Home / Korporasi / BUMN / Danantara Asset Management (DAM), Akuisisi 4 Manajer Investasi Milik Bank BUMN Dengan Aset Rp 170 Triliun

Danantara Asset Management (DAM), Akuisisi 4 Manajer Investasi Milik Bank BUMN Dengan Aset Rp 170 Triliun

MarketNews.id-PT Danantara Asset Management (DAM), satukan empat perusahaan manajer investasi milik bank Himbara. Keempat manajer investasi ini disatukan sebagai bagian dari program penyederhanaan  Danantara agar terjadi sinergi dan menjadi perusahaan management asset terbesar di Indonesia.

Kelebihan masing-masing perusahaan manajer investasi ini akan disatukan dan akan menjadi pengelola aset terbesar dan bakal dicari oleh investor untuk menempatkan dananya di DAM untuk dikelola.

Danantara Indonesia melalui PT Danantara Asset Management (DAM), resmi mengambil alih kepemilikan empat perusahaan manajer investasi milik BUMN setelah menandatangani Share Purchase Agreement (SPA) atau Perjanjian Pembelian Saham atas PT Mandiri Manajemen Investasi (MMI), PT BRI Manajemen Investasi (BRI MI), PT BNI Asset Management (BNI AM), dan PT PNM Investment Management (PNM IM).

Dengan penandatanganan tersebut, pengendalian keempat perusahaan resmi beralih ke DAM. Secara kolektif, empat manajer investasi tersebut mengelola dana (asset under management/AUM) senilai lebih dari Rp170 triliun hingga Juni 2026.

Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria mengatakan, akuisisi ini bukan sekadar transaksi pembelian saham, melainkan bagian dari strategi untuk membangun institusi manajemen investasi yang lebih kuat dan kompetitif di tingkat nasional.

Menurutnya, keempat perusahaan memiliki rekam jejak, jaringan, serta kapabilitas yang saling melengkapi. Seluruh kekuatan tersebut akan diintegrasikan melalui strategi dan tata kelola yang lebih baik guna meningkatkan daya saing sekaligus memberikan nilai tambah bagi perekonomian Indonesia.

Sebagai tindak lanjut, Danantara menargetkan proses merger keempat perusahaan dapat diselesaikan dalam satu bulan ke depan. Setelah konsolidasi rampung, entitas baru tersebut diproyeksikan menjadi perusahaan manajemen aset terbesar di Indonesia.

Dony menjelaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari program penyederhanaan (streamlining) yang tengah dijalankan Danantara Indonesia untuk meningkatkan efisiensi dan memperkuat kapasitas bisnis.

Melalui model bisnis yang terintegrasi, perusahaan hasil merger diharapkan mampu memperluas akses investasi bagi investor ritel maupun institusi, sekaligus menghadirkan produk dan solusi investasi yang lebih kompetitif sesuai dengan kebutuhan pasar yang terus berkembang.

Selain itu, konsolidasi ini juga ditujukan untuk menggabungkan pengalaman, keahlian, dan keunggulan masing-masing perusahaan sehingga terbentuk institusi dengan skala usaha, kapabilitas, dan daya saing yang lebih besar dalam industri pengelolaan aset nasional.

Check Also

Panda Bond Diterbitkan RI Senilai USD1 Miliar, Raih Rating AAA Dengan Prospek Stabil

MarketNews.id-Pemerintah Indonesia pada 23 Juli 2026 mendatang akan menerbitkan Panda Bond dengan target pengumpulan dana …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *