Marketnews.id Cadangan devisa hingga September lalu mengalami peningkatan sebesar USD 2,1 miliar. Peningkatan ini diperoleh dari penarikan utang luar negeri dan setoran pajak dan jasa. Posisi cadangan devisa ini dinilai memadai dan didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga. Pada akhir September 2021, posisi cadangan devisa Indonesia pada sebesar …
Read More »Direktur Keuangan Dan Strategi Bank Jakarta, Basaria Martha Juliana Raih Penghargaan 4th Indonesia Most Innovative CFO Award 2026
MarketNews.id- Bank Jakarta berkomitmen untuk terus memperkuat pengelolaan keuangan yang prudent, ta…
Sah! Hasyim Lepas Saham WIFI Senilai Rp4,06 Triliun. Harga Jual 180 Persen Di Atas Pasar
MarketNews.id- PT Investasi Sukses Bersama, perusahaan terafiliasi Hashim Djojohadikusumo, melepas 1…
Dua Tahun Gerak Nyata, Deretan Alutsista Baru Perkuat Pertahanan Indonesia
MarketNews.id- Dua Tahun Gerak Nyata pemerintahan Presiden Prabowo Subianto ditandai dengan penguata…
SUV Bekas Vs Mobil Listrik Di Harga Rp250 juta. Mana Yang Bikin Buntung?
MarketNews.id- Pasar otomotif Indonesia di segmen Rp250–Rp300 jutaan kini diwarnai pilihan menarik. …
Pefindo Beri Peringkat Tertinggi idMIA-1(Superior) Buat PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen
MarketNews.id- Ditengah perekonomian global yang sangat menantang sepanjang tahun 2026 ini, PT Batav…
IHSG Kembali Bangkit Ke Level 5.278 Atau Naik 5,65 Persen
MarketNews.id-Perdagangan saham sepanjang hari ini berjalan atraktif seakan ingin mengganti perdagan…
Investasi Masuk RI Tembus Rp1.539 Per September 2026
MarketNews.id- Realisasi investasi Indonesia sepanjang Januari–September 2026 mencapai Rp1.539,2 tri…
BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan Melalui Pembiayaan Dan Pemberdayaan Jutaan UKM
MarketNews.id- Memasuki dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran R…
Mendagri Tito : Pemerintah Tak Akan Segan Tindak Perusahaan Yang Terlibat Karhutla
MarketNews. id-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan, pemerintah tidak …
Eks Mendag Muhammad Lutfi Soroti Ancaman MSCI, Singgung Dugaan Tekanan Institusi Singapura
MarketNews.id-Mantan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyoroti ancaman penurunan status pasar mod…
Berita Terbaru
Raden Pardede : Keberhasilan Mengendalikan Pendemi Berbuah Peningkatan Konsumsi Dan Investasi
Marketnews.id Membaiknya indikator makro ekonomi seperti penurunan current account deficit, stabilnya kurs rupiah dan meningkatkan nya cadangan devisa jadi modal kepercayaan terhadap Indonesia. Konsumsi mulai meningkat dan ada penambahan investasi serta peningkatan modal kerja yang membuat ekonomi terus bergerak positif. Ekonom senior, Raden Pardede menilai bahwa perbaikan kondisi eksternal Indonesia …
Read More »Jasa Marga Grup Mulai Menikmati Peningkatan Pengguna Jalan Tol Setelah PPKM Di Turunkan
Marketnews.id Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) memang menohok bisnis operator jalan tol seperti PT Jasa Marga( Persero) Tbk. Sejak Pemerintah menerapkan PPKM Darurat, pengguna jalan tol grup Jasa Marga mengalami penurunan hingga 43 persen. Kini, penurunan penggunaan jalan tol Jasa Marga sudah mulai berkurang dan berbalik meningkat di bulan Septembersejalan …
Read More »PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) Hingga Akhir Kuartal III Berhasil Raih Kontrak Baru Senilai Rp 3,56 Triliun
Marketnews.id Sepanjang kuartal ketiga tahun ini, PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) berhasil meraih kontak baru sebesar Rp 3,56 triliun. Beberapa proyek besar yang menyumbang pendapatan masih dari sektor infrastruktur sebesar 73,61 persen, sektor properti 14,37 persen dan sektor energi 10,5 persen. Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa ( RUPS …
Read More »PT Wahana Interfood Nusantara Tbk Segera Gelar Rights Issue 332,76 Juta Saham Dengan Harga Rp 304 per saham
Marketnews.id Buat perusahaan publik, menerbitkan saham baru melalui penawaran terbatas jadi salah satu opsi buat peningkatan modal atau atau aksi korporasi lainnya. PT Wahana Interfood Nusantara Tbk, berencana melakukan Right Issue sebanyak 331,76 juta lembar dengan harga Rp304 per saham. Sebagian besar dana hasil rightissue akan digunakan untuk membayar utang. …
Read More »PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) Hingga Kuartal III Raih Sales Rp1,25 Triliun atau 62,4 Persen Target 2021
Marketnews.id PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) masih mengandalkan pendapatan dari penjualan tanah buat industri, dimana pendapatan dari sektor ini mencapai lebih dari 62 persen. Meskipun begitu, perseroan juga mengembangkan data center sejak awal tahun sudah ikut jadi penggerak dalam pencapaian penjualan DMAS. Selama sembilan bulan pertama tahun ini, PT Puradelta …
Read More »Pemegang Saham Perusahaan Publik, Kini Dapat Hadiri RUPS Tanpa Harus Keluar Rumah
Marketnews.id Semakin canggihnya teknologi informasi dan komunikasi semakin membuat masyarakat semakin mudah melakukan aktifitas sehari-hari. PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) telah meluncurkan modul e-voting dengan fitur live streaming yang memudahkan peserta RUPS untuk hadir tanpa harus datang ke tempat RUPS berlangsung. Fitur ini tentunya semakin memudahkan investor saham untuk …
Read More »PT Waskita Karya Persero Tbk Raih Kontrak Baru Senilai Rp 460 Miliar Untuk Pengendalian Banjir
Marketnews.id Emiten sektor infrastruktur struktur memang harus sergap dalam mencari proyek agar perusahaan dapat terus beroperasi secara optimal. Memasuki kuartal ketiga tahun ini, PT Waskita Karya Persero Tbk (WSKT) berhasil meraih kontak baru pembuatan pengendalian banjir dan Rob sungai.Loji- Banger Paket I senilai Rp 460 miliar. PT Waskita Karya (Waskita) …
Read More »PT Indika Energy Tbk (INDY) Ambil Alih Nusantara Resources Limited Senilai AUD58,81 Juta
Marketnews.id PT Indika Energy Tbk (INDY) lewat anak usahanya PT Indika Mineral Investindo mengambil alih seluruh saham di setor Nusantara Resources Limited sebanyak 168.041.107 lembar saham dengan nilai AUD 58.814.387,45. Pengambilan Alihan saham ini menjadikan Indika Energy Tbk menguasai mayoritas perusahaan tambah di Australia. PT Indika Energy Tbk (INDY) melalui …
Read More »Energi Terbarukan Miliki Porsi 51,6 Dari Rencana Usaha PLN Hingga 2030
Marketnews.id Indonesia semakin serius untuk mengurangi emisi karbon dalam setiap aktifitas industri atau produksi. Dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021-2030 telah disepakati penggunaan energi terbarukan memiliki porsi lebih besar dibandingkan energi konvensional. PT PLN (Persero) siap menyambut era baru Indonesia lebih hijau hingga 2030 mendatang. Hal ini ditandai …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal