MarketNews.id-Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati, kembali menorehkan prestasi dengan menempati posisi ke-47 dalam daftar Fortune’s Most Powerful Women 2024. Posisi tersebut naik signifikan dari posisi 67 tahun sebelumnya, pencapaian ini membuktikan kepemimpinan kuat Nicke dalam membawa Pertamina mencapai kinerja terbaik. Sebagai satu-satunya wakil Indonesia, Nicke telah berhasil membawa Pertamina menjadi …
Read More »Sah! Hasyim Lepas Saham WIFI Senilai Rp4,06 Triliun. Harga Jual 180 Persen Di Atas Pasar
MarketNews.id- PT Investasi Sukses Bersama, perusahaan terafiliasi Hashim Djojohadikusumo, melepas 1…
Dua Tahun Gerak Nyata, Deretan Alutsista Baru Perkuat Pertahanan Indonesia
MarketNews.id- Dua Tahun Gerak Nyata pemerintahan Presiden Prabowo Subianto ditandai dengan penguata…
SUV Bekas Vs Mobil Listrik Di Harga Rp250 juta. Mana Yang Bikin Buntung?
MarketNews.id- Pasar otomotif Indonesia di segmen Rp250–Rp300 jutaan kini diwarnai pilihan menarik. …
Pefindo Beri Peringkat Tertinggi idMIA-1(Superior) Buat PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen
MarketNews.id- Ditengah perekonomian global yang sangat menantang sepanjang tahun 2026 ini, PT Batav…
IHSG Kembali Bangkit Ke Level 5.278 Atau Naik 5,65 Persen
MarketNews.id-Perdagangan saham sepanjang hari ini berjalan atraktif seakan ingin mengganti perdagan…
Investasi Masuk RI Tembus Rp1.539 Per September 2026
MarketNews.id- Realisasi investasi Indonesia sepanjang Januari–September 2026 mencapai Rp1.539,2 tri…
BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan Melalui Pembiayaan Dan Pemberdayaan Jutaan UKM
MarketNews.id- Memasuki dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran R…
Mendagri Tito : Pemerintah Tak Akan Segan Tindak Perusahaan Yang Terlibat Karhutla
MarketNews. id-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan, pemerintah tidak …
Eks Mendag Muhammad Lutfi Soroti Ancaman MSCI, Singgung Dugaan Tekanan Institusi Singapura
MarketNews.id-Mantan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyoroti ancaman penurunan status pasar mod…
BEI Sesuaikan Kembali Batas Bawah Auto Rejection Efek Bersifat Ekuitas
MarketNews.id-PT Bursa Efek Indonesia (BEI), melakukan penyesuaian lanjutan terhadap ketentuan batas…
Berita Terbaru
Satu Tahun Bursa Karbon Beroperasi, Pengguna Jasa Naik Dari 16 Menjadi 81 Pengguna Jasa
MarketNews.id-Selama tahun pertama beroperasi, IDXCarbon mencatatkan kenaikan jumlah Sertifikat Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca (SPE-GRK) yang diperdagangkan dari 459.953 ton CO2e menjadi sebesar 613.894 ton CO2e, dengan nilai transaksi meningkat dari Rp29,21 miliar menjadi Rp37,06 miliar. Dari jumlah volume transaksi tersebut, sebanyak total 420.029 ton CO2e telah digunakan (dilakukan retirement). …
Read More »Satgas Pasti Akan Blokir Aplikasi Situs Dan Sosial Media Xpertise Future Analytics Indonesia (CFA AI)
MarketNews.id-Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal atau Satgas PASTI akan melakukan pemblokiran terhadap badan hukum pemblokiran aplikasi, situs dan sosial media Xpertise Future Analytics Indonesia (XFA AI) . Sekretariat Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal, Hudiyanto menyatakan langkah itu dalam rangka melaksanakan amanat Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU …
Read More »BI Dan 8 Bank Perkuat Modal KPEI
MarketNews.id-Bank Indonesia dan delapan Bank telah resmi menjadi pemegang saham Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) guna bersinergi mengembangkan pasar uang dan valuta asing di Indonesia. Direktur Utama KPEI, Iding Pardi menyampaikan peran tersebut sebagai amanat dari pemenuhan amanat Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU PPSK), Blueprint Pengembangan Pasar Uang …
Read More »Mandiri Sekuritas Dukung Penerbitan Obligasi Ritel Indonesia (ORI026)
MarketNews.id-PT Mandiri Sekuritas, kembali dipercaya oleh Kementerian Keuangan RI sebagai mitra distribusi Surat Berharga Negara (SBN) Ritel jenis Obligasi Negara Ritel (ORI) seri 026 (ORI026). Obligasi ini dapat dibeli dengan mudah melalui platform digital Mandiri Online Securities Trading (MOST) SBN atau sbn.most.co.id.Penawaran ORI026 dibuka mulai tanggal 30 September hingga 24 …
Read More »OJK Janji Akan Tindak Tegas Bila Transaksi BREN Dan Cuan Terbukti Semu
MarketNews.id- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan proses pemeriksaan terhadap transaksi saham BREN dan CUAN saat ini masih berlangsung. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi menyatakan pihaknya melakukan pemeriksaan secara menyeluruh dan mendalam, termasuk memeriksa indikasi adanya perdagangan semu atau manipulasi pasar lainnya. “Setiap …
Read More »OJK Telaah Rencana Penjualan Saham Adaro Andalan Indonesia (ADRO) Kepada Girabaldi Thohir Cs
MarketNews.id- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah menelaah rencana divestasi anak usaha, Adaro Energy Indonesia (ADRO) serta rencana IPO anak usaha ADRO. “Kami belum dapat menyampaikan informasi lebih lanjut, sampai dengan nanti pada saat semua ketentuan telah terpenuhi, OJK akan menerbitkan izin publikasi,” jawab Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif …
Read More »Akuntan Audit LK DEWA Akui Semester I 2024 Defisit Rp1,07 Triliun
MarketNews.id- PT Darma Henwa Tbk (DEWA), perusahaan jasa pertambangan grup Bakrie kembali mengakui defisit sedalam Rp1,07 triliun pada akhir Juni 2024. Nilai akumulasi kerugian tersebut menyusut 2,1 persen dibanding akhir tahun 2023 yang mencapai Rp1,093 triliun. Pengurangnya, DEWA membukukan laba bersih Rp14,237 miliar pada akhir Juni 2024, atau tumbuh 11,8 …
Read More »PT Harum Energy Tbk (HRUM) Perkuat Kepemilikan Saham Di Position Senilai USD42 Juta
MarketNews.id-Harum Energy Tbk (HRUM) kian memperbesar porsi saham pada Position, perusahaam tambang Nikel di Halmahera Timur (Haltim), Maluku dengan cara membeli 51 persen saham Nickel International Capital Pte Ltd senilai USD42,06 juta pada tanggal 26 September 2024. Seperti diketahui, Nickel International Capital merupakan pemegang 49 persen porsi saham Position. Sedangkan …
Read More »Homeco Living Incar Cuan Dari Kebutuhan Perjalanan
MarketNews- Homeco Victoria Makmur Tbk (LIVE) atau Homeco Living tengah melakukan pengembangan produk terkait dengan perjalanan dan pernikahan pada tahun ini. Menurut Direktur Utama Homeco Living, Ellies Kiswoto bahwa pengembangan produk dua kegiatan itu sebagai permintaan pasar terutama dari pelaku kegiatan perjalanan. “Kami banyak diminta untuk mengembangkan produk produk yang …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal