwa dua kapal miliknya yang …
Iran Buka Selat Hormuz, Stabilitas Energi Indonesia Kian Terjamin
MarketNews.id— Pengumuman Pemerintah Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz sebagai rute pelayaran …
BI : Aktivitas Manufaktur Masuk Fase Ekspansif Dengan PMI Di Level 52,03 Persen Di Triwulan I 2026.
MarketNews.id- Aktivitas sektor manufaktur dalam tiga bulan pertama tahun ini masuk dalam fase ekspa…
IFG Apresiasi Kinerja Jamkrindo, Dorong UMKM Naik Kelas Secara Berkelanjutan
MarketNews.id- Indonesia Financial Group (IFG), mengapresiasi kinerja PT Jaminan Kredit Indonesia (J…
Kumpulkan Pelaku Industri Plastik, Pemerintah Komitmen Jaga Stabilitas Pasokan Nasional
MarketNews.id- Pemerintah terus memantau perkembangan dinamika geopolitik global, termasuk situasi d…
Bahlil : Eksekusi Izin Usaha Tambang Nakal Dilanjutkan
MarketNews.id— Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan, telah m…
Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Minyak Goreng Dengan Kebijakan DMO
MarketNews.id-Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan, kewajiban distribusi domestic market obli…
Berita Terbaru
Dian Swastika Sentosa Tbk (DSSA) Dapat Pinjaman Dari Bank BNI Rp1 Triliun
MarketNews.id– Dian Swastatika Sentosa (DSSA), mendapat fasilitasnya kredit Rp1 triliun dari Bank Negara Indonesia (BBNI) pada tanggal 6 Februari 2025. Direktur DSSA, Hermawan Tarjono menyampaikan fasilitas kredit ini akan digunakan untuk membiayai kebutuhan umum seperti operasional dan pengembangan anak usaha. “Fasilitas ini menyebabkan rasio bersih utang terhadap ekuitas meningkat menjadi …
Read More »Saham Barito Grup Milik Prajogo Serentak Turun. Indeks Ikut Turun -2, 2 Persen Di Sesi Pertama
MarketNews.id- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) amblas 151,11 poin atau -2,2 persen ke level 6,724,43 pada penutupan perdagangan bursa sesi pertama, Jumat 7 Februari 2025. Mengacu data idxmobile, investor melakukan 755,7 ribu kali transaksi senilai Rp7,221 triliun atas 9,456 miliar saham. Adapun saham saham dengan kapitalisasi besar penekan IHSG antara …
Read More »Ini Inovasi PHR Untuk Ketahanan Energi Nasional
MarketNews.id- Mengawali tahun 2025, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) bergerak cepat dalam upaya meningkatkan produksi minyak di Zona Rokan. PHR berhasil melaksanakan Put On Injection (POI) pertama pada proyek Enhanced Oil Recovery (EOR) atau steamflood di lapangan North Duri Develelopment (NDD) A14, pada Selasa 14 Januari 2025. Keberhasilan penerapan metode …
Read More »DEWA Akhirnya Naikkan Harga Jadi Rp 75 Per Saham Buat Konversi Utang
MarketNews.id- Darma Henwa (DEWA), menaikan harga pelaksanaan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement guna konversi utang menjadi Rp75 per lembar dari Rp65 per helai. Direktur DEWA, Ahmad Hilyadi menyampaikan, perubahan tersebut tertuang dalam perubahan perjanjian pertama dengan kedua kreditur perseroaan yakni Madhani Talatah Nusantara dan …
Read More »OJK Tata Ulang Kegiatan Operator Bursa
MarketNews.id-Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tata ulang kegiatan operator bursa dengan menambah jasa yang dapat dilakukan oleh operator pasar modal. Caranya dengan menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 32 Tahun 2024 tentang Pengembangan dan Penguatan Transaksi dan Lembaga Efek (POJK 32/2024). OJK meyakini, dengan beleid baru ini dapat meningkatkan integritas …
Read More »Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) Kantongi Laba Bersih Rp 7,005 Triliun Di 2024
MarketNews.id- Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), mencatatkan pertumbuhan hak bagi hasil 7,4 persen secara tahunan menjadi Rp17,409 triliun pada akhir tahun 2024. Ditambah pendapatan usaha lainnya naik 32,1 persen secara tahunan jadi Rp5,556 triliun pada akhir Desember 2024. Walau beban usaha bengkak 14,7 persen secara tahunan menjadi Rp11,793 triliun. Menariknya, …
Read More »Sepanjang 2024, BSDE Raih Prapenjualan Sebesar Rp 9,72 Triliun, Naik Dua Persen
MarketNews.id- Bumi Serpong Damai (BSDE), mencatatkan prapenjualan sebesar Rp9,72 triliun pada tahun 2024. Angka ini melampaui target yang telah ditetapkan sebesar Rp9,5 triliun, sekaligus mencerminkan pertumbuhan sebesar dua persen dibandingkan dengan realisasi prapenjualan tahun 2023 sebesar Rp9,5 triliun. Direktur BSDE, Hermawan Wijaya menyatakan pencapaian ini menjadi dorongan positif menuju tahun …
Read More »KInerja RSM Tumbuh Enam Persen Jadi Rp161 Triliun Di 2024
MarketNews.id-RSM, penyedia jasa assurance (jasa audit), pajak dan konsultan keuangan mencatatkan pendapatan sebesar USD 10 miliar, atau setara Rp 161 triliun pada tahun 2024. Hasil itu tumbuh 6 persen secara tahunan. Chief Executive Partner RSM Indonesia dan anggota dari RSM Internasional, Amir Abadi Jusuf menyampaikan bahwa pencapaian RSM secara global mencerminkan …
Read More »XL Axiata Berhasil Raih Laba Bersih Sebesar Rp1,85 Triliun Atau Naik 45 Persen Di 2024
MarketNews.id- XL Axiata (EXCL) mencatatkan pertumbuhan pendapatan 6,1 persen secara tahunan menjadi Rp 34,39 triliun pada tahun 2024. Peningkatan pendapatan tersebut kemudian mendorong pertumbuhan EBITDA 13 persen secara tahunan menjadi Rp 17,88 triliun, dengan EBITDA margin yang meningkat menjadi 52 persen. Akhirnya, Presiden Direktur EXCL, Dian Siswarini melaporkan laba bersih …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal