Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / IPCC Raih Peningkatan Pendapatan 7,83 Persen Jadi Rp548 Miliar Di Kuartal III 2023

IPCC Raih Peningkatan Pendapatan 7,83 Persen Jadi Rp548 Miliar Di Kuartal III 2023

MarketNews.id PT Indonesia Kendaraan Terminal (Tbk) sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini, mencatat kinerja positif lewat peningkatan pendapatan perseroan. Meningkatnya aktivitas bongkar muat di pelabuhan jadi kontributor terbesar pendapatan IPCC. Selain itu, pelayanan jasa barang ikut ambil andil dalam peningkatan pendapatan perseroan.

Hingga September 2023, Kinerja Keuangan IPCC Tercatat Moncer      
MarketNews.id PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) meraup pendapatan sebanyak Rp548,16 miliar hingga periode September 2023. Realisasi ini naik 7,83% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya (year-on-year/ yoy) dengan nilai Rp508,34 miliar.

Investor Relation IPCC, Reza Priyambada menjelaskan, bahwa moncernya kinerja keuangan perseroan ini karena meningkatnya kegiatan bongkar muat hingga akhir September 2023. Kenaikan pendapatan tersebut masih lebih banyak disumbang oleh pelayanan jasa terminal yang naik dari Rp472,56 miliar menjadi Rp504,73 miliar.

Kemudian diikuti oleh pelayanan jasa barang yang naik menjadi Rp30,01 miliar dari periode yang sama di tahun lalu sebesar Rp26,60 miliar. Sementara itu, pelayanan jasa rupa-rupa usaha menyumbang pendapatan sebanyak Rp7,01 miliar dari tahun sebelumnya Rp5,12 miliar.

“Dengan kenaikan pendapatan tersebut, IPCC mampu mengimbangi adanya kenaikan beban pokok pendapatan sebanyak 9,16 persen dari Rp264 miliar menjadi Rp288,19 miliar,” ujar Reza dalam keterangannya, Jumat 20 Oktober 2023.

Untuk laba kotor perseroan terjadi kenaikan 6,4 persen jadi Rp259,97 miliar dari tahun sebelumnya sebesar Rp244,34 miliar. Di sisi lain, adanya penurunan pada beban umum dan administrasi sebanyak 3,62 persen jadi Rp71,09 miliar dari sebelumnya Rp73,76 miliar.

“Seiring adanya efisiensi dan efektivitas pada pembebanan biaya membuat IPCC mampu mendulang laba usaha mencapai Rp188,88 miliar atau naik 10,73 persen dari sebelumnya sebesar 170,58 miliar,” lanjut Reza.

Di sisi EBITDA terdongkrak 15,07 persen menjadi Rp299,09 miliar di periode sembilan bulan di tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp259,93 miliar. Untuk laba tahun berjalan IPCC sebanyak Rp141,94 miliar atau naik 30,34 persen dari sebelumnya Rp108,90 miliar.

Check Also

Pertamina Patra Niaga Berhasil Penuhi Kebutuhan Avtur Selama Musim Haji 2024.

MarketNews.id- Pertamina Patra Niaga berhasil penuhi kebutuhan penerbangan haji di 13 bandara yang melayani penerbangan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *