Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / TBIG Siap Terbitkan Surat Utang Global Senilai USD900 Juta Setara Rp15,10 Triliun

TBIG Siap Terbitkan Surat Utang Global Senilai USD900 Juta Setara Rp15,10 Triliun

MarketNews.id-Menjual surat utang atau obligasi di saat perekonomian seperti ini, tentunya memiliki tantangan tersendiri. Apalagi disaat investor asing sedang gencar gencarnya melepas obligasi belakangan ini dan saat ini berada di titik terendah dalam duapuluh tahun terakhir.

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG)-perusahaan jasa infrastruktur telekomunikasi justru akan menawarkan Obligasi Global senilai USD900 Juta.
Lariskah obligasi ini saat ditawarkan. Mengingat tingkat bunga yang ditawarkan maksimal 8 persen dan dibayar setiap enam bulan.

Aksi korporasi ini akan dilakukan dalam satu atau beberapa tahap selama 12 bulan setelah memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham ( RUPS ) yang dijadwalkan pada 9 Juni 2026.

Melansir dari keterbukaan informasi publik yang disampaikan perseroan, Jumat 5 Juni 2026, penerbitan Notes ini dikategorikan sebagai transaksi material karena nilai transaksi mencapai Rp118,7 persen dari nilai ekuitas perseroan.

Notes tersebut akan diterbitkan tanpa jaminan dengan jatuh tempo pembayaran utang pokok paling lama 10 tahun sejak penerbitan.

Manajemen perusahaan penyedia jasa infrastruktur terintegrasi ini menyatakan bahwa dana yang diperoleh (setelah dikurangi dengan biaya pelaksanaan) akan digunakan untuk melunasi kewajiban utang yang jatuh tempo, melakukan pembayaran dipercepat atas pinjaman, serta membiayai ekspansi usaha di masa depan.

“Perseroan menekankan bahwa perjanjian pinjaman yang ada tidak melarang pembayaran dipercepat, sehingga langkah ini diharapkan memperkuat struktur keuangan sekaligus mendukung strategi pertumbuhan,” lanjutnya.

Notes akan diterbitkan dalam mata uang asing dan tidak ditawarkan kepada pihak terafiliasi.

Perseroan juga menegaskan bahwa pembeli awal akan diumumkan melalui situs resmi perusahaan dan Bursa Efek Indonesia paling lambat dua hari kerja setelah penerbitan, sesuai ketentuan POJK No. 17/2020.

Transparansi ini menjadi bagian dari komitmen TBIG menjaga tata kelola perusahaan.
Selain pelunasan utang, dana hasil penerbitan juga akan disalurkan kepada entitas anak melalui pinjaman antar perusahaan atau penyertaan modal.

Skema ini diharapkan memberikan fleksibilitas bagi entitas anak dalam mengembangkan layanan telekomunikasi, termasuk pembangunan menara baru dan pengembangan jaringan fiber.

Dengan aksi korporasi ini menjadi salah satu langkah pendanaan terbesar TBIG dalam beberapa tahun terakhir. Perseroan berharap langkah ini tidak hanya memperkuat struktur keuangan, tetapi juga membuka ruang bagi ekspansi usaha yang lebih agresif di sektor telekomunikasi, sejalan dengan meningkatnya kebutuhan infrastruktur digital di Indonesia.

Check Also

Asuransi Astra Cari Agen Perubahan Dari Kampus

MarketNews.id— Rendahnya tingkat literasi dan inklusi keuangan masih menjadi tantangan yang dihadapi Indonesia. Menyambut usia …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *