Marketnews.id Meningkatnya harga emas dan tembaga pada kuartal kedua tahun ini membuat PT Freeport Indonesia mendulang laba USD94 juta. Raihan laba ini memang jadi kejutan buat perusahaan. Dimana sebelumnya, perusahaan memperkirakan tidak membagikan dividen pada tahun buku 2020. PT Freeport Indonesia mencatatkan laba bersih senilai US$94 juta sepanjang semester I/2020. …
Read More »Pegadaian Dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas
MarketNews.id– PT Pegadaian (Pegadaian) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), menjalin ker…
Pemerintah Tidak Naikkan Harga Pertalite Dan Boisolar Dan LPG Demi Jaga Daya Beli Masyarakat
MarketNews.id- Pemerintah menegaskan bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, tidak mengalam…
Prabowo Terima Kunjungan Jusuf Kalla, Siap Partisipasi Bangun Energi Hijau
MarketNews.id– Presiden RI Prabowo Subianto menerima kunjungan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf…
Penjualan Mobil ASII Di Mei 2026 Capai 38.768 Unit, Naik 12 Persen Dibanding Mei Tahun Lalu
MarketNews.id-Akumulasi Penjualan mobil baru hingga Mei 2026 sudah mencapai 359.015 Unit. Sementara …
PANI Optimistik Target Marketing Sales Rp 4,3 Triliun Tercapai Tahun Ini
MarketNews.id-Tren kenaikan suku bunga yang terjadi belakangan ini tidak membuat manajemen PT Pantai…
ANTM Tetapkan Dividen Tahun Buku 2025 Sebesar Rp5.046 Triliun, 70 Persen Dari Laba Bersih
MarketNews.id-Sepanjang tahun 2025 lalu, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mampu catatkan kinerja operasio…
Desa Les Astra Tumbuh Melalui Pelestarian Alam, Budaya, Dan Pemberdayaan Masyarakat
MarketNews.id-Di tengah perkembangan industri pariwisata dan modernisasi, Desa Sejahtera Astra …
Purbaya : Kenaikan Harga Pertamax Dan Pertamax Green Tidak Berdampak Ke Inflasi
MarketNews.id- Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, bahwa kenaikan yang ter…
Menuju Tatanan Ekonomi Baru, Indonesia Didorong Perkuat Fondasi Kemandirian Nasional
MarketNews.id- Dinamika perekonomian global yang terus diguncang oleh ketidakpastian, menuntut Indon…
Pemerintah Optimistis Nilai Tukar Rupiah Akan Menguat Di Semester II 2026
MarketNews.id-Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis, tekanan terhadap nilai tukar rupiah …
Berita Terbaru
PT Metropolitan Land Tbk Revisi Capex Dari Rp 600 Miliar Jadi Rp 225 Miliar
Marketnews.id Tidak dapat dipungkiri, pendemi Covid-19 telah membuat sektor properti terpapar cukup dalam. Lemahnya daya beli masyarakat, membuat bisnis properti juga harus menahan diri untuk melakukan ekspansi usaha. PT Metropolitan Land Tbk misalnya, harus menurunkan Capex dari Rp 600 miliar jadi Rp225 miliar, karena daya beli yang rendah. Akibat terdampak …
Read More »Kemenperin Yakin Dapat Amankan Kebutuhan Vaksin Covid-19 Hingga 90 Persen
Marketnews.id Luas dan terpisahnya wilayah Indonesia jadi salah satu kendala buat distribusi vaksin Covid-19. Untuk itu pemerintah via Kementrian Perindustrian sudah menyiapkan dan sanggup mendistribusikan vaksin hingga 90 persen dari kebutuhan. Sementara, produsen obat di dalam negeri sendiri sudah memiliki jalur distribusi sendiri dan sudah mampu menjangkau hampir seluruh wilayah …
Read More »BI Sudah Beli Surat Berharga Negara (SBN) Sebesar Rp 234,65 Triliun
Marketnews.id Hingga 24 September lalu, Bank Indonesia (BI) sudah menyerap SBN sebesar Rp234,65 triliun dengan rincian Rp 51,17 triliun melalui mekanisme pasar dan Rp183,48 triliun melalui pembelian langsung. Langkah ini merupakan skema berbagi beban antara bank sentral dengan pemerintah (burden sharing) terkait buat penanganan dampak pendemi Covid-19. Bank Indonesia, sudah …
Read More »Likuiditas Perbankan Tinggi. Tapi Penyaluran Kredit Rendah
Marketnews.id Lemahnya perekonomian sepanjang satu semester tahun ini diakui oleh banyak pihak. Pihak perbankan semakin ekstra hati-hati menyalurkan kredit di tengah pendemi Covid-19 ini. Sementara pemilik dana, lebih yakin bila menyimpan uang nya dibank ketimbang diinvestasikan dalam bentuk usaha. Keadaan ini tercermin dari tingginya tingkat likuiditas perbankan dalam bentuk besarnya …
Read More »OJK : Siap Restrukturisasi Kredit Hingga 2022. Apa Dampaknya Buat Perbankan
Marketnews.id Dampak pendemi Covid-19 terhadap dunia usaha diprediksi masih akan berlangsung hingga akhir 2021, dengan catatan Covid-19 sudah dapat dikendalikan. Untuk itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menyiapkan stimulus tambahan berupa perpanjangan waktu restrukturisasi kredit hingga 2022. Harapannya, dunia usaha penerima kredit sudah siap tinggal landas tanpa lagi bantuan relaksasi …
Read More »Transaksi Mirae Asset Sekuritas Capai Rp 227 Triliun
Marketnews.id Pendemi Covid-19 memang sudah membuat luluh lantah dunia usaha baik korporasi maupun UMKM. Pemerintahpun bermanuver mencari solusi agar semua usaha dapat kembali beraktifitas dengan menggelontorkan beberapa stimulus agar dunia usaha kembali dapat bergerak dan memutar kembali roda ekonomi. Dari sekian banyak sektor ekonomi, pasar modal ternyata mampu manarik pemodal …
Read More »Menperin Dukung Program Batam Bintan Karimun Murah Kadin
Marketnews.id Kamar Dagang dan Industri Indonesia, mempelopori kerjasama terpadu dengan pemerintah daerah guna menarik investor datang dengan kelebihan sarana dan prasarana yang lebih kompetitif dibading kasawan industri lainnya . Program ini akan jadi daya tarik bagi investor dan sekaligus untuk mendukung upaya pemulihan ekonomi nasional. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, …
Read More »Manuver Bank Mandiri Atasi Tekanan Beban Operasional
Marketnews.id Setelah berjibaku merestrukturisasi kredit nasabah akibat pendemi Covid-19. Kini giliran manajemen Bank Mandiri menyiapkan diri untuk langkah ke depan agar lebih pruden dan efisien dalam menghadapi gejolak dampak dari pendemi Covid-19 termasuk menghadapi masa resesi. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. mencatat terjadi penurunan margin bunga bersih dan peningkatan beban …
Read More »Dana Kelolaan Reksadana Sudah Mencapai Rp 500 Triliun
Marketnews.id Jumlah penduduk usia produktif dan beragamnya jenis investasi di pasar modal Indonesia, jadi modal utama untuk menjadikan pasar modal Indonesia jadi pasar terbesar di produk syariah dan Reksadana. Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia (APRDI) mengungkapkan, saat ini dana kelolaan industri reksa dana nasional mencapai Rp500 triliun. jumlah …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal