MarketNews.id- Cikarang Listrindo (POWR), melaporkan tengah mengalami gangguan pasokan gas dari pemasok gas Perseroan. Sehingga tengah dihitung dampaknya terhadap kondisi keuangan. Sekretaris Perusahaan POWR, Rani Maheswari Miraza menyampaikan selama ini perseroan mendapat pasokan gas dari Pertamina EP (“PEP”) dan Perusahaan Gas Negara (PGAS) berdasarkan kontrak pasokan gas yang berlaku masing-masing …
Read More »Dua Kapal Pertamina, Pride Dan Gamsunoro Bersiap Melintas Selat Hormuz
MarketNews.id– PT Pertamina International Shipping (PIS), mengumumkan bahwa dua kapal miliknya yang …
Iran Buka Selat Hormuz, Stabilitas Energi Indonesia Kian Terjamin
MarketNews.id— Pengumuman Pemerintah Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz sebagai rute pelayaran …
BI : Aktivitas Manufaktur Masuk Fase Ekspansif Dengan PMI Di Level 52,03 Persen Di Triwulan I 2026.
MarketNews.id- Aktivitas sektor manufaktur dalam tiga bulan pertama tahun ini masuk dalam fase ekspa…
IFG Apresiasi Kinerja Jamkrindo, Dorong UMKM Naik Kelas Secara Berkelanjutan
MarketNews.id- Indonesia Financial Group (IFG), mengapresiasi kinerja PT Jaminan Kredit Indonesia (J…
Kumpulkan Pelaku Industri Plastik, Pemerintah Komitmen Jaga Stabilitas Pasokan Nasional
MarketNews.id- Pemerintah terus memantau perkembangan dinamika geopolitik global, termasuk situasi d…
Bahlil : Eksekusi Izin Usaha Tambang Nakal Dilanjutkan
MarketNews.id— Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan, telah m…
Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Minyak Goreng Dengan Kebijakan DMO
MarketNews.id-Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan, kewajiban distribusi domestic market obli…
Apresiasi IMF Dan Investor Global Atas Kinerja Ekonomi RI, Momentum Perkuat Kedaulatan RI
MarketNews.id- Apresiasi dari Dana Moneter Internasional (IMF) dan investor global yang menempatkan …
Blok Mahakam Tambah Kapasitas Produksi Gas 20 MMSCFD. Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Nasional
MarketNews.id-Di tengah dinamika geopolitik global yang masih membayangi stabilitas pasokan energi d…
Indonesia Akan Dapat Pasokan Minyak Mentah Dari Rusia
MarketNews.id- Sebagai tindak lanjut pembicaraan tingkat tinggi antara Presiden Republik Indonesia P…
Berita Terbaru
Indeks Saham Kembali Naik 0,49 Persen Ke Level 7.931,25 Sore Ini
MarketNews.id-Indek Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 38,34 poin atau 0,49 persen ke level 7.931,25 pada penutupan bursa sore ini, Kamis 14 Agustus 2025. Berdasarkan data idxmobile, investor melakukan 2,119 juta kali transaksi senilai Rp17,89 triliun atas 39,88 miliar saham.BBCA mencetak transaksi Rp1,084 triliun, menjadi saham paling banyak ditransaksikan secara nilai …
Read More »MBMA Terbitkan Surat Utang Senilai Rp3,71 Triliun Dalam Dua Seri Dengan Bunga 8,75 Hingga 9,25 Persen
MarketNews.id-Perusahaan Tambang nikel milik Winato Kartono, Merdeka Battery Materials (MBMA), tengah mencari dana untuk membayar lebih cepat surat utang senilai USD140 juta.Caranya, MBMA akan menerbitkan dua surat utang dengan total nilai Rp3,71 triliun. Rincianya, MBMA menawarkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap II 2025 sebanyak banyaknya Rp1,94 triliun berperingkat idA dari Pefindo …
Read More »BRMS Akan Bagi Dividen Bila Aturan Kuasi Organisasi Tidak Perlu Ijin OJK Lagi
MarketNews.id- Bumi Resources Minerals (BRMS), menantikan perubahan peraturan kuasai reorganisasi untuk mempertimbangkan melaksanakanya sebagai salah satu syarat untuk dapat membagikan dividen. Direktur BRMS, Herwin Wahyu Hidayat mengaku mendengar kabar OJK tengah mengodok perubahan peraturan kuasi reorganisasi. Salah satu hal yang penting perubahannya yakni rencana kuasi reorganisasi hanya perlu restu pemodal mayoritas …
Read More »Green Era Energy (GEE) Untung Ribuan Persen Jual Saham BREN
MarketNews.id- Green Era Energy, perusahaan milik Nancy Pangestu kembali mendulang cuan ribuan persen dari menjual saham BREN ( Barito Renewables Energy). Terbaru, Green Era Energy menjual 8.317.000 lembar atau 0,00621 persen kepemilikan pada BREN dalam 3 transaksi senilai Rp75,88 miliar. jelasnya, transaksi pada tanggal 11,12, dan 13 Agustus 2025 tersebut …
Read More »Akumulasi Kerugian Yang Diderita GOTO Capai Rp214,72 Triliun Per Juni 2025
MarketNews.id-Goto Gojek Tokopedia (GOTO), membukukan peningkatan pendapatan 10,3 persen secara tahunan menjadi Rp8,5 triliun pada akhir Juni 2025. Bila dirinci, pendapatan jasa pengiriman meningkat 3,3 persen secara tahunan menjadi Rp2,75 triliun. Bahkan pendapatan dari pinjaman melonjak 146,5 persen secara tahunan menjadi Rp1,64 triliun. Tapi pendapatan imbalan jasa merosot 6,1 persen …
Read More »Indeks Saham Catat Rekor Lagi Di Level 7.892,91 Naik 1,3 Persen
MarketNews.id- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 101,21 poin atau 1,3 persen ke level 7.892,91 pada penutupan bursa sore ini, Rabu 13 Agustus 2025. Berdasarkan data idxmobile, investor melakukan 2,179 juta kali transaksi senilai Rp20,72 triliun atas 35,57 miliar saham. TLKM mencetak nilai transaksi Rp1,55 triliun di pasar reguler, menjadi saham …
Read More »Upaya Balik Modal Ala Madhani Talatah Nusantara Dari Piutang Di Darma Henwa (DEWA)
MarketNews.id- Madhani Talatah Nusantara, tengah berupaya meningkatkan imbal hasil dari pinjaman usaha yang pernah diberikan kepada Darma Henwa (DEWA), emiten grup Bakrie yang bergerak dibidang jasa pertambangan. Caranya, Madhani Talatah Nusantara menjual saham DEWA hasil konversi surat utang. Terbaru, perusahaan itu menjual 2.638.917.000 lembar atau 6,49 persen kepemilikan pada DEWA pada …
Read More »OJK Terbitkan Panduan Perlindungan Konsumen Keuangan Digital
MarketNews.id- Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menerbitkan dokumen Pedoman Keamanan Siber Penyelenggara Perdagangan Aset Keuangan Digital (AKD) guna terciptanya ekosistem yang seimbang antara inovasi, ketahanan siber, dan pelindungan konsumen, demi kemajuan sektor keuangan digital di Indonesia. Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto (IAKD) OJK, …
Read More »SMMA Jual Obligasi Berkelanjutan III Tahap III Tahun 2025 Sebesar Rp300 Miliar
MarketNews.id- Sinarmas Multiartha (SMMA), tengah mencari dana untuk melunasi utang sebesar Rp305,1 miliar yang akan jatuh tempo pada tanggal 26 Agustus 2025. Caranya, emiten induk usaha jasa keuangan grup Sinarmas ini akan menawarkan Obligasi Berkelanjutan III Sinar Mas Multiartha Tahap III tahun 2025 senilai Rp300 miliar. Surat utang dengan peringkat …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal