MarketNews.id-Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KIS Indonesia/KISI) pertama kali memperkenalkan Waran Terstruktur pertamanya pada 2 Juli 2024 lalu. Hingga saat ini, telah ada 49 Waran Terstruktur yang diterbitkan oleh perusahaan sekuritas asal Korea Selatan, dan akan ada 11 Waran Terstruktur terbaru yang dicatatkan pada 11 Oktober 2024. Waran Terstruktur yang …
Read More »BEI Sesuaikan Kriteria Evaluasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
MarketNews,id– PT Bursa Efek Indonesia (BEI), telah melakukan penyesuaian atas kriteria evaluasi Ind…
Low Tuck Kwong Sumbang Dana Beasiswa Rp1,7 Triliun Buat Singapura
MarketNews.id- Mantan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Muhammad Lutfi, mempertanyakan manfaat…
Prabowo : Perusahaan Asing Harus Bertanggung Jawab Atas Karhutla, Kita Siap Cabut Izinnya
MarketNews.id— Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa, pemerintah akan menindak tegas perusah…
Direktur Keuangan Dan Strategi Bank Jakarta, Basaria Martha Juliana Raih Penghargaan 4th Indonesia Most Innovative CFO Award 2026
MarketNews.id- Bank Jakarta berkomitmen untuk terus memperkuat pengelolaan keuangan yang prudent, ta…
Sah! Hasyim Lepas Saham WIFI Senilai Rp4,06 Triliun. Harga Jual 180 Persen Di Atas Pasar
MarketNews.id- PT Investasi Sukses Bersama, perusahaan terafiliasi Hashim Djojohadikusumo, melepas 1…
Dua Tahun Gerak Nyata, Deretan Alutsista Baru Perkuat Pertahanan Indonesia
MarketNews.id- Dua Tahun Gerak Nyata pemerintahan Presiden Prabowo Subianto ditandai dengan penguata…
SUV Bekas Vs Mobil Listrik Di Harga Rp250 juta. Mana Yang Bikin Buntung?
MarketNews.id- Pasar otomotif Indonesia di segmen Rp250–Rp300 jutaan kini diwarnai pilihan menarik. …
Pefindo Beri Peringkat Tertinggi idMIA-1(Superior) Buat PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen
MarketNews.id- Ditengah perekonomian global yang sangat menantang sepanjang tahun 2026 ini, PT Batav…
IHSG Kembali Bangkit Ke Level 5.278 Atau Naik 5,65 Persen
MarketNews.id-Perdagangan saham sepanjang hari ini berjalan atraktif seakan ingin mengganti perdagan…
Investasi Masuk RI Tembus Rp1.539 Per September 2026
MarketNews.id- Realisasi investasi Indonesia sepanjang Januari–September 2026 mencapai Rp1.539,2 tri…
Berita Terbaru
BEI : Ada 27 Perusahaan Dalam Antrian IPO, Sektor Energi Paling Banyak
MarketNews.id-Minat dunia usaha untuk mendapatkan dana murah dari pasar modal tidak pernah surut. Dari tahun ke tahun jumlah perusahaan IPO terus bertambah. Hingga pekan pertama Oktober 2024, masih ada 27 perusahaan yang masih antri untuk bursa. Bila diasumsikan ke 27 perusahaan ini masuk, maka jumlah emiten baru akan mencapai 67 …
Read More »Pangsa Pasar Astra Internasional Tbk (ASII) Tetap 55 Persen Di September 2024
MarketNews.id-Tren penurunan penjualan kendaraan baru di September 2024 terus berlangsung. Hampir seluruh pemegang merk jenis kendaraan alami penurunan penjualan dalam beberapa bulan terakhir. Hal ini sejalan dengan turunnya daya beli masyarakat yang tercermin dari terjadinya deflasi dalam lima bulan berturut-turut. Penurunan penjualan juga terjadi di Astra Internasional Tbk (ASII), dimana …
Read More »Jumlah Investor Pasar Modal Tembus 14 Juta SID
MarketNews.id-PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan bangga mengumumkan pencapaian terbaru, yakni jumlah investor pasar modal di Indonesia yang telah melampaui 14 juta single investor identification (SID). Hingga Kamis, 3 Oktober 2024, jumlahnya telah mencapai sejumlah 14.001.651 SID, tumbuh 1.833.590 SID baru dibanding posisi di akhir tahun lalu sebesar 12.168.061 SID. …
Read More »Laba Bersih Jaya Ancol Anjlok 41 Persen Jadi Rp100, 59 Miliar Di September 2024.
MarketNews.id-Penurunan pendapatan usaha jadi penyebab utama ambrolnya laba bersih emiten PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) di September 2024. Menurunnya minat masyarakat bertamasya ke Ancol, terkait dengannya melemahnya daya beli masyarakat yang terukur dari terjadi deflasi dalam lima bulan terakhir. Manajemen PJAA bertanggung jawab atas menurunya kinerja perseroan di kuartal …
Read More »Chandra Shipping International (CSI) Gandeng Pertamina Int Shipping (PIS)
MarketNews.id-Sinergi usaha antara Chandra Asri Grup Dan Pertamina Grup dalam bidang transportasi laut untuk perkuat rantai pasok industri maritim masing-masing. Kerjasama kedua entiti bisnis ini dimulai dari kerjasama studi kelayakan potensi di bidang kimia, bitumen dan transportasi. Anak usaha PT Chandra Asri Pacific Tbk ( TPIA ), PT Chandra Daya …
Read More »Nusantara Regas Raih Penghargaan Keselamatan Kerja Migas
MarketNews.id-Jamin keandalan operasional dengan mengutamakan aspek keselamatan kerja, PT Nusantara Regas (NR) memperoleh pengakuan dari Kementerian ESDM. NR berhasil meraih penghargaan Patra Nirbhaya Karya Madya dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada kategori Tanpa Kehilangan Jam Kerja Sebagai Akibat Kecelakaan, penghargaan diberikan di Hotel JS Luwansa pada Senin …
Read More »BEI : 40 Persen Calon Emiten Terdiskualifikasi Lantaran Tak Penuhi Syarat
MarketNews.id-Calon emiten yang mencoba peruntungan mengalang dana di pasar modal perlu memastikan, kelangsung usaha perusahaan pada masa akan datang berjalan dan bertumbuh. Pasalnya, mayoritas perusahaan yang mencoba mendaftar menjadi perusahaan tercatat pada Bursa Efek Indonsia (BEI) tak lolos karena faktor kelangsungan usaha diragukan. Hal itu disampaikan Direktur Penilaian Perusahaan BEI, …
Read More »Summarecon Agung (SMRA) Modali Anak Usaha Rp485,7 Miliar Di Tangsel
MarketNews.id- Summarecon Agung (SMRA) memperkuat modal anak usaha yang menjadi pengembang di Tanggerang Selatan (Tangsel) . Caranya, SMRA telah menambah modal senilai Rp485,57 miliar kepada anak usahanya Summarecon Property Development guna mendukung pertumbuhan. Sekretaris Perusahaan SMRA, Lydia Tjio melaporkan modal perseroan yang dibenamkan pada anak usaha itu menjadi Rp5,051 triliun …
Read More »POWR Yakin Penerbitan Surat Utang USD500 Juta Akan Tingkatkan Likuiditas Perusahaan
MarketNews.id- Cikarang Listrindo (POWR) akan membayar beban bunga pendanaan lebih tinggi dari sebelumnya karena membayar surat utang dengan bunga lebih tinggi. Pasalnya, POWR akan menerbitkan surat utang senilai USD500 juta untuk membayar surat utang senilai USD550 juta jatuh tempo tahun 2026 yang diterbitkan anak usahanya, Listrindo Capital B V. Mengutip …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal