MarketNews.id- Sepanjang tahun 2025 lalu, Bank Syariah Indonesia (BSI) berhasil catatkan peningkatan layanan jasa pengiriman uang atau remitansi hingga sembilan persen jadi Rp116 Triliun. Peningkatan ini didominasi oleh Pekerja Migran Indonesia asal Malaysia. Saat ini, BSI Remitansi sudah ada di Malaysia, Hongkong, Singapura, Jepang, Australia, Uni Emirat Arab, Brunei, Qatar, …
Read More »IPOT- Luncurkan “LADI”, Trading Berbasis Real-Time Intelligence
MarketNews.id- PT Indoprimer Sekuritas (IPOT) menilai indikator bursa non real time berisiko menim…
Kepercayaan Investor Asing Atas Bursa Indonesia Semakin Tergerus. Dimana Investor Lokal?
MarketNews.id-Rupiah dan Obligasi Pemerintah terus tertekan di tengah kekhawatiran atas arah kebijak…
Pefindo Tetapkan Peringkat Kredit ISSP Di Level “idA” Dengan Prospek Stabil
MarketNews,id-Posisi pasar yang kuat, margin laba yang memadai, arus kas terlindungi menjadi modal I…
Pertagas Komitmen Hadirkan Energi Handal, Aman Dan Berkelanjutan Buat Indonesia
MarketNews.id– Memasuki usia ke-19 tahun, PT Pertamina Gas (Pertagas), menegaskan komitmen menghadir…
Pertagas Maknai 19 Tahun Usia Dengan Rangkaian Aksi Sosial
MarketNews.id-Dalam rangka memperingati hari ulang tahun yang ke-19, Pertamina Gas (Pertagas) sebaga…
Pasar Modal Indonesia Bersatu Berbagi Manfaat Dan Menguatkan Harapan
MarketNews.id- Bertepatan dengan dimulainya bulan Ramadan sebagai momentum untuk refleksi dan sikap …
Ahli Keuangan Syariah Buka Suara Soal Kritik Menkue Terhadap Bank Syariah
MarketNews.id- Pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang mengkritik praktik perbankan sy…
Menkue : Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen Di Kuartal I 2026, Pemerintah Bakal Genjot Belanja Dan Investasi
MarketNews.id-Pemerintah lewat Kementrian Keuangan, optimistis kuartal pertama 2026 akan mencapai 6 …
Ekonom UI : Perjanjian Dagang Bisa Tetap Untungkan RI Meski Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Trump
MarketNews.id- Indonesia dan Amerika Serikat (AS) menyepakati Agreement on Reciprocal Trade (ART) al…
PGN Masuk Jajaran 500 Perusahaan Asia- Pasifik Terbaik Versi Majalah TIME
MarketNews.id- Resiliensi bisnis PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), di tengah tantangan e…
Berita Terbaru
Perjanjian Dagang RI-AS Bisa Jadi Sentimen Positif Buat Indeks Saham
MarketNews.id-Perjanjian dagang antara Indonesia dan Amerika dapat menjadi sentimen positif jangka pendek buat IHSG, didukung penurunan tarif hingga nol persen untuk produk CPO, Kopi dan Kakao. Dengan adanya penurunan tarif ini, emiten yang diuntungkan diantaranya energi dan komoditas (MEDC, NKCL, ANTM) serta manufaktur (ASII) berpotensi terdorong oleh akses pasar lebih …
Read More »Disaksikan Presiden Prabowo, Pertamina-Halliburton Temen MoU Pemilihan Lapangan Migas
MarketNews.id -PT Pertamina (Persero) menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama pemulihan lapangan minyak (oilfield recovery) dengan Halliburton. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri dan President Director PT Halliburton Indonesia Ankush Balla, serta disaksikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Rabu (18/2). Kesepakatan ini merupakan …
Read More »Tarif Trumph Dibatalkan MA Amerika, Prabowo : Kita Siap Hadapi Segala Kemungkinan
MarketNews.id- Putusan Mahkamah Agung Amerika Serikat yang membatalkan sejumlah kebijakan tarif global Presiden Donald Trump memantik respons dari berbagai negara, termasuk Indonesia. Meski keputusan tersebut menyatakan bahwa Trump tidak berwenang memberlakukan tarif global berdasarkan Undang-Undang Kekuasaan Ekonomi Darurat Internasional (IEEPA), tak lama berselang Trump kembali mengumumkan tarif impor global baru …
Read More »RI Minta Tarif Produk Unggulan Tetap Nol Persen. Meski Perjanjian Dagang Dengan AS Terus Berubah
MarketNews.id- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa Indonesia telah meminta Amerika Serikat (AS) untuk tetap memberlakukan tarif impor nol persen bagi produk unggulan asal Indonesia sebagaimana tercantum dalam kesepakatan Agreement on Reciprocal Tariff (ART). Usulan tersebut disampaikan menyusul perkembangan terbaru di AS, di mana Mahkamah Agung (MA) AS …
Read More »Dari Energi Bersih Hingga AI, Investor Global Dari AS Siap Masuk Indonesia
MarketNews.id- Kabar baik datang lagi dari sela-sela kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto di Amerika Serikat. Sejumlah investor top global menyatakan komitmennya untuk investasi di Indonesia. Pada Jumat (21/2), Presiden RI Prabowo Subianto bertemu langsung dengan 12 perusahaan investasi terbesar dunia. Di sinilah para investor itu membicarakan peluang mereka untuk bisa …
Read More »Menlu : Board of Peace Tak Wajibkan Iuran, Indonesia Kontribusi Lewat Pasukan Perdamaian
MarketNews.id— Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan, bahwa Indonesia belum memberikan dana apapun kepada Dewan Perdamaian (Board of Peace). Menurutnya, Indonesia bisa menjadi anggota dewan tersebut tanpa harus memberikan kontribusi dalam bentuk finansial. Sugiono mengakui bahwa Board of Peace memang menawarkan calon anggotanya untuk membayar biaya kontribusi sebesar USD 1 miliar. …
Read More »Investor Global Apresiasi Komitmen Pemerintah Perkuat Sistem Hukum Dan Reformasi Pasar Modal
MarketNews.id- Pemerintah saat ini tengah fokus dalam reformasi pasar modal Indonesia. Upaya ini dilakukan untuk penguatan kepercayaan investor global. Penguatan pasar modal yang dilakukan pemerintah ini juga mendapat apresiasi dari para investor global. Hal ini disampaikan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto ketika mengadakan pertemuan dengan para pengusaha di Amerika Serikat. …
Read More »69 Tahun Astra Membangun Negeri
MarketNews.id-Enam puluh sembilan tahun bukan sekadar hitungan waktu, melainkan kisah tentang jutaan langkah yang tumbuh bersama bangsa. Selama hampir tujuh dekade, Astra senantiasa berkarya dan memberikan kontribusinya untuk negeri melalui diversifikasi usaha, penerapan tata kelola yang baik serta menjalankan kontribusi sosial berkelanjutan bagi masyarakat. Memasuki usia ke 69 tahun, Astra berdiri sebagai …
Read More »Peringkat PPRO Naik Jadi “idB” Usai Homologasi Efektif
MarketNews.id-Meski kondisi keuangan PT PP Properti Tbk (PPRO) masih dinilai lemah dan rentan dalam jangka menengah, tapi setelah putusan homologasi restrukturisasi utang perusahaan dinyatakan efektif dan dicatatkan oleh KSEI pada 10 Februari lalu, membuat PPRO dapat menjalankan bisnis kembali. Peningkatan peringkat dari “idCCC” menjadi “idB dengan prospek stabil dari Pefindo, …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal