Home / Market & Update / Pemegang Saham Perusahaan Publik, Kini Dapat Hadiri RUPS Tanpa Harus Keluar Rumah

Pemegang Saham Perusahaan Publik, Kini Dapat Hadiri RUPS Tanpa Harus Keluar Rumah

Marketnews.id Semakin canggihnya teknologi informasi dan komunikasi semakin membuat masyarakat semakin mudah melakukan aktifitas sehari-hari. PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) telah meluncurkan modul e-voting dengan fitur live streaming yang memudahkan peserta RUPS untuk hadir tanpa harus datang ke tempat RUPS berlangsung. Fitur ini tentunya semakin memudahkan investor saham untuk hadiri acara RUPS tanpa keluar rumah atau kantor.

Sebagai wujud dukungan atas perkembangan industri pasar modal Indonesia, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) secara resmi meluncurkan inisiatif baru modul e-voting dengan fitur live streaming. Modul tersebut melengkapi modul e-proxy pada electronic general meeting system (EASY.KSEI) yang telah diimplementasikan sejak April 2020.

Hingga Agustus 2021, 72% peserta RUPS hadir melalui EASY.KSEI untuk pemberian kuasa ataupun hadir pada rapat umum pemegang saham (RUPS) secara elektronik.

Jumlah tersebut terdiri dari 13.880 investor yang menggunakan EASY.KSEI untuk keperluan e-proxy. Sedangkan, sebanyak 2.206 telah hadir dalam RUPS secara daring.

EASY.KSEI merupakan platform elektronik yang dapat digunakan investor untuk memberikan kuasa dan suara serta menyaksikan pelaksanaan RUPS secara online. Pengembangan EASY.KSEI merupakan hasil kerjasama dengan Merkezi Kayit Kurulusu (MKK), lembaga kustodian sentral asal Turki, sebagai pihak pengembang.

Direktur Utama KSEI Uriep Budhi Prasetyo berharap semakin banyak investor yang menggunakan EASY.KSEI sebagai alternatif untuk menghadiri RUPS di pasar modal Indonesia. “Sejak Juni 2021, fitur yang tersedia pada EASY.KSEI sudah dilengkapi dengan platform e-proxy dan e-voting. Platform ini diharapkan dapat menjadi alternatif bagi investor untuk dapat mengikuti RUPS secara daring. Investor sudah dapat ikut RUPS tanpa keluar rumah,” ungkap Uriep.

Penerapan EASY.KSEI sangat mendukung kondisi demografi serta karakteristik investor pasar modal Indonesia. Berdasarkan data single investor identification (SID) yang tercatat di KSEI, hingga Agustus 2021, jumlah investor saham telah mencapai 2.697.832, dengan jumlah investor yang berdomisili di Jakarta sekitar 18%. Sedangkan sisanya tersebar di seluruh wilayah Indonesia bahkan sampai ke luar negeri.

Dari sisi profil investor pasar modal, saat ini sekitar 80% investor didominasi oleh milenial dan generasi Z yang lekat dengan teknologi online dan digital. Investor dapat mengakses EASY.KSEI melalui website fasilitas AKSES.KSEI (https://akses.ksei.co.id) menggunakan username dan password yang telah dimiliki. Kemudian klik pada menu EASY.KSEI yang tersedia tanpa perlu melakukan login ulang ke platform EASY.KSEI.

Saat ini, jenis investor yang dapat menggunakan EASY.KSEI masih terbatas pada investor individu domestik. Sedangkan institusi partisipan dan pemakai jasa KSEI, seperti perusahaan efek, bank kustodian, emiten dan biro administrasi efek (BAE), dapat langsung mengakses ke platform EASY.KSEI.

Pihak-pihak tersebut dapat memanfaatkan EASY.KSEI untuk saling berinteraksi dalam kegiatan RUPS, mulai dari pengumuman dan pemanggilan RUPS oleh emiten, pemberian kuasa oleh investor, proses registrasi, perhitungan kuorum kehadiran, perhitungan hasil voting, sampai dengan pelaporan risalah ringkas RUPS yang akan di-upload oleh emiten.

Sampai dengan Agustus 2021, dari 740 emiten saham di pasar modal, 721 diantaranya telah mengadakan RUPS melalui EASY.KSEI. 721 emiten tersebut telah mengadakan 2.104 RUPS. Sementara itu, 423 emiten telah menggunakan fitur e-voting sejak penerapannya pada Juni 2021.

Dengan adanya pengembangan ini, platform EASY.KSEI diharapkan dapat menjadi solusi bagi investor pada masa pandemi COVID-19. Sedangkan dari sisi pelaku pasar, EASY.KSEI dapat menjadi salah satu infrastruktur yang turut serta meningkatkan efisiensi serta memberikan kontribusi yang besar bagi pengembangan praktik tata kelola perusahaan yang baik di industri pasar modal.

Check Also

BI Teken Kerjasama Dengan Otoritas Moneter Singapura Untuk Tangkal Money Laundry Dan Inovasi Pembayaran

Marketnews.id Kerjasama antara Bank Sentral Indonesia (BI) dan Monetery Authority of Singapore (MAS) semakin intens …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *