MarketNews.id-PT Pertamina (Persero) ditunjuk sebagai Secretary in Charge (ASIC) pada ASEAN Council on Petroleum (ASCOPE) untuk periode 2024-2029. Penunjukkan Pertamina tersebut dilaksanakan pada acara 49th ASCOPE Council Meeting yang diadakan pada tanggal 1-3 Oktober di Petronas Leadership Center, Selangor, Malaysia. Pertamina dipercaya untuk menjalankan tugas ASIC melanjutkan tugas yang sebelumnya …
Read More »Sah! Hasyim Lepas Saham WIFI Senilai Rp4,06 Triliun. Harga Jual 180 Persen Di Atas Pasar
MarketNews.id- PT Investasi Sukses Bersama, perusahaan terafiliasi Hashim Djojohadikusumo, melepas 1…
Dua Tahun Gerak Nyata, Deretan Alutsista Baru Perkuat Pertahanan Indonesia
MarketNews.id- Dua Tahun Gerak Nyata pemerintahan Presiden Prabowo Subianto ditandai dengan penguata…
SUV Bekas Vs Mobil Listrik Di Harga Rp250 juta. Mana Yang Bikin Buntung?
MarketNews.id- Pasar otomotif Indonesia di segmen Rp250–Rp300 jutaan kini diwarnai pilihan menarik. …
Pefindo Beri Peringkat Tertinggi idMIA-1(Superior) Buat PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen
MarketNews.id- Ditengah perekonomian global yang sangat menantang sepanjang tahun 2026 ini, PT Batav…
IHSG Kembali Bangkit Ke Level 5.278 Atau Naik 5,65 Persen
MarketNews.id-Perdagangan saham sepanjang hari ini berjalan atraktif seakan ingin mengganti perdagan…
Investasi Masuk RI Tembus Rp1.539 Per September 2026
MarketNews.id- Realisasi investasi Indonesia sepanjang Januari–September 2026 mencapai Rp1.539,2 tri…
BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan Melalui Pembiayaan Dan Pemberdayaan Jutaan UKM
MarketNews.id- Memasuki dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran R…
Mendagri Tito : Pemerintah Tak Akan Segan Tindak Perusahaan Yang Terlibat Karhutla
MarketNews. id-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan, pemerintah tidak …
Eks Mendag Muhammad Lutfi Soroti Ancaman MSCI, Singgung Dugaan Tekanan Institusi Singapura
MarketNews.id-Mantan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyoroti ancaman penurunan status pasar mod…
BEI Sesuaikan Kembali Batas Bawah Auto Rejection Efek Bersifat Ekuitas
MarketNews.id-PT Bursa Efek Indonesia (BEI), melakukan penyesuaian lanjutan terhadap ketentuan batas…
Berita Terbaru
Manajemen TAMU Jual Kapal Ke Pertamina Sebagai Upaya Kurangi Utang USD13,78 juta
MarketNews.id- Pertamina Trans Kontinental turut membantu melunasi utang Pelayaran Tamarin Samudra (TAMU). Caranya, anak usaha Pertamina itu membeli satu armada kapal jenis Accomodation Work Barge (AWB) milik (TAMU) senilai USD13,78 juta pada tanggal 27 September 2024. Transaksi itu dilaporkan Direktur TAMU, Edi Purwanto pada laman BEI dikutip Sabtu 5 Oktober …
Read More »Sepekan Perdagangan, Rata-rata Transaksi Harian Naik 19,38 Persen, Dan Indeks Anjlok 2,67 Persen
MarketNews.id-Melemahnya perdagangan saham sepanjang pekan lalu, utamanya dipengaruhi turunnya saham teknologi dan siklus konsumen masing-masing turun 6,09 persen dan 3,19 persen. Sementara sektor yang berkinerja baik adalah sektor bahan dasar yang naik hingga 1,53 persen. Sedangkan faktor luar negeri lebih banyak berkaitan konflik Timur Tengah. Selama sepekan perdagangan di Bursa …
Read More »Pasar Modal Indonesia Gelar CSR Buat Pendidikan Dan UMKM Di Kabupaten Kuningan Jabar
MarketNews.id-PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai Self-Regulatory Organization (SRO) pasar modal, didukung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menyelenggarakan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dalam rangka 47 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia (HUT ke-47 pasar modal Indonesia) …
Read More »Pembangunan Tol Probolinggo-Banyuwangi Sepanjang 175 Km Progres Konstruksi Baru Capai 55,27 Persen
MarketNews.id-Tol Transjawa sepanjang lebih dari 1.000 Km sudah memasuki tahap akhir. Ruas Probolinggo- Banyuwangi sepanjang 175 Km, pembebasan tanahnya telah lebih dari 97 persen. Bila ruas ini rampung, jalan tol terpanjang akan segera terwujud. Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) melalui anak usahanya PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (PT JPB) mencatat progres …
Read More »Master Print (PMR) Dan Verona Indah Pictures (VERN) Masuk Bursa Pekan Ini
MerketNews.id-Dua perusahaan dijadwalkan listing pekan ini, setelah sekitar dua bulan BEI Konsolidasi setelah mantan karyawannya dipecat lantaran menerima gratifikasi dari calon emiten. Kasus gratifikasi dianggap selesai setelah lima mantan karyawan BEI dipecat. Sementara di tataran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai Otoritas pemberi pernyataan efektif hanya terjadi pergantian pejabat di lingkungan …
Read More »Pertamina Kembali Temukan Sumber Daya Gas Di Morowali Utara Sulawesi Tengah
MarketNews-.id-PT Pertamina Hulu Energi, selaku Subholding Upstream Pertamina, senantiasa mencari sumber minyak dan gas untuk mendukung ketahanan energi nasional. Melalui PT Pertamina EP Cepu, PHE menemukan potensi sumber daya migas di sumur Tedong (TDG)-001 yang berada di area Kecamatan Mamosalato, Kabupaten Morowali Utara – Sulawesi Tengah. Hal tersebut disampaikan Direktur …
Read More »Prajogo Borong Saham BREN Direntang Harga Rp 6.000 an
MarketNews.id-Prajogo Pangestu kembali melakukan aksi beli saham Barito Renewables Energy (BREN) pada saat harga sedang jatuh di pasar reguler bila dibanding periode waktu sebelumnya. Terbaru, Direktur BREN, Merly melaporkan Prajogo Pangestu menambah Kepemilikan Saham sebanyak 26.611.600 lembar yang dilakukan pada tanggal 2 dan 3 Oktober 2024. Merly merinci, harga rata …
Read More »Asuransi Digital Bersama Batal IPO
MarketNews.id-Otoritas Jasa Keuangan(OJK), terlihat kian memperketat saringan pemberian pernyataan efektif penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Beberapa perusahaan yang coba mengincar dana investor melalui IPO tidak mendapatkan pernyataan pre efektif maupun efektif penawaran saham. Menurut sumber Redaksi, Asuransi Digital Bersama salah satu perusahaan yang tidak mendapatkan …
Read More »Bumi Resources Berharap Tarif Royalti Batubara Disesuaikan
MarketNews.id-Bumi Resources (BUMI) tengah menantikan kebijakan penyesuaian tarif royalty batubara. pasalnya, royalti yang harus dibayarkan emiten seperti BUMI hampir mencapai sepertiga dari total pendapatan. Asal tahu saja BUMI membayar Royalti sebesar USD130,78 juta pada semester I 2024. Sedangkan pendapatan pada periode yang sama sebesar USD595,4 juta. Artinya, BUMI menanggung beban …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal