MarketNews.id Jelang akhir tahun, buat perusahaan publik, sudah menyiapkan langkah baru guna memperluas pasar dan meningkatkan kinerja. PT Jaya Swarasa Agung Tbk (TAYS) telah menyiapkan langkah strategis guna memperbesar pendapatan dan laba perusahaan. Diantaranya menjalin kerjasama sama dengan perusahaan ritel lokal maupun asing. Emiten makanan ringan PT Jaya Swarasa Agung …
Read More »Sah! Hasyim Lepas Saham WIFI Senilai Rp4,06 Triliun. Harga Jual 180 Persen Di Atas Pasar
MarketNews.id- PT Investasi Sukses Bersama, perusahaan terafiliasi Hashim Djojohadikusumo, melepas 1…
Dua Tahun Gerak Nyata, Deretan Alutsista Baru Perkuat Pertahanan Indonesia
MarketNews.id- Dua Tahun Gerak Nyata pemerintahan Presiden Prabowo Subianto ditandai dengan penguata…
SUV Bekas Vs Mobil Listrik Di Harga Rp250 juta. Mana Yang Bikin Buntung?
MarketNews.id- Pasar otomotif Indonesia di segmen Rp250–Rp300 jutaan kini diwarnai pilihan menarik. …
Pefindo Beri Peringkat Tertinggi idMIA-1(Superior) Buat PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen
MarketNews.id- Ditengah perekonomian global yang sangat menantang sepanjang tahun 2026 ini, PT Batav…
IHSG Kembali Bangkit Ke Level 5.278 Atau Naik 5,65 Persen
MarketNews.id-Perdagangan saham sepanjang hari ini berjalan atraktif seakan ingin mengganti perdagan…
Investasi Masuk RI Tembus Rp1.539 Per September 2026
MarketNews.id- Realisasi investasi Indonesia sepanjang Januari–September 2026 mencapai Rp1.539,2 tri…
BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan Melalui Pembiayaan Dan Pemberdayaan Jutaan UKM
MarketNews.id- Memasuki dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran R…
Mendagri Tito : Pemerintah Tak Akan Segan Tindak Perusahaan Yang Terlibat Karhutla
MarketNews. id-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan, pemerintah tidak …
Eks Mendag Muhammad Lutfi Soroti Ancaman MSCI, Singgung Dugaan Tekanan Institusi Singapura
MarketNews.id-Mantan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyoroti ancaman penurunan status pasar mod…
BEI Sesuaikan Kembali Batas Bawah Auto Rejection Efek Bersifat Ekuitas
MarketNews.id-PT Bursa Efek Indonesia (BEI), melakukan penyesuaian lanjutan terhadap ketentuan batas…
Berita Terbaru
Asuransi Ramayana Optimistik Dapat Lalui Tahun 2023 Meski Ada Potensi Krisis Ekonomi
MarketNews.id Pengalaman adalah guru yang paling baik. Belajar dari tiga kali krisis ekonomi yang pernah melanda Indonesia, jadi salah satu modal PT Asuransi Ramayana Tbk (ASRM) dalam menghadapi krisis yang bakal terjadi di 2023 mendatang. Dasarnya, PT Asuransi Ramayana Tbk sudah melewati krisis sejak 1998, 2008 dan 2020 dan mampu …
Read More »Bank BRI (BBRI) Gandeng Indonesia Eximbank Guna Layani Eksportir Nasional
MarketNews,id PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), kembali buat terobosan guna menjaring potensi nasabah pelaku eksportir nasional. Fasilitas yang diberikan berupa pembiayaan untuk eksportir khususnya UMKM agar tetap resilient dan dapat mengembangkan bisnisnya melalui kegiatan ekspor. Fasilitas ini termasuk yang pertama dilingkungan bank BUMN. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) …
Read More »Pefindo Tetapkan Rating PT Integra Indocabinet Tbk (WOOD) IdA Dengan Prospek Stabil
MarketNews.id Obligasi dengan Peringkat Single A atau idA termasuk peringkat obligasi yang paling diminati oleh investor obligasi. Peringkat ini biasanya menawarkan tingkat bunga yang lebih tinggi dibandingkan obligasi dengan peringkat idAA selain itu punya tingkat risiko yang lebih rendah. PT Integra Indocabinet mendapat peringkat dari Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) idA …
Read More »PT PP Presisi Tbk (PPRE) Dapat Tambahan Kontrak Baru Senilai Rp 1,8 Triliun
MarketNews.id Kontrak kerja merupakan urat nadi buat perusahaan jasa konstruksi seperti PT PP Presisi Tbk. Belum lama ini, BUMN konstruksi ini mendapat jasa kontrak proyek tambang nikel pada proyek Weda Bay nikel di Halmehera senilai Rp1,8 triliun. PT PP Presisi Tbk (PPRE), mendapatkan kontrak jasa tambang nikel pada proyek Weda …
Read More »PUPR : Ketidakpastian Pasar Baja, Buat Utilitas Produsen Baja Rendah
MarketNews.id Transparansi antara produsen baja nasional dengan konsumen baja belum tertata dengan baik. Akibatnya, baik produsen baja nasional maupun konsumen tidak terjalin komunikasi yang efektif hingga menghasilkan sinergi positif. Akibat tidak sinkronnya informasi, produsen baja sulit memastikan kebutuhan baja nasional hingga tingkat utilitas produsen baja sulit optimal. Kementerian Pekerjaan Umum …
Read More »Sepekan Perdagangan Saham Di BEI Indeks Saham Terkoreksi 4,35 Persen
MarketNews.id Hampir seluruh indikator perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) alami penurunan signifikan. Bahkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi dalam hingga 4,35 persen. Hampir sebagian saham dalam kapitalisasi saham besar alami penurunan di sponsori saham teknologi. Selama sepekan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) atau periode 5-9 Desember 2022, …
Read More »SRO Pasar Modal Lakukan CSR Tanam Pohon Dan Bantuan Program Penurunan Stunting Di Kalsel
MarketNews.id Self-Regulatory Organization (SRO) yang terdiri dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), kembali menyelenggarakan kegiatan corporate social responsibility (CSR) dalam rangka 45 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia (HUT ke-45 Pasar Modal Indonesia). Pada kesempatan kali ini, …
Read More »Medco Power Indonesia Siap Lepas Sukuk Senilai Rp600 Miliar
MarketNews.id Penerbit surat utang dalam bentuk Sukuk masih jadi pilihan menarik buat dunia usaha. PT Medco Power Indonesia anak usaha dari PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) berencana menerbitkan Sukuk Wakalah berkelanjutan I Tahap II -2022 sebesar Rp 600 miliar dengan tingkat imbal hasil berkisar Rp12, 38 miliar sampai Rp42, …
Read More »BI : Pekan Kedua Desember 2022 Inflasi Diperkirakan Capai 0,37 Persen
MarketNews.id Dalam tiga bulan berturut-turut, tingkat inflasi secara bulanan konsisten menurun. Kondisi ini diharapkan sebagai sinyal bahwa kita sudah melewati puncak inflasi dan berharap laju inflasi terus menurun jadi sekitar 3 persen plus minus 1 persen. Bank Indonesia seperti biasanya melakukan survei laju inflasi tiap pekannya. Untuk pekan kedua bulan …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal