Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / MTEL Catat Pertumbuhan Pendapatan 1,43 Persen  Jadi Rp 2,262 Triliun Di Kuartal I 2025

MTEL Catat Pertumbuhan Pendapatan 1,43 Persen  Jadi Rp 2,262 Triliun Di Kuartal I 2025

MarketNews.id- Dayamitra Telekomunikasi (MTEL), mencatatkan pertumbuhan pendapatan 1,43 persen secara tahunan menjadi Rp2,262 triliun pada kuartal I 2025. 

Telekomunikasi Selular menyumbang pendapatan sewa menara telakomunikasi sebesar Rp1,204 triliun  atau setara 57,06 persen dari total pendapatan MTEL. Sedangkan pendapatan dari pihak ketiga Rp870,45 miliar atau 41,2 persen dari total pendapatan.

Sayangnya, beban pokok pendapatan bengkak 4,3 persen secara tahunan menjadi Rp1,1 triliun. Dampaknya, laba kotor tergerus 1,1 persen secara tahunan menjadi Rp1,162 triliun. Senasib laba usaha menyusut 0,49 persen secara tahunan menjadi Rp1,015 triliun.

Demikian juga dengan laba sebelum beban pendanaan dan pajak menyusut 1,9 persen secara tahunan menjadi Rp1,028 triliun.

Menariknya, beban pajak turun 53,3 persen secara tahunan menjadi Rp21,038 miliar. Sehingga laba  tahun berjalan tumbuh 1,02 persen secara tahunan menjadi Rp526,31 miliar.

Direktur Utama MTEL, Theodorus Ardi Hartoko melaporkan laba per saham di level Rp6 per saham pada pada akhir Maret 2025. Nilai tersebut idem dengan laba per saham akhir Maret 2024.

Laba tersebut menambah saldo laba belum ditentukan penggunaannya 18,01 persen dibanding akhir tahun 2024 menjadi Rp3,445 triliun pada akhir Maret 2025.

Pada gilirannya, total ekuitas turut meningkat 1,57 persen dibanding akhir tahun 2024 menjadi Rp33,913 triliun pada akhir Maret 2025.  
Pada sisi lain, jumlah kewajiban tumbuh 0,31 persen dibanding akhir tahun 2025 menjadi Rp24,831 triliun pada akhir Maret 2025.

Adapun rasio keuangan penting seperti rasio lancar 33,17 persen; ROA 3,58 persen; ROE 6,21 persen; Ebitda terhadap pendapatan 83,05 persen.

Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan MTEL kuartal I 2025 tanpa audit yang diunggah pada laman BEI, Senin 28 April 2025. 

Abdul Segara

Check Also

BI : Aktivitas Manufaktur Masuk Fase Ekspansif Dengan PMI Di Level 52,03 Persen Di Triwulan I 2026.

MarketNews.id- Aktivitas sektor manufaktur dalam tiga bulan pertama tahun ini masuk dalam fase ekspansif. Industri …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *