Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / RHB Sekuritas Indonesia Target Terbitkan 10 Produk Waran Terstruktur Per Bulan Di 2023

RHB Sekuritas Indonesia Target Terbitkan 10 Produk Waran Terstruktur Per Bulan Di 2023

MarketNews.id Hari ini Senin 18 September 2023 telah ditetapkan sebagai hari Waran Terstruktur Indonesia. Sejak instrumen investasi turunan dari saham ini diperkenalkan kepada publik, ternyata minat terhadap waran ini sangat digandrungi oleh investor milenial.

Hal ini terlihat saat RHB Sekuritas Indonesia bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) menggelar peringatan satu tahun waran terstruktur diperkenalkan di Indonesia. Investor melinial berbagai cerita suka maupun duka berinvestasi pada waran terstruktur.

Investor milenial berharap cakupan waran yang diterbitkan semakin banyak tentunya dengan underlying pada emiten emiten lebih luas dari IDX30. Ke depan, cakupan underlying lebih luas ke IDX 80 atau Kompas100.

RHB Sekuritas Indonesia menargetkan penerbitan waran terstruktur sekitar 80 sampai 90 seri hingga akhir tahun 2023. 

Untuk meraih target tersebut, Head of Sales & Marketing Equity Derivative RHB Sekuritas Steinly Atmanagara menyebut bahwa pihaknya menargetkan penerbitan 10 produk waran terstruktur per bulannya. 

Namun demikian, Steinly mengaku bahwa RHB Sekuritas akan menahan sementara penerbitan waran terstruktur pada Desember 2023. 

Hal ini karena masa penawaran waran terstruktur akan berpotensi menjadi lebih pendek dari biasanya karena terpotong dengan libur nasional Hari Raya Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.

Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat membuat capain penjualan waran terstruktur menjadi kurang maksimal pada akhir 2023. 

Adapun, Steinly menyampaikan bahwa RHB Sekuritas hingga awal September 2023 telah berhasil menerbitkan sekitar 60 waran terstruktur yang underlyingnya mengacu pada emiten-emiten IDX30, seperti PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA), PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), hingga PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO). 

Di sisi lain, Steinly juga merasa optimistis pihak Bursa Efek Indonesia (BEI) ke depannya dapat memperluas cakupan underlying waran terstruktur pada tahun mendatang, sebab instrumen investasi baru tersebut tampaknya semakin diminati oleh banyak investor tanah air. 

Hal ini terlihat dari capain nilai transaksi waran terstruktur yang menembus angka Rp1,3 triliun dalam satu tahun penjualan. Angka tersebut berasal dari transaksi 13,3 miliar waran terstruktur.   

Adapun, RHB Sekuritas mengharapkan otoritas Bursa pada 2024 dapat memperluas underlying waran terstruktur ke IDX80 maupun Kompas100. 

Hadirnya waran terstruktur yang diterbitkan oleh perusahaan sekuritas ini memiliki kelebihan dibanding waran utama yang diterbitkan oleh emiten.

Waran terstruktur yang diterbitkan oleh perusahaan sekuritas memiliki daya ungkit yang memberi kesempatan kepada pemiliknya untuk menikmati performa saham dasar dengan modal yang lebih rendah.

Check Also

OJK Beri Teguran Ringan Bank Artha Graha

MarketNews.id- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjatuhkan sanksi administrative kepada PT Bank Artha Graha Internasional Tbk …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *