MarketNews.id– Ketegangan geopolitik di Timur Tengah mengguncang fondasi ekonomi global, mendorong harga minyak mentah. Bank Dunia pun merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026, dari 5 persen menjadi 4,7 persen. Namun, sinyal yang diberikan Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) justru berbeda. Direktur NEXT Indonesia Center, Herry Gunawan, menilai …
Read More »IHSG Kembali Bangkit Ke Level 5.278 Atau Naik 5,65 Persen
MarketNews.id-Perdagangan saham sepanjang hari ini berjalan atraktif seakan ingin mengganti perdagan…
Investasi Masuk RI Tembus Rp1.539 Per September 2026
MarketNews.id- Realisasi investasi Indonesia sepanjang Januari–September 2026 mencapai Rp1.539,2 tri…
BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan Melalui Pembiayaan Dan Pemberdayaan Jutaan UKM
MarketNews.id- Memasuki dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran R…
Mendagri Tito : Pemerintah Tak Akan Segan Tindak Perusahaan Yang Terlibat Karhutla
MarketNews. id-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan, pemerintah tidak …
Eks Mendag Muhammad Lutfi Soroti Ancaman MSCI, Singgung Dugaan Tekanan Institusi Singapura
MarketNews.id-Mantan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyoroti ancaman penurunan status pasar mod…
BEI Sesuaikan Kembali Batas Bawah Auto Rejection Efek Bersifat Ekuitas
MarketNews.id-PT Bursa Efek Indonesia (BEI), melakukan penyesuaian lanjutan terhadap ketentuan batas…
Sealion 5 Belum Memenuhi Standar Uji Keselamatan, ANCAP Kasih 3 Bintang
MarketNews.id-Mobil BYD Sealion 5, SUV plug-in hybrid (PHEV) yang dipasarkan di Australia dan Seland…
BEI Keluarkan Saham HSC Agar Tidak Masuk Dalam Perhitungan IHSG
MarketNews.id-PT Bursa Efek Indonesia (BEI), terus melakukan konsultatif dengan pihak MSCI agar memi…
Suzuki Recall 9.024 Satria Pro Dan F150. Rangka Dan Tangki Jadi Fokus Pemeriksaan
MarketNews.id- Pemilik motor Suzuki Satria Pro dan Satria F150 patut waspada dan segera memeriksa ke…
Redam Gejolak Pasar, BEI Sesuaikan Batas Bawah Auto Rejection Bersifat Ekuitas
MarketNews.id- Dalam rangka memastikan perdagangan efek dapat berjalan secara teratur, wajar dan efi…
Berita Terbaru
Indonesia Bidik Swasembada Delapan Pangan Strategis Di 2026
MarketNews.id- Misi swasembada pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto di awal masa jabatannya perlahan mulai terwujud. Setelah berhasil mencapai swasembada beras pada akhir 2025, pemerintah kini memproyeksikan capaian yang lebih luas, yaitu delapan komoditas pangan strategis akan berada dalam kondisi swasembada pada Juni 2026. Proyeksi tersebut didasarkan pada neraca pangan …
Read More »Kuat Di Domestik, Kompetitif Di Pasar Global : 4.090 Pelaut Indonesia Jadi Tulang Punggung Pertamina
MarketNews.id-PT Pertamina International Shipping (PIS), adalah anak usaha PT Pertamina (Persero) yang berfokus pada pelayanan dan jasa kelautan, dan logistik untuk pihak ketiga dan pasar internasional. Dalam melayani pasar internasional, kapal-kapal PIS bekerja sama dengan pihak penyewa dan manajemen kapal. Kerja sama ini merupakan praktik lazim di dunia pelayaran internasional …
Read More »BRI Danareksa Sekutitas : Kenaikan Harga BBM Non Subsidi Hanya Berdampak Terbatas Pada Inflasi
MarketNews.id- Kenaikan harga BBM nonsubsidi diperkirakan hanya menimbulkan tekanan inflasi yang terbatas. Riset BRI Danareksa Sekuritas yang diterbitkan pada Senin 20 April 2026 menyebut dampak kenaikan harga BBM nonsubsidi terbatas karena penggunanya adalah segmen masyarakat berpendapatan tinggi. Selain itu, kenaikan harga hanya ditetapkan untuk Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite. …
Read More »BEI Implementasikan Liquidity Provider Saham, Hadirkan Kuotasi Perdana Atas Lima Saham
MarketNews.id-PT Bursa Efek Indonesia (BEI), resmi memulai implementasi kuotasi Liquidity Provider saham sebagai bagian dari upaya memperkuat likuiditas dan efisiensi perdagangan di pasar modal Indonesia. Implementasi ini ditandai dengan pelaksanaan kuotasi perdana oleh Phintraco Sekuritas pada hari ini, Senin 20 April 2026. Pada tahap awal saat ini, Phintraco Sekuritas memberikan …
Read More »BPD Didorong Naik Kelas : Dari Pengelola Dana Menjadi Orkestrator Pertumbuhan Ekonomi Daerah
MarketNews.id-Bank Pembangunan Daerah (BPD) didorong untuk melakukan transformasi peran secara fundamental, dari sekadar pengelola dana pemerintah daerah menjadi orkestrator aliran dana daerah sekaligus penggerak utama pertumbuhan ekonomi regional melalui inovasi pembiayaan yang produktif dan terukur. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum ASBANDA, Agus H. Widodo, dalam Seminar Nasional Bank Pembangunan …
Read More »Sepekan Perdagangan Saham Di BEI Indeks Naik 2,35 Persen Ke Level 7.634
MarketNews.id-Perdagangan saham Di Bursa Efek Indonesia (BEI), dalam sepekan terakhir catatkan kinerja positif. Seluruh indikator perdagangan alami peningkatan signifikan diakhiri dengan naik nya indeks saham sebanyak 2,35 persen ke level 7.634. Nilai Transaksi Harian dalam sepekan terakhir alami peningkatan 17,6 persen jadi Rp20,36 triliun. Sedangkan volume transaksi harian melonjak 33,1 …
Read More »Dua Kapal Pertamina, Pride Dan Gamsunoro Bersiap Melintas Selat Hormuz
MarketNews.id– PT Pertamina International Shipping (PIS), mengumumkan bahwa dua kapal miliknya yang sebelumnya tertahan di kawasan Teluk Arab/Teluk Persia kini bersiap untuk melintasi Selat Hormuz. Hal ini menyusul keputusan Iran membuka kembali jalur perdagangan laut tersebut. Adapun dua kapal milik Pertamina yang dimaksud adalah Pertamina Pride dan Gamsunoro, yang sebelumnya …
Read More »Iran Buka Selat Hormuz, Stabilitas Energi Indonesia Kian Terjamin
MarketNews.id— Pengumuman Pemerintah Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz sebagai rute pelayaran internasional menjadi sinyal kuat meredanya konflik di kawasan Timur Tengah. Ke depan, hal ini akan membuat prospek energi Indonesia semakin cerah. Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dwi Anggia, mengatakan bahwa keputusan Iran tersebut tidak …
Read More »BI : Aktivitas Manufaktur Masuk Fase Ekspansif Dengan PMI Di Level 52,03 Persen Di Triwulan I 2026.
MarketNews.id- Aktivitas sektor manufaktur dalam tiga bulan pertama tahun ini masuk dalam fase ekspansif. Industri kertas, kulit, makanan dan minuman catat kinerja tertinggi. Bahkan industri pengolahan menguat pada awal 2026 dengan Prompt Manufacturing Index (PMI) berada di level 52,03 persen dan tetap dalam fase ekspansi. Bank Indonesia (BI),memperkirakan ekspansi akan …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal