Home / Korporasi / BUMN / PT Wijaya Karya Tbk Sudah Raih Kontrak Baru Sebesar Rp 11,8 Triliun Hingga Juli 2021

PT Wijaya Karya Tbk Sudah Raih Kontrak Baru Sebesar Rp 11,8 Triliun Hingga Juli 2021

Marketnews.id Buat perusahaan konstruksi seperti PT Wijaya Karya Tbk (persero), proyek atau pekerjaan jadi sumber pendapatan utama. Hingga akhir Juli lalu, perusahaan konstruksi milik Pemerintah ini sudah mengantongi proyek baru senilai Rp 11,8 triliun. Proyek tersebut sebagian besar datang dari proyek pemerintah selain proyek pengerjaan dari sektor swasta.

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) mencatatkan perolehan kontrak baru sebesar Rp11,8 triliun hingga akhir Juli 2021. Kontribusi terbesar dari perolehan tersebut secara berturut-turut berasal dari sektor infrastruktur – gedung, sektor industri, energi – industrial plant serta properti.


Direktur Utama WIKA, Agung Budi Waskito menyampaikan dengan perolehan kontrak itu mencerminkan kepercayaan pasar yang tetap terjaga kepada WIKA di tengah pandemi Covid-19. WIKA juga tetap optimis bisa menjaga keberlanjutan bisnisnya dengan ikut pada beberapa tender dengan total nilai sebesar Rp27 Triliun sampai dengan saat ini.


“Kami berharap kondisi Covid-19 saat ini bisa segera membaik, sehingga kondisi ekonomi Indonesia, termasuk industri, dan Perseroan juga semakin membaik, Dengan demikian jumlah kontrak baru masih akan bertambah di sisa perjalanan 2021,” jelas Agung dalam siaran persnya, Sabtu, 14 Agustus 2021.


Salah satu proyek baru yang menjadi highlight pada awal semester II 2021 ini adalah proyek pekerjaan konstruksi pembangunan sudetan Kali Ciliwung ke Kanal Banjir Timur (KBT) milik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR ).

Dalam proyek ini, WIKA tergabung dalam KSO bersama PT Jaya Konstruksi dengan porsi WIKA sebesar 63 persen atau senilai Rp435,2 miliar.
Pada proyek ini, perseroan bertanggung jawab melanjutkan pembangunan terowongan (sodetan) ganda dari Sungai Ciliwung (inlet) menuju titik pertemuan (arriving shaft) di Jalan Otista III, sepanjang 549 meter. Sodetan ini bertujuan untuk mengurangi debit banjir Sungai Ciliwung dengan mengalirkan air sebesar 60 meter kubik per detik ke KBT. Ini diperlukan saat Sungai Ciliwung sudah tidak lagi mampu menampung debit air pada perkiraan debit banjir ulang 25 tahunan sebesar 508 meter kubik per detik.


Dengan proyek itu, maka andil WIKA dalam pengendalian banjir Ibu Kota Jakarta menjadi semakin lengkap. Saat ini, Perseroan juga tengah menyelesaikan beberapa fasilitas lainnya yang menjadi bagian dari rencana induk sistem pengendalian banjir, yaitu pembangunan bendungan Sukamahi, Bogor dan pembangunan Stasiun Pompa Ancol-Sentiong, Jakarta.


Dari sisi anak usaha WIKA yaitu PT WIKA Industri & Konstruksi (WIKA IKON) resmi mengirimkan komponen mobil produksi anak bangsa ke Thailand. Sebanyak 15.000 sets komponen mobil berupa Roof Rack Set yang diproduksi Pabrik Plastic, Pressing & Casting (PPC) WIKA IKON sudah memasuki pengiriman ketiga ke ITOCHU, Thailand pada akhir Juli 2021.


“Nantinya produk-produk tersebut akan diaplikasikan pada bagian kerangka atap mobil Toyota Fortuner produksi Toyota Motor Thailand,” ulasnya.


Sementara itu Sekretaris WIKA, Mahendra Vijaya menambahkan, dipercayanya WIKA IKON oleh ITOCHU sebagai eksportir produk komponen mobil ini didasarkan atas jalinan kerja sama yang baik selama ini antara WIKA IKON & ITOCHU dalam melakukan Product Development Design secara jangka panjang dan mengacu pada kualitas produk yang telah teruji dengan sangat baik.


“Harapannya atas ekspor ini menjadi tolak ukur atas sebuah optimisme WIKA IKON dalam menghasilkan produk-produk Part Automotive berkualitas yang diakui dunia,” terang Mahendra.


Lebih jauh Mahendra menjelaskan, rencana pengiriman komponen ini secara keseluruhan terbagi dalam 6 natch. Batch pertama dan kedua telah dilaksanakan di bulan Maret dan Mei 2021 lalu, batch selanjutnya akan dilaksanakan pada September 2021 mendatang, tambahnya.

Check Also

Task Force Energy, Sustainability & Climate B 20 Gerak Cepat Sukseskan G20

Marketnews.id Dalam rangka memperkuat peran Indonesia sebagai Presidensi Group of Twenty (G20), The Business 20 …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *