Marketnews.id Bisnis perhotelan sepanjang tahun lalu memang mengalami penurunan berkaitan melemahnya aktifitas bisnis sepanjang tahun politik tahun lalu. Emiten perhotelan PT Red Planet Indonesia Tbk. mencatatkan pendapatan sebesar Rp68,16 miliar dengan rugi bersih Rp14,26 miliar sepanjang 2019. Berdasarkan laporan keuangan emiten PSKT, pendapatan perseroan mencapai Rp68,16 miliar. Jumlah itu turun …
Read More »Realisasi Investasi Semester I 2026 Capai Rp1.010 Triliun. Luar Jawa Mendominasi Serap 1,4 Juta Pekerja
MarketNews.id Pemerintah mencatat realisasi investasi sepanjang semester I 2026 mencapai Rp1.010,6 t…
Proyek Abadi Masela Sumbang Penerimaan Negara Hingga USD37,8 Miliar
MarketNews.id- Proyek LNG Abadi Masela tidak hanya diproyeksikan menjadi salah satu proyek gas terbe…
Proyek Gas Abadi Masela Resmi Dibangun Dengan Investasi Sekitar Rp352 Triliun
MarketNews.id- Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi memulai pembangunan (ground…
Pertamina Jamin Distribusi BBM di Sumut Terkendali. Siap Tindak Tegas Supir Truk BBM Yang ‘Nakal’
MarketNews.id- PT Pertamina Patra Niaga, menindak tegas oknum sopir mobil tangki Bahan Bakar Minyak …
Indeks Saham Naik1,1 Persen Ke Level 6.108 Didukung Sektor Keuangan Dan Tekno
MarketNews.id-Sektor keuangan dan Tecno jadi penopang pasar hari ini. IDXTECHNO Jadi sektor dengan k…
Pertamina Patra Niaga Pastikan SPBU Di Medan Beroperasi Normal
MarketNews.id-PT Pertamina Patra Niaga memastikan, layanan penyaluran BBM di seluruh SPBU wilayah Me…
Siapkan Haji 2027, Pemerintah Bakal Tingkatkan Layanan Jamaah Lebih Nyaman Dan Berkualitas
MarketNews.id– Pemerintah sudah mulai mempersiapkan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2027 atau 1448…
BYD M6 DM : Seharian Bersama Teknologi Dual Mode
MarketNews.id- Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul ketika membahas mobil plug-in hybrid …
RANS Dan PRDL Masih Terus Diburu Investor, Hingga Kembali Mentok ARA Hari Ini
MarketNews.id-Emiten baru yang dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI), memang belumsebanyak tahun …
BEI Sempurnakan Metodologi Penentuan High Shareholding Concentration
MarketNews.id- Sebagai bagian dari reformasi transparansi pasar modal Indonesia, PT Bursa Efek Indon…
Berita Terbaru
Industri Perbankan Kokoh Hadapi Wabah Covid-19
Marketnews.id Stamina perbankan nasional saat ini bisa dibilang dalam kondisi prima. Setidaknya fundamental perbankan Indonesia saat sedang kokoh alias prima. Beberapa indikator diantaranya adalah permodalan Rp1.231 triliun, aset Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) Rp 128 triliun dan dana taktis program pemulihan ekonomi dari Pemerintah sebesar Rp150 triliun. Ketahanan industri perbankan Indonesia …
Read More »BKF : Pertumbuhan Ekonomi Minimal 2,3 Persen Bila Ingin Aman di 2021
Marketnews.id Pendemi covid-19 membuat banyak aktifitas ekonomi beristirahat. Pemerintah sendiri sudah mengeluarkan tiga stimulus agar pertumbuhan ekonomi nasional tetap sesuai target. Badan Kebijakan Fiskal, Kementerian Keuangan, menegaskan pemerintah berusaha sekuat tenaga agar pertumbuhan ekonomi nasional pada 2020 tidak jatuh lebih rendah dari 2,3%. Apabila jatuh terlalu rendah, perekonomian Indonesia akan …
Read More »BKPM : Realisasi Investasi Kuartal I Naik 8 Persen Jadi Rp 210,7 Triliun
Marketnews.id Signal positif terlihat dari semakin tumbuhnya tingkat kepercayaan pemodal dari dalam negeri untuk realisasi investasi. Setidaknya, terjadi peningkatan hingga 29,3 persen. Sementara buat penanaman modal asing justru mengalami penurunan. Badan Koordinasi Penanaman Modal ( BKPM ) merilis angka realisasi investasi pada triwulan I 2020 sebesar Rp210,7 triliun. Dibandingkan dengan …
Read More »Januari-Maret Ditemukan 508 Fintech Ilegal
Marketnews.id Menurut perkiraan kasar, saat ini ada 92 juta orang berstatus unbanked. Jumlah ini sangat menggiurkan buat bisnis pinjaman online atau lebih dikenal sebagai lembaga teknologi finansial (Tekfin) atau fintech. Jumlah yang besar inilah saat ini dimanfaatkan oleh lembaga fintech ilegal untuk menggaet nasabah. Sebagai gambaran dari Januari hingga Maret …
Read More »Kemenkeu : Besaran Shortfall Perpajakan Tahun Ini sekitar Rp 388 Triliun
Marketnews.id Pendemi covid-19 dampak nya sudah diukur oleh dunia bisnis maupun pemerintah. Sejak awal krisis berlangsung, Pemerintah telah mengeluarkan stimulus untuk berbagai jenis dan pelaku usaha termasuk pajak sebagai sumber pendapatan Pemerintah. Akibatnya, aparat pajak pun harus kerja keras untuk menutup kekurangan pajak akibat adanya pendemi covid-19. Contoh sederhananya adalah, …
Read More »PT Indocement Tunggal Prakarsa Kuartal I Jual 3,9 Juta Ton Semen
Marketnews.is Kinerja keuangan kuartal pertama tahun 2020 ini sudah mulai dirilis oleh beberapa emiten. Salah satunya ada PT Indocement Tunggal Prakarsa. Dari sisi jumlah, semen yang dijual perseron mengalami penurunan karena terjadinya banjir di Jakarta dan sekitarnya. Sepanjang kuartal I/2020, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatatkan penjualan sebanyak 3,9 …
Read More »BEI : Dalam Sepekan Transaksi Harian Menurun 13,4 Persen Indeks Turun 0,31 Persen
Marketnews.id Memperhatikan nilai transaksi harian yang terjadi di Bursa Efek Indonesia (BEI) dimana rata rata sekitar Rp6 triliun setiap harinya, sebenar sudah menyamai transaksi harian sebelum terjadi pendemi covid-19. Sebelum kasus PT Jiwasraya terungkap, transaksi harian rata rata mencapai Rp 9 triliun. Bedanya saat dari sebelum krisis pendemi, harga saham …
Read More »Pertamina Kurangi Produksi. Permintaan Lemah, Harga jatuh
Marketnews.id Harga minyak dunia kembali jatuh ke harga yang paling rendah dalam beberapa tahun terakhir ini. Bahkan harga minyak Texas Amerika di tawar hanya USD2 per barel nya. Mencermati terus melemahnya harga minyak, dan terus turun nya harga, membuat manajemen Pertamina mengurangi produksi. PT Pertamina (Persero), berencana menurunkan kapasitas operasi …
Read More »BI : Revisi Outlook S&P Tidak Cerminkan Fundamental Ekonomi RI
Marketnews.id Penilaian lembaga rating terhadap surat utang Pemerintah memang sensitif, apalagi bila rating yang dikeluarkan justru berbeda dengan permasalahan fundamental ekonomi Indonesia. Bank Indonesia justru membantah penilaian tersebut karena tidak mencerminkan fundamental ekonomi tapi berdasarkan kekhawatiran dalam mengahadapi covid-19. Seperti diketahui, Bank Indonesia (BI) menegaskan keputusan Standard and Poor’s (S&P) …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal